STKW SURABAYASTKW SURABAYA
Terob : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan SeniTerob : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan SeniPenelitian ini bertujuan untuk menyediakan informasi dan referensi mengenai estetika bentuk pertunjukan Tari Bedhaya Kidung Gayatri ditinjau dari unsur wiraga, wirama, dan wirasa. Studi ini dilakukan untuk menguji aspek estetika tari Bedhaya Kidung Gayatri. Meskipun tari Bedhaya mengandung nilai-nilai filosofis, penelitian yang secara khusus menyoroti penerapan konsep wiraga, wirama, dan wirasa dalam karya Bedhaya Kidung Gayatri masih terbatas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan estetika. Teknik pengumpulan data terdiri dari tiga tahapan: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa estetika bentuk pertunjukan Tari Bedhaya Kidung Gayatri tidak hanya dapat dilihat dari visualisasi gerak dan iringan musik, tetapi juga dari unsur-unsur yang terkandung dalam tari tersebut: wiraga, wirama, dan wirasa. Konsep ini bersifat fundamental dan digunakan sebagai panduan oleh penari, koreografer, serta akademisi dalam memperkaya kajian seni pertunjukan, khususnya tari Jawa. Studi ini memberikan wawasan dan informasi mengenai aspek estetika pertunjukan tari Bedhaya Kidung Gayatri melalui konsep fundamental wiraga, wirama, dan wirasa.
Tari Bedhaya Kidung Gayatri, yang diciptakan pada tahun 2019 oleh koreografer Dwi Rahmani, terinspirasi oleh sosok Gayatri Rajapatmi dan menggunakan gerak tari tradisi gaya Surakarta.Konsep wiraga, wirama, dan wirasa menjadi fundamental dalam gaya tari ini, berfungsi sebagai panduan bagi penari, koreografer, dan akademisi untuk memperkaya kajian seni pertunjukan, khususnya tari Jawa.Penelitian ini telah memberikan wawasan tentang aspek estetika pertunjukan tari Bedhaya Kidung Gayatri melalui konsep-konsep dasar tersebut, sekaligus merekomendasikan studi lanjutan untuk pemahaman lebih mendalam.
Mengingat kekayaan dan keunikan Tari Bedhaya Kidung Gayatri, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai bagaimana inovasi dalam jumlah penari (11 penari dibandingkan standar bedhaya umumnya) dan integrasi kosakata gerak dari gaya tari lain, seperti Bali dan Yogyakarta, mempengaruhi estetika dan karakteristik Tari Bedhaya Kidung Gayatri dibandingkan dengan tari Bedhaya klasik Surakarta. Penelitian ini dapat mengidentifikasi elemen-elemen baru yang muncul serta bagaimana mereka diterima dalam tradisi tari Bedhaya. Kedua, karena pemilihan penari secara khusus menekankan kesamaan postur tubuh (gandar) dan kemampuan menjiwai karakter Gayatri, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi sejauh mana kriteria ini berkontribusi pada pencapaian wirasa (penjiwaan rasa) yang mendalam dan kesatuan visual dalam pertunjukan. Ini bisa melibatkan analisis persepsi penonton atau wawancara mendalam dengan penari dan koreografer tentang pengalaman mereka dalam menjiwai peran. Ketiga, mengingat bahwa Tari Bedhaya Kidung Gayatri terinspirasi oleh sosok Gayatri Rajapatmi dan mengandung lirik mantram suci, penelitian dapat menyoroti dimensi filosofis dan spiritual yang tersemat dalam karya ini. Bagaimana pesan-pesan spiritual dan nilai-nilai kepemimpinan perempuan Majapahit dikomunikasikan melalui wiraga, wirama, dan wirasa, serta relevansinya bagi penonton kontemporer, adalah area yang menjanjikan untuk dieksplorasi lebih lanjut. Ketiga saran ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman kita tidak hanya tentang Bedhaya Kidung Gayatri tetapi juga evolusi tari tradisi di Indonesia.
- The Role of Bissu and Their Existence in Modern Bugis Society of South Sulawesi | Terob : Jurnal Pengkajian... terobjournal.stkw-surabaya.ac.id/index.php/jtr/article/view/86The Role of Bissu and Their Existence in Modern Bugis Society of South Sulawesi Terob Jurnal Pengkajian terobjournal stkw surabaya ac index php jtr article view 86
- Aesthetic of Bedhaya Kidung Gayatri Dance Performance | Terob : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni.... terobjournal.stkw-surabaya.ac.id/index.php/jtr/article/view/102Aesthetic of Bedhaya Kidung Gayatri Dance Performance Terob Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni terobjournal stkw surabaya ac index php jtr article view 102
| File size | 378.22 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSULBARUNSULBAR Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis dan wawancara. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data,Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis dan wawancara. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data,
UNMUNM Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 pelaku UMKM Muslimah yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melaluiSampel dalam penelitian ini berjumlah 40 pelaku UMKM Muslimah yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Analisis regresi menunjukkan bahwa peran orang tua memberikan kontribusi sebesar 52,6% terhadap pencapaian literasi anak. Artinya, semakin aktif dan konsistenAnalisis regresi menunjukkan bahwa peran orang tua memberikan kontribusi sebesar 52,6% terhadap pencapaian literasi anak. Artinya, semakin aktif dan konsisten
UNMUNM Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji t, uji F, dan koefisienData dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji t, uji F, dan koefisien
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Metode yang peneliti gunakan ialah kualitatif deskritif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. DenganMetode yang peneliti gunakan ialah kualitatif deskritif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan
STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran nonformal di TPA Citra Bangsa telah berjalan dengan baik dan berperan penting dalam mendukung perkembanganPenelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran nonformal di TPA Citra Bangsa telah berjalan dengan baik dan berperan penting dalam mendukung perkembangan
STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran keterampilan kerja pada Program Pelatihan Caregiver di Lembaga Pelatihan KerjaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran keterampilan kerja pada Program Pelatihan Caregiver di Lembaga Pelatihan Kerja
UNPADUNPAD Secara langsung, hal ini berpengaruh terhadap remaja terutama pada aspek biologis, psikologis dan sosial. Selain itu, sejalan dengan perkembangan teknologiSecara langsung, hal ini berpengaruh terhadap remaja terutama pada aspek biologis, psikologis dan sosial. Selain itu, sejalan dengan perkembangan teknologi
Useful /
POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG Namun, penerapan teknologi ini di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk infrastruktur digital yang terbatas, kurangnya data lingkunganNamun, penerapan teknologi ini di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk infrastruktur digital yang terbatas, kurangnya data lingkungan
STKW SURABAYASTKW SURABAYA Namun, di tengah perubahan sosial yang cepat, kualitas seni pertunjukan telah mengalami transformasi signifikan antar generasi. Artikel ini mengkaji evolusiNamun, di tengah perubahan sosial yang cepat, kualitas seni pertunjukan telah mengalami transformasi signifikan antar generasi. Artikel ini mengkaji evolusi
STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan melalui Program Bank Sampah Ramli Ceseri yang merupakan bagianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan melalui Program Bank Sampah Ramli Ceseri yang merupakan bagian
UBTUBT Penambahan kapur dan fly ash pada tanah clay shale memicu reaksi pozzolanic. Kapur menyediakan kalsium yang diperlukan untuk reaksi pozzolanic. Fly ash,Penambahan kapur dan fly ash pada tanah clay shale memicu reaksi pozzolanic. Kapur menyediakan kalsium yang diperlukan untuk reaksi pozzolanic. Fly ash,