URECOLURECOL

Urecol Journal. Part B: Economics and BusinessUrecol Journal. Part B: Economics and Business

Kecurangan terjadi karena adanya kesempatan, tekanan dan juga rasionalisasi. Selain itu, rendahnya kepatuhan Syariah dan tata Kelola yang kurang baik yang diterapkan entitas Syariah memberikan peluang terhadap fraud. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris mengenai pengungkapan Islamic Corporate Governance (ICG) dan shariah compliance terhadap tindakan fraud. Sampel yang digunakan adalah bank umum syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015 sampai 2019. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 40 sampel, dari jumlah 8 bank syariah dengan rentan penelitian waktu 5 tahun. Penentuan sampel diperoleh dengan menggunakan purposive sampling. Uji hipotesis dengan menggunakan analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengungkapan ICG, Islamic Investment, dan Equitable Distribution tidak berpengaruh terhadap tindakan fraud. Profit Sharing memiliki pengaruh negatif terhadap tindakan fraud. Sedangkan Islamic Income memiliki pengaruh positif terhadap tindakan fraud. Penelitian ini menunjukkan bahwa entitas syariah khususnya perbankan syariah perlu meningkatkan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik sesuai dengan prinsip Syariah untuk mengurangi tindakan fraud.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengungkapan Islamic Corporate Governance (ICG), Islamic Investment (II), dan Equitable Distribution (ED) tidak berpengaruh terhadap fraud, sementara Profit Sharing (PS) berpengaruh negatif dan Islamic Income (IsI) berpengaruh positif terhadap fraud.Implikasinya, entitas syariah, khususnya perbankan syariah, harus terus meningkatkan kepatuhan syariah dan tata kelola perusahaan yang baik sesuai prinsip syariah guna menekan tindakan fraud.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan memperluas variabel dengan memasukkan kinerja zakat sebagai indikator Islamicity Financial Performance Index dalam mengukur shariah compliance.

Penelitian lanjutan sangat dianjurkan untuk memperdalam pemahaman kita mengenai dinamika antara tata kelola, kepatuhan syariah, dan pencegahan fraud dalam konteks perbankan syariah. Mengingat bahwa studi ini menemukan pengungkapan Islamic Corporate Governance (ICG) belum berpengaruh signifikan terhadap fraud, ada kebutuhan mendesak untuk menyelidiki lebih jauh efektivitas mekanisme implementasi ICG di lapangan, bukan hanya pada tingkat pengungkapannya. Sebuah studi dapat mengeksplorasi secara kualitatif maupun kuantitatif bagaimana kualitas sumber daya manusia yang berintegritas dan penerapan nilai-nilai etika Islam dalam budaya organisasi bank syariah dapat memoderasi atau memediasi hubungan antara ICG dengan tingkat kecurangan yang terjadi, sehingga ICG tidak hanya menjadi formalitas. Selanjutnya, temuan mengejutkan bahwa Islamic Income memiliki pengaruh positif terhadap fraud menuntut investigasi yang lebih mendalam. Penelitian di masa depan perlu mengidentifikasi secara spesifik jenis-jenis fraud (misalnya, manipulasi laporan keuangan atau penyalahgunaan aset) yang rentan terjadi seiring peningkatan pendapatan syariah, diikuti dengan analisis komprehensif terhadap kelemahan sistem pengendalian internal atau faktor risiko fraud yang mungkin melekat pada proses perolehan pendapatan di bank syariah, untuk mengembangkan solusi pencegahan yang lebih efektif dan terarah. Terakhir, untuk mengatasi batasan sampel dan inkonsistensi hasil antar penelitian, studi ke depan sebaiknya memperluas cakupan sampel bank syariah atau periode observasi. Penting juga untuk mempertimbangkan variabel-variabel kontekstual tambahan seperti struktur kepemilikan bank, tingkat konsentrasi pasar, atau bahkan dampak regulasi terbaru dari otoritas keuangan. Selain itu, mengadopsi pendekatan mixed-methods, di mana data kuantitatif dilengkapi dengan wawasan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan para praktisi dan regulator, dapat memberikan gambaran yang lebih holistik dan kaya mengenai kompleksitas hubungan antara kepatuhan syariah, tata kelola perusahaan, dan fenomena fraud di sektor perbankan syariah Indonesia.

  1. Disclosure of Islamic Corporate Governance and Sharia Compliance on Fraud in Sharia Commercial Banks... doi.org/10.53017/ujeb.60Disclosure of Islamic Corporate Governance and Sharia Compliance on Fraud in Sharia Commercial Banks doi 10 53017 ujeb 60
  2. Article | KnE Open. article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities... kneopen.com/kne-social/article/view/4205Article KnE Open article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities kneopen kne social article view 4205
Read online
File size259.89 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test