STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan IslamTANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan IslamAqidah sebagai dasar pendidikan akhlak, dasar pendidikan akhlak bagi seorang muslim adalah aqidah yang kokoh dan ibadah yang benar, karena akhlak tersarikan dari aqidah, aqidah pun terpancarkan melalui ibadah. Karena sesungguhnya aqidah yang kokoh senantiasa menghasilkan amal atau ibadah dan ibadah pun akan menciptakan akhlakul karimah/ahlak mulia. Untuk mengatasi permasalahan di atas, maka diperlukan nilai‑nilai mata pelajaran akidah akhlak. Karena aqidah yang benar akan menuntun pada perilaku/akhlak yang benar. Jika perilaku/akhlak selalu cenderung salah dan keliru, maka dipastikan akidahnya pun rusak dan perlu pelurusan terhadap akidah yang benar sesuai dengan kehendak syari. Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan siswa, maka guru akidah akhlak mulai menggunakan beberapa bentuk metode di dalam pembelajaran accuracy yaitu metode diskusi dan keteladanan. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk usaha pencapaian implementasi nilai‑nilai aqidah dalam membentuk ahlak mulia.
Melalui penerapan program-program rutin seperti shalat sunnah, tahfidz, dan kegiatan keagamaan lainnya, siswa SMKIT Baitul Aziz Majalaya secaraقسم ph.memenuhi regulasi sekolah dan menanamkan nilai-nilai aqidah yang kokoh.Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa mengikuti prosedur ibadah dan nilai moral dengan konsisten, sehingga tercipta karakter berakhlak mulia.Implementasi ini memperkuat koordinasi antara guru, siswa, dan lingkungan keluarga, membuktikan bahwa pendidikan agama Islam dapat memperbaiki perilaku dan moral masyarakat sekolah.
Salah satu saran penelitian adalah meneliti dampak penggunaan media digital dalam pengajaran aqidah terhadap peningkatan pemahaman moral siswa. Kedua, ditelusuri seberapa efektif diskusi kelompok berbasis peer mentoring dalam memperkuat internalisasi nilai aqidah di kalangan remaja. Ketiga, diteliti pula peng maximizing peran program tahfidz juz 30 terhadap perkembangan karakter jangka panjang siswa. Penelitian ketiga ini dapat menjawab keterbatasan studi sebelumnya yang hanya menggambarkan praktik umum tanpa mengukur hasil kuantitatif. Dengan menggabungkan metodologi mixed‑methods, peneliti dapat memperoleh data yang lebih komprehensif dan generalizable. Akhirnya, hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu sekolah dalam merancang kurikulum yang lebih adaptif dan berbasis bukti, serta meningkatkan kualitas pendidikan agama di Indonesia.
| File size | 287.43 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPARUNIPAR Penelitian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.Penelitian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.
UNIVSMUNIVSM Data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam mengevaluasi keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. DataData dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam mengevaluasi keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Data
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Dari hasil observasi yang dijelaskan di atas, bahwa penyebab kesulitan belajar siswa berasal dari faktor internal, bahwa sebagian besar responden menghadapiDari hasil observasi yang dijelaskan di atas, bahwa penyebab kesulitan belajar siswa berasal dari faktor internal, bahwa sebagian besar responden menghadapi
IPTSIPTS Jenis penelitian ini menggunakan PTK (Classroom Action Research). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 100670 HutaimbaruJenis penelitian ini menggunakan PTK (Classroom Action Research). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 100670 Hutaimbaru
IPTSIPTS Selanjutnya siklus II menunjukkan hasil oservasi dari kegiatan pembelajaran sebesar 80,76% (kategori tinggi) dan rata rata 78,05% dimana 16 peserta disikSelanjutnya siklus II menunjukkan hasil oservasi dari kegiatan pembelajaran sebesar 80,76% (kategori tinggi) dan rata rata 78,05% dimana 16 peserta disik
IPTSIPTS Disimpulkan, hasil belajar siswa pada tema 7 subtema 3 dapat ditingkatkan dengan penggunaan model Talking stick pada peserta didik kelas IV SD Negeri 100670Disimpulkan, hasil belajar siswa pada tema 7 subtema 3 dapat ditingkatkan dengan penggunaan model Talking stick pada peserta didik kelas IV SD Negeri 100670
IPTSIPTS 153064 Lopian 1 Kabupaten Tapanuli Tengah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition153064 Lopian 1 Kabupaten Tapanuli Tengah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition
HAMZANWADIHAMZANWADI Hal ini dilihat berdasarkan nilai peningkatan dari hasil analisis lembar observasi kemandirian belajar mahasiswa yang mengalami peningkatan. Dilihat dariHal ini dilihat berdasarkan nilai peningkatan dari hasil analisis lembar observasi kemandirian belajar mahasiswa yang mengalami peningkatan. Dilihat dari
Useful /
UNIPARUNIPAR Hal ini dibuktikan dari hasil validasi ahli media dengan rata-rata persentase kevalidan sebesar 83,5% (kategori valid), hasil validasi ahli materi sebesarHal ini dibuktikan dari hasil validasi ahli media dengan rata-rata persentase kevalidan sebesar 83,5% (kategori valid), hasil validasi ahli materi sebesar
UNIPARUNIPAR Karena 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 sehingga 𝐻0 ditolak dan 𝐻1 diterima. Untuk pengujian Software Minitab pada taraf nyataKarena 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 sehingga 𝐻0 ditolak dan 𝐻1 diterima. Untuk pengujian Software Minitab pada taraf nyata
MRYFORMOSAPUBLISHERMRYFORMOSAPUBLISHER Penelitian ini menyelidiki pengaruh dukungan lingkungan terhadap akuisisi bahasa kedua (SLA) di Sekolah Pondok Pesantren Modern At‑Tawazun. Dengan pendekatanPenelitian ini menyelidiki pengaruh dukungan lingkungan terhadap akuisisi bahasa kedua (SLA) di Sekolah Pondok Pesantren Modern At‑Tawazun. Dengan pendekatan
MRYFORMOSAPUBLISHERMRYFORMOSAPUBLISHER Prosesnya mencakup analisis beban hidup, beban seismik, serta penulangan. Selain itu, desain sambungan antar komponen pracetak dijamin untuk mempertahankanProsesnya mencakup analisis beban hidup, beban seismik, serta penulangan. Selain itu, desain sambungan antar komponen pracetak dijamin untuk mempertahankan