MRYFORMOSAPUBLISHERMRYFORMOSAPUBLISHER

Formosa Journal of Sustainable ResearchFormosa Journal of Sustainable Research

Pembelajaran campuran (blended learning) yang menggabungkan pembelajaran daring dan tatap muka telah diterapkan secara luas di Indonesia sejak pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembelajaran campuran terhadap motivasi dan keterlibatan mahasiswa dengan menekankan tiga indikator utama: tingkat partisipasi, keterlibatan dalam diskusi, dan hasil akademik. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi langsung di sejumlah sekolah di Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran campuran secara signifikan meningkatkan motivasi mahasiswa, khususnya dalam meningkatkan partisipasi, keterlibatan dalam diskusi, serta hasil akademik. Namun, tantangan terkait akses teknologi dan kesiapan guru tetap menjadi kendala. Oleh karena itu, pendidik perlu mengintegrasikan metode asinkron dan sinkron secara seimbang serta memastikan ketersediaan materi pembelajaran yang dapat diakses kapan saja guna mendukung otonomi belajar mahasiswa.

Pembelajaran campuran terbukti meningkatkan motivasi dan keterlibatan mahasiswa di Indonesia, terutama dalam partisipasi, diskusi, dan hasil akademik.Untuk memaksimalkan dampaknya, perlu diperhatikan kendala akses teknologi serta pelatihan guru yang masih menjadi tantangan utama.Dengan mengatasi hambatan tersebut, pembelajaran campuran dapat menjadi model belajar yang lebih efektif untuk meningkatkan pencapaian akademik di masa depan.

Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan pendekatan metode campuran (mixed methods) untuk mengukur secara empiris dampak pembelajaran campuran pada motivasi dan keterlibatan mahasiswa di berbagai daerah Indonesia, sehingga dapat mengatasi keterbatasan studi literatur sebelumnya yang bersifat sekuler. Selanjutnya, perlu dilakukan penyelidikan mendalam mengenai pengaruh disparitas akses teknologi terhadap motivasi belajar mahasiswa, dengan fokus pada faktor ekonomi, infrastruktur internet, dan dukungan perangkat, guna mengidentifikasi strategi mitigasi yang tepat. Terakhir, sebuah studi longitudinal dapat dirancang untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran campuran, menilai perubahan kompetensi guru serta dampaknya terhadap hasil belajar mahasiswa selama beberapa tahun ke depan, sehingga memberikan dasar kebijakan yang kuat bagi pengembangan pendidikan berkelanjutan.

  1. The Impact of Blended Learning on Student Motivation and Engagement: A Literature Review Analysis | Formosa... mryformosapublisher.org/index.php/fjsr/article/view/15The Impact of Blended Learning on Student Motivation and Engagement A Literature Review Analysis Formosa mryformosapublisher index php fjsr article view 15
  2. Pengembangan E-Learning Berbasis Multimedia untuk Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh | Cucus | Explore:... doi.org/10.36448/jsit.v7i1.765Pengembangan E Learning Berbasis Multimedia untuk Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh Cucus Explore doi 10 36448 jsit v7i1 765
  3. PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MENGGAMBAR 2 DIMENSI MENGGUNAKAN... ejournal.upi.edu/index.php/jmee/article/view/15179PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MENGGAMBAR 2 DIMENSI MENGGUNAKAN ejournal upi edu index php jmee article view 15179
  4. Pengaruh Metode Pembelajaran Diskusi dengan Tipe Buzz Group Terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Mata... doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1347Pengaruh Metode Pembelajaran Diskusi dengan Tipe Buzz Group Terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Mata doi 10 31004 basicedu v5i5 1347
  5. Blended learning model via small private online course improves active learning and academic performance... doi.org/10.1002/ca.23818Blended learning model via small private online course improves active learning and academic performance doi 10 1002 ca 23818
Read online
File size515.17 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test