ALMEERAEDUCATIONALMEERAEDUCATION

Jurnal Penalaran dan Riset MatematikaJurnal Penalaran dan Riset Matematika

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi etnomatematika dalam meningkatkan literasi numerasi siswa SMA Negeri 3 Maros. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi numerasi siswa yang masih menjadi tantangan utama dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam memahami dan menyelesaikan masalah kontekstual. Etnomatematika dianggap sebagai pendekatan pembelajaran yang relevan karena menghubungkan konsep matematika dengan konteks budaya lokal, membuat pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian berupa 32 siswa, 3 siswa yang diwawancarai secara mendalam, dan 1 guru matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi etnomatematika berkontribusi positif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa. Sebanyak 84,3% siswa menyatakan bahwa penggunaan konteks budaya lokal membantu mereka memahami penggunaan bilangan dan simbol matematika dalam kehidupan sehari-hari, sementara 81,2% melaporkan bahwa mereka merasa lebih mudah menganalisis masalah matematika kontekstual ketika aktivitas pembelajaran terkait dengan budaya lokal. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis etnomatematika membantu siswa memahami konsep matematika secara lebih konkret, meningkatkan kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah numerasi, dan meningkatkan kemampuan mereka dalam menafsirkan serta berkomunikasi proses penyelesaian masalah matematika. Selain itu, guru matematika menyatakan bahwa integrasi budaya lokal ke dalam pembelajaran matematika meningkatkan partisipasi dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa etnomatematika dapat menjadi pendekatan pembelajaran inovatif, kontekstual, dan bermakna untuk mendukung penguatan literasi numerasi di kalangan siswa SMA.

Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa integrasi etnomatematika ke dalam pembelajaran matematika memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa SMA Negeri 3 Maros.Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis etnomatematika meningkatkan beberapa indikator literasi numerasi, termasuk kemampuan menggunakan bilangan dan simbol matematika, menganalisis informasi kuantitatif, menyelesaikan masalah kontekstual, menafsirkan hasil perhitungan, dan berkomunikasi proses penyelesaian masalah matematika.Data kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merespons positif implementasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika karena membantu mereka memahami materi dengan lebih mudah dan bermakna.Selain itu, hasil wawancara dengan siswa dan guru matematika menunjukkan bahwa penggunaan konteks budaya lokal meningkatkan pemahaman konseptual, memfasilitasi penyelesaian masalah numerasi, dan meningkatkan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa etnomatematika berfungsi bukan hanya sebagai pendekatan instruksional dalam pendidikan matematika tetapi juga sebagai media untuk menghubungkan konsep numerasi dengan realitas budaya masyarakat.Pengintegrasian elemen budaya lokal seperti aktivitas perdagangan komunitas, pola arsitektur tradisional, dan praktik budaya sehari-hari membantu siswa memahami aplikasi praktis matematika dalam konteks kehidupan nyata.Dengan demikian, pembelajaran matematika menjadi lebih relevan, aplikatif, dan melebihi penguasaan prosedural rumus.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh integrasi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran etnomatematika untuk meningkatkan efektivitas penguatan literasi numerasi. Selain itu, studi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran budaya lokal lainnya, seperti seni tradisional atau sistem ukuran tradisional, dalam konteks pembelajaran matematika di daerah dengan karakteristik budaya berbeda. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari pendekatan etnomatematika terhadap keterampilan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa, serta mengidentifikasi tantangan praktis dalam implementasinya di berbagai lingkungan pendidikan.

  1. STUDI ETNOMATEMATIKA PADA TRADISI LOKAL SEBAGAI KONTEKS PEMBELAJARAN MATEMATIKA | Jurnal Penalaran dan... journal.almeeraeducation.id/prisma/article/view/540STUDI ETNOMATEMATIKA PADA TRADISI LOKAL SEBAGAI KONTEKS PEMBELAJARAN MATEMATIKA Jurnal Penalaran dan journal almeeraeducation prisma article view 540
  2. Investigasi literasi matematika siswa menengah pertama: bagaimana literasi matematika siswa dalam menyelesaikan... doi.org/10.33387/dpi.v13i1.7734Investigasi literasi matematika siswa menengah pertama bagaimana literasi matematika siswa dalam menyelesaikan doi 10 33387 dpi v13i1 7734
  3. Pengaruh Penggunaan Artificial Inteligence (AI) dalam Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Literasi... journal.almeeraeducation.id/jpdp/article/view/521Pengaruh Penggunaan Artificial Inteligence AI dalam Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Literasi journal almeeraeducation jpdp article view 521
Read online
File size267.37 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test