STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI

Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar SekolahEmpowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan melalui Program Bank Sampah Ramli Ceseri yang merupakan bagian dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) Fuel Terminal Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses pemberdayaan yang berlangsung dalam program tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pengelola program, pengelola bank sampah, serta masyarakat yang terlibat sebagai nasabah. Data dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui bank sampah dimaknai sebagai proses pembelajaran sosial yang berlangsung secara bertahap, meliputi peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan teknis masyarakat dalam pengelolaan sampah. Bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengelolaan sampah, tetapi juga sebagai ruang pendidikan nonformal dan praktik keterampilan yang mendorong partisipasi aktif, kemandirian, serta inisiatif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Community empowerment via education strategically enhances community capacity for sustainable waste management.Waste banks provide both education and skill‑practice spaces, fostering knowledge, skills, awareness, and environmental concern, with success dependent on active community participation and continuous education.Consequently, waste banks serve not only as waste‑management solutions but also as means to strengthen community independence, initiative, and capacity for sustainable environmental quality and health.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah dampak jangka panjang program bank sampah terhadap perilaku lingkungan masyarakat dapat diukur secara kuantitatif melalui studi longitudinal, sehingga dapat menilai keberlanjutan perubahan pengetahuan, sikap, dan tindakan. Selanjutnya, diperlukan studi komparatif antara model bank sampah yang didukung oleh program CSR dengan model berbasis komunitas mandiri untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi efektivitas pemberdayaan dan keberhasilan implementasi, termasuk peran sumber daya, partisipasi, dan kebijakan lokal. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki integrasi teknologi digital, seperti aplikasi mobile untuk pelatihan dan pemantauan kegiatan bank sampah, guna meningkatkan akses pendidikan nonformal, efisiensi operasional, dan motivasi partisipasi masyarakat, terutama dalam konteks daerah dengan keterbatasan infrastruktur tradisional.

  1. Tinjauan Implementasi Pembangunan Berkelanjutan: Pengelolaan Sampah Kota Kendari | Sospol. tinjauan... doi.org/10.22219/sospol.v5i2.9821Tinjauan Implementasi Pembangunan Berkelanjutan Pengelolaan Sampah Kota Kendari Sospol tinjauan doi 10 22219 sospol v5i2 9821
  2. Analysis of Factors Influencing the Success in Implementing Non-Formal Education Programs for MSMEs Actors... doi.org/10.21831/jppm.v9i1.47115Analysis of Factors Influencing the Success in Implementing Non Formal Education Programs for MSMEs Actors doi 10 21831 jppm v9i1 47115
  3. Progress in Social Development. empowerment housewives processing bawis fish chips home industry abadi... doi.org/10.30872/psd.v3i2.42Progress in Social Development empowerment housewives processing bawis fish chips home industry abadi doi 10 30872 psd v3i2 42
  4. Pemberdayaan Perempuan Melalui Aksi Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme Untuk Mengatasi Permasalahan Sampah... doi.org/10.36722/jpm.v5i3.2138Pemberdayaan Perempuan Melalui Aksi Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme Untuk Mengatasi Permasalahan Sampah doi 10 36722 jpm v5i3 2138
Read online
File size251.02 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test