UNRAMUNRAM

Jurnal PepaduJurnal Pepadu

Aren atau Enau (Arenga pinnata Merr.) adalah salah satu jenis tumbuhan palma yang serbaguna karena memproduksi buah, nira, dan pati atau tepung di dalam batang. Sebagian besar hasil produk dari pohon aren yang dipasarkan adalah gula merah yang berasal dari air nira. Masih sangat sedikit produk olahan yang berasal dari buah aren atau yang kita kenal sebagai kolang-kaling. Hal ini karena masyarakat belum memiliki pengetahuan dan inovasi untuk mengolah aren tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan inovasi masyarakat pada pengolahan buah aren sebagai potensi kekayaan dan potensi alam di Desa Gelangsar. Inovasi yang dilakukan pada buah kolang-kaling adalah menjadikannya sebagai kerupuk dengan berbagai varian rasa. Metod pelaksanaannya adalah dengan eksperimen, sosialisasi, pendampingan langsung dan mengajarkan bagaimana memasarkan. Lima 5 (lima) tahap kegiatan pembuatan kerupuk kolang-kaling ini. Lima kegiatan tersebut adalah percobaan pembuatan kerupuk kolang-kaling, sosialisasi produk hasil eksperimen, pelatihan pembuatan kerupuk kolang-kaling kepada masyarakat, produksi kerupuk kolang-kaling dan cara pemasaran. Pelatihan diikuti oleh 30 orang sebagai perwakilan dari 6 Dusun se- desa Gelangsar. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah produk kerupuk kolang-kaling berbagai varian rasa, leaflet, buku resep, video serta pengetahuan masyarakat Desa Gelangsar tentang bagaimana cara mengolah kolang-kaling menjadi kerupuk serta bagaimana cara memasarkan dan mempromosikan baik luring maupun online. Setelah pelaksanaan pelatihan tersebut, 100% ibu-ibu peserta telah mampu memproduksi kerupuk kolang-kaling dan saat ini telah ada yang menekuni pembuatan kerupuk tersebut. Dengan demikian, Kelompok KKN Tematik UNRAM Desa Gelangsar 2022 telah berhasil meningkatkan perspektif ekonomi di Desa Gelangsar.

Melalui uraian kegiatan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa kegiatan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan yang dapat dilihat dari antusias warga Desa Gelangsar.Kegiatan ini juga berhasil mencapai tujuan yang direncanakan yaitu meningkatkan pengetahuan dan inovasi pada pengolahan buah aren sebagai potensi kekayaan dan potensi alam di Desa Gelangsar yang dimana sebelumnya buah aren hanya dibiarkan begitu saja.Masyarakat dan khususnya ibu-ibu PKK Desa Gelangsar dapat melanjutkan dan mengembangkan kerupuk kolang-kaling.Pemerintah desa dapat mendukung serta memberikan wadah kepada industri rumahan di Desa Gelangsar.

Berdasarkan latar belakang penelitian mengenai pemanfaatan buah aren menjadi kerupuk, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada diversifikasi rasa kerupuk kolang-kaling dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal lain yang tersedia di Desa Gelangsar, sehingga dapat meningkatkan daya tarik produk dan potensi pasar. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai optimalisasi proses pengemasan kerupuk kolang-kaling agar dapat memperpanjang umur simpan produk dan menjamin kualitasnya selama distribusi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas strategi pemasaran digital dalam meningkatkan penjualan kerupuk kolang-kaling, termasuk penggunaan media sosial dan platform e-commerce untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan produk olahan buah aren dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Gelangsar.

Read online
File size1.4 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test