SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL
International Journal of Social Science, Education, Communication and EconomicsInternational Journal of Social Science, Education, Communication and EconomicsPenelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi prevalensi ketidakcukupan pangan di 34 provinsi di Indonesia menggunakan pendekatan regresi kuantil. Penelitian ini berfokus pada tiga variabel utama: Indeks Ketahanan Pangan (IKP), produktivitas padi (PVP), dan pengeluaran pangan per kapita (PPM), dengan menggunakan data lintas seksi tahun 2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil dari regresi OLS dan regresi kuantil pada persentil ke-25, ke-50, dan ke-75 menunjukkan bahwa Indeks Ketahanan Pangan memiliki efek negatif yang konsisten dan signifikan terhadap ketidakcukupan pangan di semua kuantil, dengan pengaruh terkuat terlihat pada kuantil yang lebih tinggi (τ = 0,75). Sebaliknya, produktivitas padi tidak signifikan secara statistik pada semua kuantil, sedangkan pengeluaran pangan per kapita hanya signifikan secara marjinal pada persentil ke-25. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan ketahanan pangan berkontribusi secara signifikan dalam mengurangi ketidakcukupan pangan, terutama di wilayah dengan tingkat prevalensi tinggi. Namun, dampak produktivitas padi dan pengeluaran pangan bervariasi di berbagai kelompok, mengimplikasikan perlunya kebijakan yang spesifik konteks. Studi ini merekomendasikan intervensi pemerintah yang terfokus untuk meningkatkan akses pangan, keterjangkauan, dan pemerataan ketahanan pangan regional.
Indeks Ketahanan Pangan memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap prevalensi ketidakcukupan pangan di semua kuantil, terutama di wilayah dengan tingkat ketidakcukupan lebih tinggi.Produktivitas padi tidak berdampak signifikan terhadap ketidakcukupan pangan, menunjukkan bahwa peningkatan produksi saja tidak cukup untuk memperbaiki akses pangan.Pengeluaran pangan per kapita hanya menunjukkan efek marginal di kelompok bawah, sehingga kebijakan perlu dirancang secara kontekstual berdasarkan kondisi spesifik setiap wilayah.
Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi pola konsumsi pangan di daerah timur Indonesia, seperti Papua dan Maluku, guna memahami mengapa peningkatan pengeluaran atau produksi pangan belum berdampak signifikan terhadap ketahanan pangan. Kedua, sebaiknya dikaji efektivitas sistem distribusi pangan antar-pulau dengan pendekatan spasial, untuk mengevaluasi sejauh mana infrastruktur logistik membatasi akses pangan di wilayah terpencil meskipun produksi nasional mencukupi. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian yang mengeksplorasi hubungan antara diversifikasi pangan lokal dan ketahanan pangan di tingkat provinsi, terutama pada daerah yang bergantung tinggi pada beras, untuk melihat potensi pangan alternatif dalam mengurangi kerentanan akibat fluktuasi harga dan pasokan beras. Penelitian-penelitian ini dapat mengisi celah temuan bahwa produktivitas beras dan pengeluaran per kapita tidak secara merata mengurangi ketidakcukupan pangan, serta memperkuat pendekatan berbasis wilayah dalam kebijakan pangan nasional.
| File size | 394.31 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Kegiatan tahfidz dan barzanji dilaksanakan melalui proses persiapan, pelaksanaan inti, dan evaluasi. Faktor pendukung meliputi tersedianya sarana prasaranaKegiatan tahfidz dan barzanji dilaksanakan melalui proses persiapan, pelaksanaan inti, dan evaluasi. Faktor pendukung meliputi tersedianya sarana prasarana
STAI TBHSTAI TBH Delapan elemen pembentuk karakter—keteladanan, aktivitas ibadah, refleksi diri, bina sosial, integrasi nilai, keyakinan dan kecintaan terhadap ajaranDelapan elemen pembentuk karakter—keteladanan, aktivitas ibadah, refleksi diri, bina sosial, integrasi nilai, keyakinan dan kecintaan terhadap ajaran
STAI TBHSTAI TBH Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup analisis, desain, pengembangan, implementasi,Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup analisis, desain, pengembangan, implementasi,
STAI TBHSTAI TBH Nilai-nilai keislaman ditanamkan melalui kajian kitab kuning secara halaqah, pembiasaan ibadah seperti salat Dzuhur dan dzikir berjamaah di masjid sekolah,Nilai-nilai keislaman ditanamkan melalui kajian kitab kuning secara halaqah, pembiasaan ibadah seperti salat Dzuhur dan dzikir berjamaah di masjid sekolah,
STAI TBHSTAI TBH SMK Plus Al-Mujahidi Tembokrejo mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Kurikulum merdeka belajarSMK Plus Al-Mujahidi Tembokrejo mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Kurikulum merdeka belajar
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Selain itu, penelitian ini menganalisis bagaimana kebijakan-kebijakan ini berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di madrasah-madrasah di Sidoarjo,Selain itu, penelitian ini menganalisis bagaimana kebijakan-kebijakan ini berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di madrasah-madrasah di Sidoarjo,
STAI TBHSTAI TBH Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan terkait Ibnul Qoyyim Yogyakarta. Penanaman nilai humanis religus dilakukan membentuk pribadi siswa yang memilikiPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan terkait Ibnul Qoyyim Yogyakarta. Penanaman nilai humanis religus dilakukan membentuk pribadi siswa yang memiliki
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Pendidikan Islam harus menyusun berbagai macam strategi dalam menghadapi tantangan globalisasi.memperluas wawasan mereka dan menanamkan sikap inklusifPendidikan Islam harus menyusun berbagai macam strategi dalam menghadapi tantangan globalisasi.memperluas wawasan mereka dan menanamkan sikap inklusif
Useful /
UP45UP45 Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan mesin pencetak briket arang yang terintegrasi dengan alat pemotong pada belt conveyor guna menghasilkanPenelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan mesin pencetak briket arang yang terintegrasi dengan alat pemotong pada belt conveyor guna menghasilkan
UP45UP45 Waste ini terjadi pada aktivitas pemolaan, pemotongan, dan penjahitan. Implementasi mesin laser pada proses pemotongan pola pattern dan pengurangan aktivitasWaste ini terjadi pada aktivitas pemolaan, pemotongan, dan penjahitan. Implementasi mesin laser pada proses pemotongan pola pattern dan pengurangan aktivitas
UP45UP45 Dengan menggunakan metode Six Sigma, jumlah defect pada produk Rak dapat terkendali dan terjadi penurunan sebesar 77,06% dari 25% menjadi 8,6% atau dariDengan menggunakan metode Six Sigma, jumlah defect pada produk Rak dapat terkendali dan terjadi penurunan sebesar 77,06% dari 25% menjadi 8,6% atau dari
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto sebagai institusi pemerintah yang fokus pada pelaksanaan urusan di bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untukDinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto sebagai institusi pemerintah yang fokus pada pelaksanaan urusan di bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk