MRYFORMOSAPUBLISHERMRYFORMOSAPUBLISHER

Formosa Journal of Sustainable ResearchFormosa Journal of Sustainable Research

Konstruksi bangunan musholla memerlukan perencanaan struktural yang efisien, tahan lama, dan hemat biaya. Salah satu metode yang semakin banyak diadopsi adalah penggunaan beton pracetak, yang dikenal karena pelaksanaannya yang lebih cepat, kualitas yang terkontrol, dan limbah yang berkurang. Penelitian ini bertujuan merancang kerangka struktural musholla dengan menggunakan beton pracetak, dengan memfokuskan pada elemen‑elemen seperti balok, kolom, dan plat, sesuai dengan standar Indonesia seperti SNI 2847:2019 dan SNI 1726:2019. Prosesnya mencakup analisis beban hidup, beban seismik, serta penulangan. Selain itu, desain sambungan antar komponen pracetak dijamin untuk mempertahankan stabilitas keseluruhan. Temuan menunjukkan bahwa beton pracetak mempercepat proses konstruksi, memberikan biaya yang dapat diprediksi, serta tetap menjaga keselamatan dan kekuatan struktur, sehingga memberikan wawasan berharga bagi proyek berskala kecil hingga menengah.

Kesimpulan dari tujuan penelitian ini adalah merancang sebuah musholla di Politeknik Negeri Manado yang dapat menampung jumlah jamaah yang memadai, dengan struktur yang memenuhi standar keselamatan, ketahanan, dan kebutuhan fungsional.Desain musholla juga harus memperhatikan aspek estetika serta fleksibilitas arsitektural sesuai dengan lingkungan kampus, serta menggunakan material ramah lingkungan dan teknologi konstruksi efisien untuk mempercepat proses pembangunan dengan biaya yang efektif.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana performa jangka panjang komponen beton pracetak pada kondisi iklim tropis Indonesia, khususnya terkait daya tahan terhadap kelembaban, korosi, dan perubahan suhu, sehingga dapat menghasilkan pedoman perawatan yang lebih tepat. Selain itu, diperlukan perbandingan komprehensif antara biaya siklus hidup dan jejak lingkungan beton pracetak versus metode konstruksi konvensional untuk musholla, yang mencakup analisis material, energi, dan emisi karbon selama seluruh fase proyek. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi integrasi teknologi energi terbarukan, seperti panel surya fotovoltaik, ke dalam desain pracetak musholla untuk meningkatkan kemandirian energi dan mengurangi konsumsi listrik gedung. Penelitian juga dapat menguji penerapan sistem modular pracetak yang memungkinkan penyesuaian ruang interior sesuai kebutuhan komunitas, sehingga meningkatkan fleksibilitas fungsi musholla. Akhirnya, analisis sosial‑ekonomi terhadap dampak pembangunan musholla dengan beton pracetak terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar dapat memberikan wawasan mengenai manfaat sosial yang lebih luas.

  1. Design and Analysis Structural of a Sustainable Prayer Hall Building Using Precast Concrete | Formosa... mryformosapublisher.org/index.php/fjsr/article/view/43Design and Analysis Structural of a Sustainable Prayer Hall Building Using Precast Concrete Formosa mryformosapublisher index php fjsr article view 43
Read online
File size585.28 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test