IAINGAWIIAINGAWI

Investama : Jurnal Ekonomi dan BisnisInvestama : Jurnal Ekonomi dan Bisnis

Tujuan dari kajian ini untuk menganalisis pengaruh inflasi, indeks persepsi korupsi, dan nilai tukar terhadap Foreign Direct Investment di kawasan ASEAN-5 dalam perspektif ekonomi Islam selama periode 2019–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan data panel, dan pemilihan model regresi terbaik dilakukan melalui uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, yang menghasilkan model Random Effect Model (REM) sebagai model terbaik. Analisis data menggunakan perangkat lunak Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan indeks persepsi korupsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Foreign Direct Investment, sedangkan nilai tukar berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Secara bersama‑sama, ketiga variabel secara signifikan mempengaruhi FDI dengan F-statistic sebesar 11,76198 dan probabilitas 0,000047. Dalam perspektif ekonomi Islam, hasil ini menekankan pentingnya stabilitas ekonomi, tata kelola yang baik, dan distribusi kekayaan yang adil untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

Variabel makroekonomi inflasi, indeks persepsi korupsi, dan nilai tukar secara bersama‑sama berpengaruh positif signifikan terhadap Foreign Direct Investment di lima negara ASEAN.Inflasi berpengaruh positif signifikan, sehingga tingkat inflasi yang terkendali dapat mendorong arus masuk FDI.Indeks persepsi korupsi juga berpengaruh positif signifikan, menunjukkan bahwa tingkat korupsi yang rendah menarik investasi asing.Nilai tukar berpengaruh negatif namun tidak signifikan, artinya fluktuasi nilai tukar tidak memberikan dampak nyata pada investasi asing langsung di kawasan tersebut.

Kaji dampak inklusi keuangan digital terhadap arus FDI di ASEAN‑5 dengan perspektif ekonomi Islam, menilai apakah penetrasi layanan keuangan berbasis syariah dapat meningkatkan daya tarik investasi asing. Lakukan studi moderasi yang meninjau peran stabilitas politik sebagai variabel penghalang atau penguat hubungan antara indeks persepsi korupsi dan FDI, guna memahami kondisi politik yang paling memfasilitasi aliran modal asing. Gunakan panel dinamis dan analisis cointegration untuk meneliti hubungan jangka panjang antara volatilitas nilai tukar dan FDI, serta mengidentifikasi kebijakan moneter berbasis prinsip syariah yang dapat mengurangi risiko valas bagi investor international.

  1. DAMPAK PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI, DAN KURS TERHADAP FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI) DI INDONESIA |... ojs3.unpatti.ac.id/index.php/citaekonomika/article/view/7238DAMPAK PERTUMBUHAN EKONOMI INFLASI DAN KURS TERHADAP FOREIGN DIRECT INVESTMENT FDI DI INDONESIA ojs3 unpatti ac index php citaekonomika article view 7238
  2. JOS | Universitas Jenderal Soedirman. jos universitas jenderal soedirman skip main content navigation... jos.unsoed.ac.id/index.php/jras/article/view/10792JOS Universitas Jenderal Soedirman jos universitas jenderal soedirman skip main content navigation jos unsoed ac index php jras article view 10792
  3. Analisis Good Corporate Governance (GCG) Dan Biaya Utang Dalam Ekonomi Syariah (Bank Umum Syariah Tahun... doi.org/10.32332/adzkiya.v8i02.2462Analisis Good Corporate Governance GCG Dan Biaya Utang Dalam Ekonomi Syariah Bank Umum Syariah Tahun doi 10 32332 adzkiya v8i02 2462
  4. Jurnal Budget : Isu dan Masalah Keuangan Negara. corruption foreign direct investment improvement jurnal... ejurnal.dpr.go.id/index.php/jurnalbudget/article/view/166Jurnal Budget Isu dan Masalah Keuangan Negara corruption foreign direct investment improvement jurnal ejurnal dpr go index php jurnalbudget article view 166
Read online
File size694.2 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test