UNISANUNISAN
PROVIDER JURNAL ILMU PEMERINTAHANPROVIDER JURNAL ILMU PEMERINTAHANPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fungsi kepemimpinan yang meliputi perencanaan, pemrakarsaan, pengendalian, dan pengevaluasian terhadap motivasi kerja pegawai di Kantor Camat Sipatana Kota Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sensus terhadap 31 orang pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis jalur dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Secara simultan, fungsi kepemimpinan memberikan pengaruh sebesar 78,3% terhadap motivasi kerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, penerapan fungsi kepemimpinan yang efektif berperan penting dalam meningkatkan motivasi kerja pegawai di lingkungan pemerintahan.
Fungsi kepemimpinan camat secara simultan berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai sebesar 78,3%, yang menunjukkan pengaruh yang tinggi.Fungsi perencanaan memberikan kontribusi paling besar terhadap motivasi kerja, diikuti oleh pengendalian, pengevaluasian, dan pemrakarsaan.Namun, aspek pemrakarsaan dan pengevaluasian masih perlu ditingkatkan karena mendapat tanggapan kurang maksimal dari pegawai.
Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan sistem inisiatif pegawai berbasis digital dapat meningkatkan fungsi pemrakarsaan camat dan dampaknya terhadap motivasi kerja, mengingat aspek ini memiliki kontribusi terendah dalam penelitian. Kedua, penting untuk mengeksplorasi model pengevaluasian kinerja yang lebih partisipatif, di mana pegawai terlibat dalam proses evaluasi, untuk melihat sejauh mana keterbukaan dan umpan balik konstruktif dapat meningkatkan motivasi. Ketiga, perlu dikaji pengaruh perencanaan karier individual yang disusun bersama antara camat dan pegawai terhadap peningkatan motivasi jangka panjang, mengingat perencanaan menjadi faktor paling dominan, namun belum tentu terintegrasi dengan pengembangan karier pegawai secara personal. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan pendekatan baru dalam memperkuat fungsi kepemimpinan di tingkat kecamatan secara lebih holistik dan berkelanjutan.
| File size | 507.9 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
UMYUMY 9 juta per hektar. Tingkat risiko usaha yang dihadapi petani cukup tinggi, mencapai 7,27%. Rata-rata tingkat efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomi usahatani9 juta per hektar. Tingkat risiko usaha yang dihadapi petani cukup tinggi, mencapai 7,27%. Rata-rata tingkat efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomi usahatani
UMYUMY Hasil penelitian menunjukkan: i) saluran interpersonal adalah pendekatan yang dipilih untuk mengenalkan teknologi BJA kepada 25 petani adopter potensialHasil penelitian menunjukkan: i) saluran interpersonal adalah pendekatan yang dipilih untuk mengenalkan teknologi BJA kepada 25 petani adopter potensial
UMYUMY Metode analisis yang digunakan yaitu Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwaMetode analisis yang digunakan yaitu Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
UMYUMY Mayoritas konsumen beras organik berasal dari keluarga berpendapatan tetap, berpendidikan cukup tinggi, dengan ukuran keluarga yang kecil. Konsumen memberikanMayoritas konsumen beras organik berasal dari keluarga berpendapatan tetap, berpendidikan cukup tinggi, dengan ukuran keluarga yang kecil. Konsumen memberikan
UMYUMY Strategi pengembangan usaha yang harus dilakukan adalah strategi agresif (growth oriented strategy) dengan cara meningkatkan pelayanan, memperluas jaringanStrategi pengembangan usaha yang harus dilakukan adalah strategi agresif (growth oriented strategy) dengan cara meningkatkan pelayanan, memperluas jaringan
UMYUMY Kabupaten Gunungkidul, dengan kondisi alam yang ekstrim dan dikategorikan sebagai lahan marjinal, menyebabkan beberapa wilayah masuk dalam kategori rawanKabupaten Gunungkidul, dengan kondisi alam yang ekstrim dan dikategorikan sebagai lahan marjinal, menyebabkan beberapa wilayah masuk dalam kategori rawan
UNUHAUNUHA Tiga puluh dua siswa Sekolah Menengah Atas Methodist 2 Palembang menjadi sampel penelitian ini. Penulis menggunakan penelitian tindakan kelas sebagai metodeTiga puluh dua siswa Sekolah Menengah Atas Methodist 2 Palembang menjadi sampel penelitian ini. Penulis menggunakan penelitian tindakan kelas sebagai metode
UNUHAUNUHA Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas tujuh yang berjumlah 30 siswa, dan seluruhnya dijadikan sampel denganPenelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas tujuh yang berjumlah 30 siswa, dan seluruhnya dijadikan sampel dengan
Useful /
UNUHAUNUHA Mahasiswa berperan aktif dalam pelaksanaan dan evaluasi kegiatan, sekaligus mempromosikan songgak sebagai jamu herbal tradisional Lombok, mendukung upayaMahasiswa berperan aktif dalam pelaksanaan dan evaluasi kegiatan, sekaligus mempromosikan songgak sebagai jamu herbal tradisional Lombok, mendukung upaya
UNUHAUNUHA Dampak yang terlihat adalah munculnya inisiatif berwirausaha yang dimulai dari diri sendiri, memanfaatkan sumber daya yang ada dan keahlian personal. PesertaDampak yang terlihat adalah munculnya inisiatif berwirausaha yang dimulai dari diri sendiri, memanfaatkan sumber daya yang ada dan keahlian personal. Peserta
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan analisis data menggunakan analisis isi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalahTeknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan analisis data menggunakan analisis isi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah
UNUHAUNUHA Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatifBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif