UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA
JURNAL PELANGIJURNAL PELANGIPenelitian ini difokuskan untuk mengembangkan pengetahuan kognitif anak melalui penggunaan game edukasi digital sebagai salah satu alat bagi para pendidik dalam kegiatan belajar mengajar. Metode ini akan diaplikasikan melalui media ICT yang mampu memotivasi peserta didik untuk dapat mengembangkan kemampuan berfikir dan menyelesaikan masalah. Yang akan dicapai dalam penerapan metode ICT melalui game edukasi digital adalah agar dapat mengembangkan kemampuan berfikir anak usia 5-6 tahun dan kreativitas dalam belajar dengan cara yang menyenangkan. Metode yang peneliti gunakan ialah kualitatif deskritif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan sasaran subjek usia 5-6 tahun. Hasil penelitian berdasarkan aspek perkembangan dan aspek kearifan lokal mendapatkan data anak berkembang sesuai harapan. Maka dapat disimpulkan bahwasannya melalui game edukasi digital berbasis ICT mampu menambah kemampuan perkembangan kognitif anak di TK IT Al-Qomar Balikpapan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa permainan edukasi berbasis teknologi sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berpikir anak usia 5-6 tahun.Dengan bermain game edukasi, anak-anak menjadi lebih penasaran, kreatif, dan pandai berpikir logis.Mereka juga lebih mudah mengenal lingkungan sekitar dan menggunakan teknologi sederhana.Selain itu, permainan ini juga membantu anak-anak berinteraksi dengan teman sebaya dan menarik kesimpulan.Jadi, game edukasi adalah cara yang menyenangkan dan efektif untuk membantu tumbuh kembang anak.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model pembelajaran game edukasi yang lebih interaktif dan menarik, dengan mempertimbangkan minat anak-anak di era digital saat ini. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi dan pengujian lebih lanjut terhadap efektivitas game edukasi dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak-anak, serta bagaimana game tersebut dapat membantu anak-anak dalam berinteraksi dengan teman sebaya dan menarik kesimpulan. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi bagaimana game edukasi dapat digunakan sebagai alat untuk mengembangkan kemampuan sosial dan emosional anak-anak, serta bagaimana game tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik anak-anak di berbagai kelompok usia.
| File size | 1.62 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Namun, kekuatan korelasi ini berada pada kategori sedang (R² = 0,280), menandakan bahwa meskipun interaksi orang tua berperan penting, perkembangan moralNamun, kekuatan korelasi ini berada pada kategori sedang (R² = 0,280), menandakan bahwa meskipun interaksi orang tua berperan penting, perkembangan moral
UNIMAUNIMA Hasil menunjukkan bahwa kompetensi kewirausahaan dan motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan usaha kuliner, denganHasil menunjukkan bahwa kompetensi kewirausahaan dan motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan usaha kuliner, dengan
UMRAHUMRAH Jurnal ini menerbitkan delapan artikel penelitian di bidang rekayasa dan teknologi inovasi. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas artikel melaluiJurnal ini menerbitkan delapan artikel penelitian di bidang rekayasa dan teknologi inovasi. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas artikel melalui
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Pelanggaran Hak Cipta/copyrights strike atas hak eksklusif seringkali terjadi pada aplikasi video sharing-Youtube. Pelajar sebagai pengguna terbesar dariPelanggaran Hak Cipta/copyrights strike atas hak eksklusif seringkali terjadi pada aplikasi video sharing-Youtube. Pelajar sebagai pengguna terbesar dari
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung hak-hak penyandang disabilitasImplementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung hak-hak penyandang disabilitas
STITALSTITAL Bangkalan. Dengan menggukan jenis penelitian kuantitatif deskriptif, dan pengumpulan datanya dengan menggunakan metode Observasi (Kondisi tempat, psertaBangkalan. Dengan menggukan jenis penelitian kuantitatif deskriptif, dan pengumpulan datanya dengan menggunakan metode Observasi (Kondisi tempat, pserta
UPUP Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk Tri dharma PerguruanTinggi. PKM ini di usulkan untuk melakukan kegiatan yang bersifat sosialisasiPengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk Tri dharma PerguruanTinggi. PKM ini di usulkan untuk melakukan kegiatan yang bersifat sosialisasi
ITSCIENCEITSCIENCE Tujuan kegiatan ini untuk memberikan informasi kepada remaja tentang pentingnya pencegahan kanker dan diharapkan kegiatan ini bermanfaat bagi remaja yangTujuan kegiatan ini untuk memberikan informasi kepada remaja tentang pentingnya pencegahan kanker dan diharapkan kegiatan ini bermanfaat bagi remaja yang
Useful /
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Penelitian ini menerapkan metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak berusia 5-6 tahun. BerdasarkanPenelitian ini menerapkan metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak berusia 5-6 tahun. Berdasarkan
APPIHIAPPIHI Peran kewarganegaraan dalam penegakan hukum menurut perspektif hukum islam, bagi yang beragama Islam yaitu berlandaskan Al Quran dan Al Sunnah (Hadits),Peran kewarganegaraan dalam penegakan hukum menurut perspektif hukum islam, bagi yang beragama Islam yaitu berlandaskan Al Quran dan Al Sunnah (Hadits),
UMRAHUMRAH Wilayah konservasi memiliki tujuan untuk melestarikan hutan dan kehidupan yang ada di dalamnya termasuk keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnyaWilayah konservasi memiliki tujuan untuk melestarikan hutan dan kehidupan yang ada di dalamnya termasuk keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya
UMRAHUMRAH Melalui penelitian ini disimpulkan bahwa kawin paksa (gawal) pada masyarakat Melayu Tungkal Ulu tidak merupakan pelanggaran hak asasi manusia karena dilakukanMelalui penelitian ini disimpulkan bahwa kawin paksa (gawal) pada masyarakat Melayu Tungkal Ulu tidak merupakan pelanggaran hak asasi manusia karena dilakukan