UNSOEDUNSOED

JOS | Universitas Jenderal SoedirmanJOS | Universitas Jenderal Soedirman

Keterlibatan dini dalam perilaku seksual berisiko pada remaja Indonesia sering dikaitkan dengan keterbatasan pengetahuan kesehatan reproduksi dan faktor lingkungan. Studi ini mengevaluasi efektivitas model pendidikan Keterampilan Hidup Kognitif Sehat (HCLS) menggunakan permainan interaktif untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi, rasa percaya diri, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pengambilan keputusan, dan sikap terhadap kesehatan reproduksi. Studi kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest non-equivalent control group dilakukan pada 254 anak berusia 9-10 tahun dari dua sekolah dasar di Kota Semarang, Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner validasi dan dianalisis menggunakan structural equation modeling (PLS-SEM). Model HCLS tidak menunjukkan efek langsung signifikan pada keterampilan hidup kognitif, tetapi meningkatkan rasa percaya diri yang kemudian memediasi peningkatan keterampilan berpikir kritis dan pengambilan keputusan. Intervensi tidak secara langsung meningkatkan sikap terhadap kesehatan reproduksi, meskipun keterampilan hidup kognitif dan rasa percaya diri berkorelasi positif dengan sikap. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan HCLS berbasis permainan lebih menguatkan keterampilan kognitif melalui penguatan rasa percaya diri daripada efek pendidikan langsung. Strategi yang mengarah pada domain afektif dapat meningkatkan sikap terhadap kesehatan reproduksi.

Model pendidikan HCLS tidak secara langsung meningkatkan keterampilan hidup kognitif anak, tetapi efeknya dimediasi oleh rasa percaya diri.Peningkatan rasa percaya diri secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pengambilan keputusan.Meski intervensi tidak langsung memengaruhi sikap terhadap kesehatan reproduksi, keterampilan hidup kognitif dan rasa percaya diri berkorelasi positif dengan sikap.Pendidikan HCLS berbasis permainan lebih efektif dalam memperkuat keterampilan kognitif melalui penguatan rasa percaya diri.

1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan pendekatan pendidikan yang lebih mengintegrasikan domain afektif untuk meningkatkan sikap terhadap kesehatan reproduksi. 2. Studi perlu mengeksplorasi dampak jangka panjang model HCLS pada perilaku seksual remaja setelah masa pubertas. 3. Penelitian dapat mengkaji efektivitas pendekatan game-based learning yang disesuaikan dengan budaya lokal untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman anak-anak.

  1. DOI Name 10.2196 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 45z crossref email 57z admin... doi.org/10.2196DOI Name 10 2196 Values doi name values index type timestamp data hs serv 45z crossref email 57z admin doi 10 2196
  2. Locus of Control and Vulnerability to Peer Pressure: a Study of Adolescent Behavior in Urban Ghanaian... lupinepublishers.com/psychology-behavioral-science-journal/fulltext/locus-of-control-and-vulnerability-to-peer-pressure-a-study-of-adolescent-behavior-in-urban-ghanaian-context.ID.000177.phpLocus of Control and Vulnerability to Peer Pressure a Study of Adolescent Behavior in Urban Ghanaian lupinepublishers psychology behavioral science journal fulltext locus of control and vulnerability to peer pressure a study of adolescent behavior in urban ghanaian context ID 000177 php
  3. Navigating Risk Situations Faced by Filipino Youth: Learning to Say “No” through Theater... doi.org/10.70922/4wq10n53Navigating Risk Situations Faced by Filipino Youth Learning to Say AuNoAy through Theater doi 10 70922 4wq10n53
  4. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s12178-025-10002-xClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s12178 025 10002 x
Read online
File size819.11 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test