SUMBARPROVSUMBARPROV

Jurnal Pembangunan NagariJurnal Pembangunan Nagari

Studi ini melihat bagaimana pengetahuan dan status sosial mempengaruhi cara masyarakat melihat perbankan syariah. Sejak tahun 1990-an, perbankan syariah di Indonesia telah berkembang pesat, tetapi orang masih jarang menggunakannya, terutama di daerah pedesaan dan kelompok berpenghasilan rendah. Sementara itu, persepsi masyarakat tentang bank syariah sangat memengaruhi keputusan mereka untuk menggunakan layanan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis multiple linear regression, dan 177 orang berpatisipasi sebagai respoden penelitian. Disamping itu analisis deskriptif juga dilakukan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang perbankan syariah secara signifikan dipengaruhi oleh status sosial mereka dan pengetahuan mereka tentang subjek tersebut. Orang-orang yang lebih berpengetahuan dan memiliki status sosial yang lebih baik cenderung memiliki persepsi yang lebih baik tentang perbankan syariah. Selain itu, perspektif masyarakat juga dipengaruhi oleh komponen risiko dan keuntungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan dan pengembangan layanan perbankan syariah sangat penting untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, terutama di kalangan masyarakat ekonomi bawah. Hasilnya memberikan rekomendasi untuk pengembangan kebijakan yang lebih responsif dan inklusif yang membantu pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, persepsi masyarakat terhadap perbankan syariah dinilai baik, terutama dalam hal adopsi prinsip-prinsip syariah.Meskipun demikian, faktor lain seperti risiko dan keuntungan juga turut mempengaruhi penilaian masyarakat terhadap perbankan syariah.Pengetahuan masyarakat tentang perbankan syariah dan status sosial ekonomi menjadi penentu utama dalam membentuk persepsi positif terhadap perbankan syariah.Hasil penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang prinsip-prinsip syariah serta perbankan syariah sangat penting dalam memperkuat persepsi positif tersebut.Selain itu, masyarakat dengan status sosial ekonomi yang lebih tinggi cenderung memiliki pandangan yang lebih positif terhadap perbankan syariah.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program edukasi digital untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di daerah pedesaan, karena akses teknologi masih terbatas. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh faktor budaya lokal terhadap persepsi masyarakat terhadap perbankan syariah, terutama di daerah dengan keragaman etnis. Penelitian juga bisa mengevaluasi efektivitas program inklusi keuangan yang sudah diterapkan, dengan membandingkan tingkat partisipasi masyarakat sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat mengidentifikasi strategi yang paling tepat untuk meningkatkan kepercayaan dan penggunaan layanan perbankan syariah di kalangan masyarakat ekonomi bawah.

  1. THE FINANCIAL INCLUSION OF ISLAMIC BANKING FOR LOW-INCOME COMMUNITIES: CASE STUDY IN WEST SUMATERA |... doi.org/10.20473/jebis.v8i1.30449THE FINANCIAL INCLUSION OF ISLAMIC BANKING FOR LOW INCOME COMMUNITIES CASE STUDY IN WEST SUMATERA doi 10 20473 jebis v8i1 30449
  2. PENGARUH PENGETAHUAN PRODUK TABUNGAN, REPUTASI BANK, DAN PERSEPSI NASABAH MENGENAI SUKU BUNGA SIMPANAN... doi.org/10.21831/nominal.v7i2.21643PENGARUH PENGETAHUAN PRODUK TABUNGAN REPUTASI BANK DAN PERSEPSI NASABAH MENGENAI SUKU BUNGA SIMPANAN doi 10 21831 nominal v7i2 21643
  3. Pengaruh Pengetahuan Masyarakat dan Minat Penerapan Nilai Islam Terhadap Keputusan Menggunakan Tabungan... doi.org/10.29040/jiei.v6i1.790Pengaruh Pengetahuan Masyarakat dan Minat Penerapan Nilai Islam Terhadap Keputusan Menggunakan Tabungan doi 10 29040 jiei v6i1 790
Read online
File size717.23 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test