UNSOEDUNSOED

JOS | Universitas Jenderal SoedirmanJOS | Universitas Jenderal Soedirman

Penting untuk meningkatkan kesiapan bencana rumah sakit karena mereka merupakan baris depan layanan kesehatan selama bencana alam. Perawat memiliki peran penting dalam mengurangi dampak negatif bencana. Studi ini menganalisis penentu kesiapan perawat terhadap bencana. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dan studi potong lintang. Data dikumpulkan melalui kuesioner Alat Evaluasi Kesiapan Bencana (DPAT). Sampel purposive digunakan untuk memilih 265 responden. Hasil uji Spearman menunjukkan hubungan lemah, positif, dan signifikan antara pengetahuan dan kesiapan (r = 0,377, p = 0,000). Sementara itu, hubungan kuat, positif, dan signifikan ditemukan antara peran dan kesiapan (r = 0,615, p = 0,000). Sebaliknya, hubungan antara sikap dan kesiapan tidak signifikan secara statistik (r = -0,044, p = 0,480). Selanjutnya, uji regresi linear menunjukkan bahwa faktor dominan, seperti diindikasikan oleh koefisien korelasi beta, adalah peran dan pengetahuan: peningkatan satu skor peran meningkatkan kesiapan sebesar 1,290 kali, dan peningkatan satu skor pengetahuan meningkatkan kesiapan sebesar 0,300 kali. Secara keseluruhan, studi ini menunjukkan bahwa faktor peran dan pengetahuan berkorelasi positif dengan kesiapan perawat. Oleh karena itu, simulasi bencana, pelatihan, dan seminar harus dilakukan untuk meningkatkan kesiapan dan kompetensi perawat dalam manajemen bencana.

Studi ini mengidentifikasi bahwa pengetahuan dan peran adalah faktor dominan yang terkait dengan kesiapan perawat terhadap bencana di Maluku, khususnya di Rumah Sakit Umum Pusat dr.Temuan ini dapat memberikan informasi strategi untuk memperkuat kesiapan dan kompetensi manajemen bencana dengan meningkatkan partisipasi dalam simulasi, program pelatihan, dan seminar, serta mengintegrasikannya ke dalam kurikulum pendidikan perawat.Selain itu, hasil ini dapat membimbing manajemen rumah sakit dalam mengembangkan rencana kesiapan bencana dan mempertimbangkan program pelatihan berkelanjutan serta faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kesiapan staf perawat.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi manajemen bencana ke dalam kurikulum pendidikan perawat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sejak awal karier. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak pelatihan kepemimpinan terhadap kesiapan perawat dalam situasi bencana, termasuk kemampuan mereka dalam memberikan dukungan psikologis kepada korban. Terakhir, studi lanjutan bisa mengevaluasi efektivitas simulasi bencana berbasis teknologi virtual untuk mempersiapkan perawat menghadapi skenario bencana yang kompleks, terutama di daerah rawan seperti Maluku.

  1. Nurses’ Roles in Nursing Disaster Model: A Systematic Scoping Review. nurses roles nursing disaster... doi.org/10.18502/ijph.v50i5.6105NursesAo Roles in Nursing Disaster Model A Systematic Scoping Review nurses roles nursing disaster doi 10 18502 ijph v50i5 6105
  2. Assessment of Knowledge, Attitude and Practice of Disaster Preparedness among Tikur Anbessa Specialized... sciencepublishinggroup.com/article/10.11648.j.ajns.20180701.15Assessment of Knowledge Attitude and Practice of Disaster Preparedness among Tikur Anbessa Specialized sciencepublishinggroup article 10 11648 j ajns 20180701 15
  3. Cross‐sectional survey of the disaster preparedness of nurses across the Asia–Pacific... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/nhs.12211CrossyAAAasectional survey of the disaster preparedness of nurses across the AsiayAAAePacific onlinelibrary wiley doi 10 1111 nhs 12211
Read online
File size527 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test