ANTARBANGSAANTARBANGSA
Jurnal Sistem InformasiJurnal Sistem InformasiPemilihan jurusan di Sekolah Menengah Atas (SMA) mengacu pada proses dimana siswa memilih bidang studi tertentu atau fokus akademis yang akan diikuti selama tingkat pendidikan menengah atas, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Pemilihan jurusan yang tepat juga dapat membantu siswa merencanakan dan mencapai tujuan karir mereka dengan lebih baik. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana merancang sebuah sistem informasi pendukung keputusan pemilihan jurusan di SMA dengan menggunakan metode SAW. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat perancangan sistem informasi pendukung keputusan pemilihan jurusan serta menerapkan metode SAW dalam menghasilkan rekomendasi jurusan untuk siswa kelas X.
Berdasarkan hasil perhitungan sistem pendukung keputusan untuk pemilihan jurusan telah diperoleh rekomendasi jurusan terbaik untuk masing-masing siswa dari beberapa pilihan jurusan yang tersedia.Pada sistem pendukung keputusan ini menggunakan 3 alternatif jurusan, yaitu jurusan IPA, IPS, dan Bahasa.Berdasarkan hasil rekomendasi jurusan disimpulkan bahwa jurusan yang paling banyak di rekomendasikan kepada beberapa siswa SMA adalah jurusan Bahasa dan IPS dengan jumlah 9 siswa, kemudian jurusan IPA dengan jumlah 7 siswa yang memperoleh rekomendasi jurusan tersebut.Rekomendasi didapatkan dari perhitungan kriteria Nilai Rapot dan Tes Potensi Akademik masing-masing siswa untuk setiap jurusan yang tersedia.Penelitian ini hanya mampu merekomendasikan pilihan terbaik, namun keputusan tetap berada pada masing-masing siswa.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan pengujian lebih lanjut terhadap akurasi dan kehandalan sistem pendukung keputusan pemilihan jurusan ini. Kedua, penelitian dapat dikembangkan dengan menambahkan kriteria-kriteria lain yang relevan dengan pemilihan jurusan, seperti minat dan bakat siswa, serta mempertimbangkan aspek-aspek psikologis dan sosial. Ketiga, penelitian dapat dieksplorasi lebih lanjut dengan menerapkan metode-metode lain dalam sistem pendukung keputusan, seperti Analytical Hierarchy Process (AHP) atau metode-metode berbasis kecerdasan buatan, untuk meningkatkan akurasi dan fleksibilitas sistem.
| File size | 1.71 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINGAWIIAINGAWI Validasi ahli materi dan media serta respon siswa menunjukkan skor valid, menandakan media tersebut layak diterapkan secara luas. Oleh karena itu, MI MiftahulValidasi ahli materi dan media serta respon siswa menunjukkan skor valid, menandakan media tersebut layak diterapkan secara luas. Oleh karena itu, MI Miftahul
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Uji t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0. 05), yang mengindikasikan bahwa asesmen RIASEC memiliki efektivitas lebih tinggiUji t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0. 05), yang mengindikasikan bahwa asesmen RIASEC memiliki efektivitas lebih tinggi
EDUPARTNEREDUPARTNER Guru Bimbingan dan Konseling (BK) memainkan peran penting dalam membantu siswa kelas 12 mengidentifikasi dan mengembangkan minat serta bakat sebagai dasarGuru Bimbingan dan Konseling (BK) memainkan peran penting dalam membantu siswa kelas 12 mengidentifikasi dan mengembangkan minat serta bakat sebagai dasar
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini memperkenalkan pengembangan dan penerapan e‑modul inovatif yang mengintegrasikan teknologi flipped book dengan pembelajaran employabilityPenelitian ini memperkenalkan pengembangan dan penerapan e‑modul inovatif yang mengintegrasikan teknologi flipped book dengan pembelajaran employability
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Kepala sekolah memainkan peran sentral dalam merancang kebijakan berbasis data melalui tiga tahap manajemen utama—perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi—yangKepala sekolah memainkan peran sentral dalam merancang kebijakan berbasis data melalui tiga tahap manajemen utama—perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi—yang
STAI TBHSTAI TBH Selanjutnya, untuk memperoleh pendidikan karakter yang baik bagi pendidik, pendidikan tersebut harus berlandaskan pada Pendidikan Agama Islam. PendidikanSelanjutnya, untuk memperoleh pendidikan karakter yang baik bagi pendidik, pendidikan tersebut harus berlandaskan pada Pendidikan Agama Islam. Pendidikan
LENTERANUSALENTERANUSA Kegiatan PKM ini menekankan pentingnya program bimbingan karir di sekolah untuk membantu siswa dalam merencanakan masa depan mereka dengan lebih baik.Kegiatan PKM ini menekankan pentingnya program bimbingan karir di sekolah untuk membantu siswa dalam merencanakan masa depan mereka dengan lebih baik.
TUNASBANGSATUNASBANGSA 5 atau sama dengan 50 dan nilai confidence 0. 5 atau sama dengan 50. Diharapkan informasi ini dapat memberikan rekomendasi kepada pihak sekolah SMK Negeri5 atau sama dengan 50 dan nilai confidence 0. 5 atau sama dengan 50. Diharapkan informasi ini dapat memberikan rekomendasi kepada pihak sekolah SMK Negeri
Useful /
JABARPROVJABARPROV Data PoU tahun 2024 dianalisis menggunakan Indeks Moran dan Local Indicators of Spatial Autocorrelation (LISA), serta uji korelasi untuk menilai hubunganData PoU tahun 2024 dianalisis menggunakan Indeks Moran dan Local Indicators of Spatial Autocorrelation (LISA), serta uji korelasi untuk menilai hubungan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Ekstraksi data mencakup informasi bibliografi, karakteristik studi, kerangka teoretis, variabel, dan temuan utama. Analisis menunjukkan pertumbuhan temporalEkstraksi data mencakup informasi bibliografi, karakteristik studi, kerangka teoretis, variabel, dan temuan utama. Analisis menunjukkan pertumbuhan temporal
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Data SMKN 1 Padang menunjukkan bahwa pencapaian kompetensi vokasional masih belum optimal dengan aspek pengetahuan sebesar 65%, keterampilan 70%, keselamatanData SMKN 1 Padang menunjukkan bahwa pencapaian kompetensi vokasional masih belum optimal dengan aspek pengetahuan sebesar 65%, keterampilan 70%, keselamatan
ANTARBANGSAANTARBANGSA Pemesanan barang adalah hal yang biasa dilakukan pada saat adanya transaksi, baik itu dilakukan secara konvensional maupun yang sudah menggunakan teknologi.Pemesanan barang adalah hal yang biasa dilakukan pada saat adanya transaksi, baik itu dilakukan secara konvensional maupun yang sudah menggunakan teknologi.