DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan di Indonesia, penelitian ini berupaya untuk memastikan dan mengkaji perlindungan hukum bagi anak di bawah umur dalam penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual sebagai bagian dari teknik Penelitian Hukum Normatif. Permasalahan yang dikaji adalah efektivitas peraturan perundang-undangan terkait perlindungan anak dalam penerbitan SKCK dan jaminan perlindungan atas kerahasiaan data anak dalam penerbitan SKCK. Penelitian ini diharapkan dapat membantu kemajuan hukum pidana serta pemahaman yang lebih mendalam mengenai pencatatan kriminal anak dalam surat keterangan catatan kepolisian yang tidak ada pembeda antara usia anak dan usia dewasa.
Polri perlu menerapkan prinsip kehati-hatian dengan melakukan penyaringan informasi secara selektif dan memastikan bahwa riwayat Statistik SKCK tidak mencakup pelanggaran yang dilakukan oleh anak.Pencatatan riwayat kriminal anak harus dipisahkan dari orang dewasa dengan tujuan memberikan kepastian hukum dan menjamin hak-hak anak, sehingga masa lalu mereka tidak menghambat masa depan yang lebih adil.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerbitan SKCK berdasarkan Perpol Nomor 6 Tahun 2023 telah memiliki dasar hukum yang kuat dan prosedur administratif yang jelas, namun masih membutuhkan pengaturan lebih rinci terkait kerahasiaan dan pengelolaan riwayat kriminal anak.
Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara regulasi penerbitan SKCK untuk anak di Indonesia dengan negara lain yang memiliki sistem perlindungan anak yang lebih maju, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman langsung anak-anak yang pernah berurusan dengan hukum dan bagaimana penerbitan SKCK memengaruhi kehidupan mereka, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampak psikologis dan sosial dari kebijakan tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model sistem informasi yang terintegrasi antara kepolisian, pengadilan, dan lembaga pemasyarakatan, yang memungkinkan penghapusan data catatan kriminal anak secara otomatis setelah mereka menyelesaikan program rehabilitasi dan reintegrasi sosial, sehingga memberikan kesempatan kedua bagi mereka untuk membangun masa depan yang lebih baik. Pengembangan model sistem informasi ini diharapkan dapat meminimalisir potensi diskriminasi dan stigma yang mungkin timbul akibat pencantuman catatan kriminal anak dalam SKCK, serta mendukung terciptanya sistem peradilan pidana anak yang lebih berkeadilan dan berorientasi pada pemulihan.
| File size | 330.67 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAGUNTAG Banyak keputusan yang dilakukan secara sepihak oleh orangtua, tanpa mendengarkan pendapat anak terlebih dahulu. Dalam konteks masyarakat NTT yang memilikiBanyak keputusan yang dilakukan secara sepihak oleh orangtua, tanpa mendengarkan pendapat anak terlebih dahulu. Dalam konteks masyarakat NTT yang memiliki
UM SURABAYAUM SURABAYA Kebaruan penelitian terletak pada pemadanan analisis normatif‑empiris dengan perspektif maqāṣid untuk menilai kesesuaian antara norma formal dan praktikKebaruan penelitian terletak pada pemadanan analisis normatif‑empiris dengan perspektif maqāṣid untuk menilai kesesuaian antara norma formal dan praktik
IBRAHIMYIBRAHIMY Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan peraturan melalui harmonisasi undang-undang nasional, memberikan pelatihan berbasis sensitivitas anakStrategi yang direkomendasikan meliputi penguatan peraturan melalui harmonisasi undang-undang nasional, memberikan pelatihan berbasis sensitivitas anak
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap hak anak dalam akses pelayanan imunisasi di Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat,Penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap hak anak dalam akses pelayanan imunisasi di Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat,
APPIHIAPPIHI Dengan demikian, keadilan restoratif menjadi alternatif hukum yang seimbang karena mampu menjamin hak anak, memperkuat kepastian hukum, dan berkontribusiDengan demikian, keadilan restoratif menjadi alternatif hukum yang seimbang karena mampu menjamin hak anak, memperkuat kepastian hukum, dan berkontribusi
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Pernikahan di bawah umur menimbulkan risiko kompleks yang mencakup aspek biologis, psikologis, pendidikan, ekonomi, dan sosial, yang dapat merugikan pasangan,Pernikahan di bawah umur menimbulkan risiko kompleks yang mencakup aspek biologis, psikologis, pendidikan, ekonomi, dan sosial, yang dapat merugikan pasangan,
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Mengenai nasab anak yang dilahirkan dari pernikahan tersebut, KHI memberi pandangan bahwa anak yang sah adalah anak yang dilahirkan dari perkawinan yangMengenai nasab anak yang dilahirkan dari pernikahan tersebut, KHI memberi pandangan bahwa anak yang sah adalah anak yang dilahirkan dari perkawinan yang
DINASTIREVDINASTIREV Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pemahaman masyarakat tentang hukum Islam dan adat terkait rujuk dan thalak, serta peningkatan penegakan hukumOleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pemahaman masyarakat tentang hukum Islam dan adat terkait rujuk dan thalak, serta peningkatan penegakan hukum
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Pertama, Ḥifẓ al-Dīn, terlihat dari pengalaman wali, suami, dan istri yang merasa akad tetap sah dan bermakna secara agama meskipun dilakukan secaraPertama, Ḥifẓ al-Dīn, terlihat dari pengalaman wali, suami, dan istri yang merasa akad tetap sah dan bermakna secara agama meskipun dilakukan secara
Yogya UMBYogya UMB 69, menunjukkan adanya perbedaan pemahaman sebelum dan setelah intervensi. Selama proses konseling, terlihat peningkatan pemahaman kondisi anak saat ini69, menunjukkan adanya perbedaan pemahaman sebelum dan setelah intervensi. Selama proses konseling, terlihat peningkatan pemahaman kondisi anak saat ini
Yogya UMBYogya UMB Instrumen penelitian terdiri dari tiga skala yang mengukur pemahaman desain kelas (Alpha-Chronbach 0. 882), pembelajaran optimal (Alpha-Chronbach 0. 769),Instrumen penelitian terdiri dari tiga skala yang mengukur pemahaman desain kelas (Alpha-Chronbach 0. 882), pembelajaran optimal (Alpha-Chronbach 0. 769),
Yogya UMBYogya UMB Metode pengabdian meliputi koordinasi dan sosialisasi program, penerapan iptek, serta peningkatan pemahaman dan kompetensi deteksi dini. Hasil menunjukkanMetode pengabdian meliputi koordinasi dan sosialisasi program, penerapan iptek, serta peningkatan pemahaman dan kompetensi deteksi dini. Hasil menunjukkan