UINSAIDUINSAID

Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and HumanitiesAl-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities

Penelitian ini menerangkan tentang seni musik nasyid sebagai seni dakwah Islam di Bandung tahun 1990-2004, yang awal diperkenalkannya adalah senandung untuk berorasi bagi kalangan aktivis mahasiswa Islam. Penelitian ini menggunakan metodologi sejarah, yaitu Pemilihan topik, heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam perkembangannya nasyid dianggap sebagai seni musik untuk memberikan perlawanan terhadap musik Barat yang mempengaruhi kalangan muda khususnya di perkotaan. Nasyid menjadi musik islami modern yang menjadi salah satu aliran musik alternatif untuk menyampaikan dakwah Islam disamping untuk seni hiburan, sehingga nasyid menjadi seni dakwah yang berpengaruh bagi masyarakat Bandung khususnya kalangan muda yang banyak diantara mereka lebih mengenal Islam sampai ber-hijrah. Tahun 2004 nasyid di Bandung mengalami pasang surut yang mana nasyid menjadi ajang festival berskala nasional, namun nasyid mulai terabaikan karena adanya musisi populer tanah air yang mulai merilis album-album religi.

Nasyid menjadi salah satu pilihan sebagai seni dakwah Islam khususnya di Bandung karena dinilai lebih efisien dalam menyampaikan dakwah dan bisa lebih mudah diterima masyarakat khususnya kaum muda, karena musik memang dekat dengan kalangan muda.Nasyid sebagai salah satu genre musik islami tidak jarang mendapat hambatan karena adanya beberapa pendapat dari ulama tentang pengharaman musik, namun nasyid memiliki pengaruh tersendiri untuk para pendengarnya, khusunya kalangan muda.Bagi kalangan muda, nasyid yang isi syairnya semakin beragam dan aliran musik yang digunakan bermacam-macam membuat banyak diantara mereka yang mengaku lebih dekat dengan Islam, mengobati perasaan yang sedang risau, memutuskan untuk berhijrah bahkan sampai pindah ke agama Islam.Tahun 2004 menjadi tahun pasang surutnya musik nasyid di Bandung, yang mana tahun tersebut nasyid semakin dikenal luas oleh masyarakat Bandung bahkan Indonesia karena untuk pertama kalinya nasyid dijadikan sebagai ajang pencarian bakat berskala nasional dan munsyid asal Bandung menjadi juara pertama.Tahun 2004 nasyid juga mulai terabaikan karena hadirnya musik religi yang dibawakan oleh musisi-musisi terkenal tanah air yang banyak di minati oleh kalanagn muda Bandung.Eksistensi nasyid sebagai seni dakwah Islam di Bandung mulai mengalami penurunan diakhir tahun 2004.Remaja dan pemuda sangat dekat dengan musik.Musik sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam keseharian mereka, begitu ada nasyid yang sesuai dengan selera musik mereka maka pesan dakwah yang terkandung di dalamnya dapat mereka terima dengan baik.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh nasyid terhadap perubahan perilaku dan pandangan remaja muslim Bandung, khususnya dalam hal pemahaman agama dan praktik ibadah.. . 2. Melakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami persepsi dan pengalaman para munsyid dalam berdakwah melalui seni musik nasyid, serta bagaimana mereka menyesuaikan pesan dakwah dengan tren musik modern.. . 3. Meneliti dampak sosial dan budaya dari popularitas nasyid di Bandung, termasuk bagaimana nasyid mempengaruhi interaksi sosial, identitas komunitas, dan dinamika sosial di kalangan pemuda.

Read online
File size906.71 KB
Pages29
DMCAReport

Related /

ads-block-test