JABARPROVJABARPROV
Creative Research JournalCreative Research JournalPermasalahan ketidakcukupan gizi dan pangan merupakan isu global yang tercermin dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 2, yaitu tanpa kelaparan. Kondisi ini berimplikasi langsung pada kualitas sumber daya manusia, produktivitas ekonomi, dan daya saing daerah. Salah satu indikator yang digunakan secara internasional untuk mengukur ketidakcukupan konsumsi pangan adalah Prevalence of Undernourishment (PoU). Nilai PoU Kabupaten Sukabumi cukup tinggi sebesar 5,82% (2024). Penelitian ini bertujuan menganalisis pola spasial PoU pada tingkat desa di Kabupaten Sukabumi serta keterkaitannya dengan Indeks Desa Membangun (IDM). Data PoU tahun 2024 dianalisis menggunakan Indeks Moran dan Local Indicators of Spatial Autocorrelation (LISA), serta uji korelasi untuk menilai hubungan PoU dengan IDM. Hasil penelitian menunjukkan nilai Morans Index sebesar 0,50 yang mengindikasikan adanya pola mengelompok (clustering) pada PoU dan hotspot area ditemukan di wilayah Barat Laut dan Selatan. Uji korelasi menghasilkan nilai -0,38, menunjukkan hubungan negatif antara PoU dan IDM. Diketahui pola penyebaran hotspot pada desa maju dan mandiri cenderung berada di wilayah Selatan. Temuan ini menegaskan adanya keterkaitan antar wilayah untuk tingkat PoU cukup tinggi di Kabupaten Sukabumi, sehingga perlu kebijakan dan strategi pembangunan yang lebih terarah khususnya dalam penguatan ketahanan pangan berbasis tata kelola pemerintahan yang baik guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pola klaster PoU yang berkelompok pada tingkat desa di Kabupaten Sukabumi pada tahun 2024.Lebih lanjut pada analisis Getis-Ord Gi* menunjukkan adanya hotspot area di bagian Barat Laut dan Selatan Kabupaten Sukabumi yang mencakup 36 Desa di 10 Kecamatan yang relatif berbatasan.Terdapat hubungan negatif antara PoU dan capaian IDM di Kabupaten Sukabumi.Berdasarkan pola sebaran PoU bila ditinjau dari status IDM maka diketahui hotspot area juga cenderung ada pada desa maju dan mandiri cenderung berada di bagian Barat Laut dan Selatan Kabupaten Sukabumi.Ini menandakan bahwa status mandiri tidak terlepas dari masalah ketidakcukupan konsumsi pangan.
1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh struktur kelembagaan lokal terhadap efektivitas intervensi ketahanan pangan di daerah dengan pola klaster PoU tinggi. 2. Analisis perlu dilakukan untuk memahami dinamika sosio-ekonomi desa mandiri yang masih menghadapi ketidakcukupan konsumsi pangan meski memiliki indeks pembangunan tinggi. 3. Penelitian dapat fokus pada pengembangan model prediksi kerawanan pangan berbasis data spasial dengan mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan dan aksesibilitas infrastruktur. Ketiga arah penelitian ini bertujuan untuk menggali penyebab struktural dan spesifik lokasi yang memengaruhi ketahanan pangan di tingkat desa, serta memberikan dasar kebijakan yang lebih tepat sasaran.
- Linking Public Service Availability to Village Welfare | The Journal of Indonesia Sustainable Development... journal.pusbindiklatren.bappenas.go.id/lib/jisdep/article/view/455Linking Public Service Availability to Village Welfare The Journal of Indonesia Sustainable Development journal pusbindiklatren bappenas go lib jisdep article view 455
- Understanding the role of village fund and administrative capacity in stunting reduction: Empirical evidence... doi.org/10.1371/journal.pone.0262743Understanding the role of village fund and administrative capacity in stunting reduction Empirical evidence doi 10 1371 journal pone 0262743
- SPATIAL ANALYSIS OF VILLAGE-LEVEL PREVALENCE OF UNDERNOURISHMENT IN SUKABUMI REGENCY | Creative Research... doi.org/10.34147/crj.v12i01.456SPATIAL ANALYSIS OF VILLAGE LEVEL PREVALENCE OF UNDERNOURISHMENT IN SUKABUMI REGENCY Creative Research doi 10 34147 crj v12i01 456
- Analisis Korelasi Spearman Untuk Mengetahui Hubungan Antara Penggunaan Media Sosial Dan Tingkat Produktivitas... zenodo.org/records/13766003Analisis Korelasi Spearman Untuk Mengetahui Hubungan Antara Penggunaan Media Sosial Dan Tingkat Produktivitas zenodo records 13766003
| File size | 1014.97 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UEUUEU Responden berjumlah 109 remaja putri. Analisa data menggunakan uji t-independen dan uji anova untuk menilai perbandingan dua metode konsumsi lama hari.Responden berjumlah 109 remaja putri. Analisa data menggunakan uji t-independen dan uji anova untuk menilai perbandingan dua metode konsumsi lama hari.
IAIN MADURAIAIN MADURA Halal dan haram memang sudah diketahui melalui nash atau teks yang jelas dari al-Qur`an dan Sunnah. Namun, thayyib lebih menjurus kepada kaidah pengendalianHalal dan haram memang sudah diketahui melalui nash atau teks yang jelas dari al-Qur`an dan Sunnah. Namun, thayyib lebih menjurus kepada kaidah pengendalian
IAIN MADURAIAIN MADURA Keempat, menggunakan uslûb madh (pujian). Karena fokus penelitian ini hanya menyangkut ayat-ayat pokok tentang zakat terdahulu, maka hanya kata-kata dalamKeempat, menggunakan uslûb madh (pujian). Karena fokus penelitian ini hanya menyangkut ayat-ayat pokok tentang zakat terdahulu, maka hanya kata-kata dalam
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum yang mengatur balap liar berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu LintasPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum yang mengatur balap liar berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas
SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL Sebaliknya, produktivitas padi tidak signifikan secara statistik pada semua kuantil, sedangkan pengeluaran pangan per kapita hanya signifikan secara marjinalSebaliknya, produktivitas padi tidak signifikan secara statistik pada semua kuantil, sedangkan pengeluaran pangan per kapita hanya signifikan secara marjinal
EBSINAEBSINA Memahami faktor-faktor penentu ketahanan pangan dapat membantu dalam merancang intervensi efektif untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga pedesaan.Memahami faktor-faktor penentu ketahanan pangan dapat membantu dalam merancang intervensi efektif untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga pedesaan.
POLKESBANPOLKESBAN Konsumsi pangan fungsional yang tinggi antioksidan dan serat seperti kacang merah (Phaseolus vulgaris L. ) dan kacang hitam (Phaseolus vulgaris) bermanfaatKonsumsi pangan fungsional yang tinggi antioksidan dan serat seperti kacang merah (Phaseolus vulgaris L. ) dan kacang hitam (Phaseolus vulgaris) bermanfaat
UAIUAI Buku prosiding ini merupakan rangkuman dari hasil kegiatan program pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilakukan oleh dosen-dosen dari UniversitasBuku prosiding ini merupakan rangkuman dari hasil kegiatan program pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilakukan oleh dosen-dosen dari Universitas
Useful /
ORLIORLI Manajemen ACBP yang dini dan tepat bisa mengurangi tingkat kekambuhan secara signifikan. Diagnosis ACBP yang tepat membuat tatalaksana ACBP menjadi tepat,Manajemen ACBP yang dini dan tepat bisa mengurangi tingkat kekambuhan secara signifikan. Diagnosis ACBP yang tepat membuat tatalaksana ACBP menjadi tepat,
IAIN MADURAIAIN MADURA Padahal yang menjadi karakteristik bank syariah adalah harus didasarkan kepada Profit and Loss Sharing (PLS), bukan berdasarkan pada prinsip bunga. MurabahahPadahal yang menjadi karakteristik bank syariah adalah harus didasarkan kepada Profit and Loss Sharing (PLS), bukan berdasarkan pada prinsip bunga. Murabahah
IAIN MADURAIAIN MADURA Hal ini tidak saja terjadi di Indonesia melainkan di hampir seluruh belahan dunia, baik di Timur maupun di Barat. Ekonomi Islam juga telah diajarkan diHal ini tidak saja terjadi di Indonesia melainkan di hampir seluruh belahan dunia, baik di Timur maupun di Barat. Ekonomi Islam juga telah diajarkan di
UINSAIDUINSAID Pada masa setalah proklamasi perubahan mendasar dilakukan oleh pemerintaah Indonesia terutama dalam sumber-sumber ekonominya dengan melakukan nasionalisasiPada masa setalah proklamasi perubahan mendasar dilakukan oleh pemerintaah Indonesia terutama dalam sumber-sumber ekonominya dengan melakukan nasionalisasi