JURNALUGNJURNALUGN
STATIKASTATIKASistem drainase merupakan rangkaian kegiatan untuk mengalirkan air permukaan maupun air tanah dari suatu daerah. Batu kali merupakan material drainase yang umum digunakan. Seiring pertumbuhan penduduk dan industri properti, kebutuhan material drainase berkualitas meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan biaya dan waktu pelaksanaan antara drainase beton pracetak U-Ditch dan drainase batu kali. Metode yang digunakan adalah Analisa Harga Satuan Pekerjaan tahun 2016. Hasil analisis menunjukkan biaya drainase batu kali adalah Rp.286.625.509,05, sedangkan drainase beton pracetak adalah Rp.354.593.600,00, dengan selisih Rp.67.968.090,75. Waktu pelaksanaan drainase batu kali adalah 56 hari, sedangkan drainase beton pracetak adalah 17 hari, dengan jumlah tukang yang sama. Drainase beton pracetak lebih efisien dalam waktu pelaksanaan dibandingkan pasangan batu kali.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa biaya pekerjaan drainase batu kali lebih murah dibandingkan drainase beton pracetak, yaitu sebesar Rp.Selain itu, waktu pelaksanaan drainase beton pracetak lebih efisien, yaitu 17 hari, dibandingkan dengan drainase batu kali yang membutuhkan waktu 56 hari dengan jumlah tukang yang sama.Dengan demikian, drainase beton pracetak menawarkan efisiensi waktu pelaksanaan yang signifikan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak lingkungan dari penggunaan material drainase, termasuk analisis siklus hidup (life cycle assessment) untuk membandingkan jejak karbon antara drainase batu kali dan beton pracetak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan desain drainase beton pracetak yang lebih inovatif dan efisien, misalnya dengan mempertimbangkan penggunaan material daur ulang atau teknologi cetak 3D untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan kekuatan struktur. Ketiga, studi komparatif perlu dilakukan dengan melibatkan berbagai jenis drainase pracetak lainnya, seperti drainase modular atau drainase dengan sistem biofiltrasi, untuk mengidentifikasi solusi drainase yang paling optimal dan berkelanjutan sesuai dengan kondisi geografis dan iklim setempat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sistem drainase yang lebih efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan.
| File size | 356.62 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-2XP |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
IAINPTKIAINPTK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi limbah plastik polypropylene (PP) sebagai bahan baku paving block. Metode yang digunakan adalah eksperimenPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi limbah plastik polypropylene (PP) sebagai bahan baku paving block. Metode yang digunakan adalah eksperimen
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Berdasarkan dari hasil penelitian, kawasan industri SIER menunjukkan nilai konsentrasi tertinggi dibandingkan dengan kawasan permukiman sehingga dapatBerdasarkan dari hasil penelitian, kawasan industri SIER menunjukkan nilai konsentrasi tertinggi dibandingkan dengan kawasan permukiman sehingga dapat
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Sedangkan untuk teknik lot sizing Economic Order Quantity (EOQ) jumlah kebutuhan material/bahan bakunya yaitu kayu klas II = Rp 12.000 dan baja ringanSedangkan untuk teknik lot sizing Economic Order Quantity (EOQ) jumlah kebutuhan material/bahan bakunya yaitu kayu klas II = Rp 12.000 dan baja ringan
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO 2017 menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi (95,52%) dibandingkan metode Sunjoto (84,45%), namun metode Sunjoto lebih efisien karena menghasilkan jumlah2017 menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi (95,52%) dibandingkan metode Sunjoto (84,45%), namun metode Sunjoto lebih efisien karena menghasilkan jumlah
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Penelitian dilakukan pada bulan Desember tahun 2022- Maret 2023. Penelitian dibedakan menjadi tiga (3) tahapan yaitu, 1. Klasifikasi penggunaan lahan,Penelitian dilakukan pada bulan Desember tahun 2022- Maret 2023. Penelitian dibedakan menjadi tiga (3) tahapan yaitu, 1. Klasifikasi penggunaan lahan,
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Karena ketidakpastian ini, para stakeholders di industri konstruksi seringkali mencari cara untuk mengalokasikan risiko tersebut kepada pihak lain, salahKarena ketidakpastian ini, para stakeholders di industri konstruksi seringkali mencari cara untuk mengalokasikan risiko tersebut kepada pihak lain, salah
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Metode analisis data menggunakan analisis kelayakan investasi BCR (Benefit Cost Ratio). Berdasarkan hasil perhitungan, nilai produktivitas excavator PC195LC-8Metode analisis data menggunakan analisis kelayakan investasi BCR (Benefit Cost Ratio). Berdasarkan hasil perhitungan, nilai produktivitas excavator PC195LC-8
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Pada penelitian ini abu serabut kelapa sebagai substitusi sebagian semen dalam campuran beton. Untuk mengatasi kesulitan pengerjaan beton tersebut digunakanPada penelitian ini abu serabut kelapa sebagai substitusi sebagian semen dalam campuran beton. Untuk mengatasi kesulitan pengerjaan beton tersebut digunakan
Useful /
JURNALUGNJURNALUGN Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar dan perbandingan biaya antara Analisa Harga Satuan Pekerjaan metode AHSP 2016 denganAdapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar dan perbandingan biaya antara Analisa Harga Satuan Pekerjaan metode AHSP 2016 dengan
UGMUGM Temuan ini menyoroti potensi model pembelajaran mesin untuk menantang asumsi statik hipotesis pasar efisien serta memberikan wawasan dalam merancang algoritmaTemuan ini menyoroti potensi model pembelajaran mesin untuk menantang asumsi statik hipotesis pasar efisien serta memberikan wawasan dalam merancang algoritma
UGMUGM Hasil kami terkonfirmasi pada sampel agregat dan sebagian besar sub‑sampel industri, sementara kami menemukan asosiasi negatif antara obligasi hijauHasil kami terkonfirmasi pada sampel agregat dan sebagian besar sub‑sampel industri, sementara kami menemukan asosiasi negatif antara obligasi hijau
UGMUGM Namun, faktor-faktor seperti tingkat kerjasama antar departemen dan keterampilan SDM turut memengaruhi tingkat keberhasilan implementasi. Penerapan teknologiNamun, faktor-faktor seperti tingkat kerjasama antar departemen dan keterampilan SDM turut memengaruhi tingkat keberhasilan implementasi. Penerapan teknologi