POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG
JKP (Jurnal Kesehatan Primer)JKP (Jurnal Kesehatan Primer)Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan penting karena berkontribusi terhadap peningkatan risiko komplikasi kehamilan, perdarahan, bayi berat lahir rendah, prematuritas, hingga kematian ibu dan bayi. Prevalensi anemia pada ibu hamil di dunia masih mencapai sekitar 36,5%, sedangkan di Indonesia masih tergolong tinggi dan menjadi salah satu prioritas masalah kesehatan maternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu dan risiko tinggi kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 47 trimester III yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, lembar observasi, dan pemeriksaan kadar hemoglobin, kemudian dianalisis menggunakan Fishers Exact Test dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami anemia yaitu sebanyak 30 orang (63,8%), mayoritas berada pada usia 20–35 tahun sebanyak 25 orang (53,2%), multipara sebanyak 20 orang (42,6%), dan tidak bekerja sebanyak 30 orang (63,8%). Selain itu, mayoritas responden berada pada kategori kehamilan risiko rendah yaitu sebanyak 19 orang (40,4%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara usia dengan kejadian anemia (p=0,001), paritas dengan kejadian anemia (p=0,017), pekerjaan dengan kejadian anemia (p=0,026), serta kehamilan risiko tinggi dengan kejadian anemia (p=0,013). Temuan ini menunjukkan bahwa faktor karakteristik ibu dan risiko kehamilan berperan penting terhadap kejadian anemia. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan deteksi dini dan pencegahan melalui edukasi gizi serta pemantauan faktor risiko secara berkelanjutan.
Penelitian ini membuktikan bahwa usia, jumlah persalinan, status kerja, dan tingkat risiko kehamilan memengaruhi prevalensi anemia di wilayah Puskesmas Sangkulirang.Kelompok ibu dengan umur ekstrem (<20 dan >35 tahun) serta paritas tinggi menunjukkan kecenderungan anemia yang besar.Ibu hamil yang bekerja dan memiliki risiko kehamilan tinggi juga menghadapi ancaman serupa.Kondisi ini mengonfirmasi bahwa faktor biologis, sosial ekonomi, dan aspek obstetri memicu anemia secara simultan.Studi mempertegas bahwa kekurangan zat besi bukan satu-satunya penyebab anemia.Beban fisiologis, riwayat reproduksi, serta akses layanan kesehatan memiliki peran yang signifikan.Upaya pencegahan secara komprehensif perlu mengintensifkan edukasi nutrisi dan memastikan kepatuhan konsumsi suplemen zat besi.Pemantauan rutin melalui layanan antenatal (ANC) menjadi langkah krusial dalam menekan angka kasus secara efektif.
Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor risiko anemia pada ibu hamil, seperti status gizi, tingkat pengetahuan, dan dukungan keluarga, serta mengkaji hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kejadian anemia. 2. Melakukan studi longitudinal untuk mengamati perubahan status anemia pada ibu hamil selama kehamilan dan pasca-persalinan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbaikan atau penurunan status anemia. 3. Meneliti efektivitas intervensi pencegahan anemia melalui edukasi gizi dan pemantauan faktor risiko secara berkelanjutan, serta mengevaluasi dampak intervensi tersebut pada penurunan prevalensi anemia pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Sangkulirang.
- HUBUNGAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI UMUR DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AEK PAROMBUNAN... doi.org/10.62335/gfv1ez74HUBUNGAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI UMUR DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AEK PAROMBUNAN doi 10 62335 gfv1ez74
- ANALISIS HUBUNGAN USIA DAN JARAK ANTAR KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL | Jurnal Kesehatan... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/43937ANALISIS HUBUNGAN USIA DAN JARAK ANTAR KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Jurnal Kesehatan journal universitaspahlawan ac index php jkt article view 43937
- Hubungan Umur, Paritas dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil... jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/600Hubungan Umur Paritas dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil jurnal unar ac index php health article view 600
| File size | 318.9 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara kebidanan siung dan kondisi ibu serta bayi di RSIA Permata Hati pada tahun 2021. Metode deskriptifPenelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara kebidanan siung dan kondisi ibu serta bayi di RSIA Permata Hati pada tahun 2021. Metode deskriptif
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie. Proses pendidikanTujuan penelitian ini untuk mengetahui Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie. Proses pendidikan
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi sehingga kesiapsiagaan bencana menjadi kompetensi penting bagi tenagaLatar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi sehingga kesiapsiagaan bencana menjadi kompetensi penting bagi tenaga
UNTANUNTAN Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan yang menggunakan energi terbarukan memiliki tingkat risiko ESG yang lebih rendah dibandingkan yang tidak, danHasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan yang menggunakan energi terbarukan memiliki tingkat risiko ESG yang lebih rendah dibandingkan yang tidak, dan
UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG Selama dua bulan, benih ikan lele berukuran 6‑7 cm diteliti dengan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan empat perlakuan: kontrol, serta akudalonSelama dua bulan, benih ikan lele berukuran 6‑7 cm diteliti dengan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan empat perlakuan: kontrol, serta akudalon
ESDMESDM Hal ini diperlukan untuk memberikan pedoman terkait perencanaan spasial. Metode pembelajaran mesin digunakan, yaitu algoritma random forest (RF) untukHal ini diperlukan untuk memberikan pedoman terkait perencanaan spasial. Metode pembelajaran mesin digunakan, yaitu algoritma random forest (RF) untuk
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Baik kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesionalitas sehingga mampu memberikan proses pembelajaran yangBaik kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesionalitas sehingga mampu memberikan proses pembelajaran yang
UNMUH BABELUNMUH BABEL Kecelakaan lalu lintas menurut UU Nomor 22 tahun 2009 adalah suatu peristiwa di jalan raya tidak terduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan denganKecelakaan lalu lintas menurut UU Nomor 22 tahun 2009 adalah suatu peristiwa di jalan raya tidak terduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan
Useful /
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Hasil uji korelasi Spearman rho menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,689 dengan nilai p-value = 0,001, menujukkan adanya hubungan positif antara komunikasiHasil uji korelasi Spearman rho menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,689 dengan nilai p-value = 0,001, menujukkan adanya hubungan positif antara komunikasi
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Tujuan: Artikel ini memberikan gambaran umum mengenai cara storytelling dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis bagi penderita demensia. Metode:Tujuan: Artikel ini memberikan gambaran umum mengenai cara storytelling dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis bagi penderita demensia. Metode:
MRYFORMOSAPUBLISHERMRYFORMOSAPUBLISHER Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran campuran secara signifikan meningkatkan motivasi mahasiswa, khususnya dalam meningkatkan partisipasi, keterlibatanHasil menunjukkan bahwa pembelajaran campuran secara signifikan meningkatkan motivasi mahasiswa, khususnya dalam meningkatkan partisipasi, keterlibatan
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Implementasi ini memperkuat koordinasi antara guru, siswa, dan lingkungan keluarga, membuktikan bahwa pendidikan agama Islam dapat memperbaiki perilakuImplementasi ini memperkuat koordinasi antara guru, siswa, dan lingkungan keluarga, membuktikan bahwa pendidikan agama Islam dapat memperbaiki perilaku