UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG

Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya PerairanJurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan

Penelitian ini mengadaptasi teknik akuaponik pada budidaya ikan lele dalam galon (akudalon) yang memanfaatkan galon bekas sekali pakai dan dapat diterapkan pada lahan sempit dengan penggunaan air minimal. Selama dua bulan, benih ikan lele berukuran 6‑7 cm diteliti dengan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan empat perlakuan: kontrol, serta akudalon dengan sayur kangkung, bayam Brazil, dan bayam, masing‑masing tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (TKH), laju pertumbuhan spesifik (LPS), dan kualitas air. Hasil menunjukkan bahwa akudalon dengan sayur kangkung memberikan TKH tertinggi (95,56 %), LPS tertinggi (3,74 % bobot tubuh/hari), serta panen sayur setiap 28 hari, menjadikannya solusi potensial bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi melalui budidaya simultan ikan dan sayuran.

Teknik budidaya ikan lele dengan sistem akuaponik dalam galon (akudalon) yang dikombinasikan dengan sayuran kangkung menghasilkan tingkat kelangsungan hidup tertinggi (95,56 %) dan laju pertumbuhan spesifik tertinggi (3,74 % per hari).Selain itu, waktu panen sayuran kangkung yang singkat (setiap 28 hari) menunjukkan efisiensi produksi yang tinggi.Oleh karena itu, akudalon berbasis kangkung berpotensi menjadi solusi alternatif yang efektif untuk meningkatkan produksi ikan lele di lahan terbatas.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan berbagai jenis tanaman air lainnya, seperti selada air atau pak choi, terhadap kualitas air dan pertumbuhan ikan lele dalam sistem akudalon, sehingga dapat mengidentifikasi kombinasi tanaman optimal untuk peningkatan produktivitas. Selain itu, penting untuk menilai keberlanjutan jangka panjang akudalon dengan memantau siklus daur ulang air dan keseimbangan nutrisi selama beberapa generasi ikan, guna memastikan stabilitas ekosistem mini dan mengurangi risiko akumulasi zat berbahaya. Selanjutnya, studi biaya‑manfaat dan analisis skalabilitas akudalon pada konteks rumah tangga perkotaan versus usaha budidaya skala kecil perlu dilakukan untuk menilai kelayakan ekonomi, potensi adopsi sosial, serta faktor-faktor pendukung dan penghalang dalam penerapan luas teknologi ini.

  1. Penambahan Tepung Maggot Pada Pelet Tepung Komersil Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Patin Pangasius hypophthalmus... jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/ikan/article/view/6990Penambahan Tepung Maggot Pada Pelet Tepung Komersil Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Patin Pangasius hypophthalmus jurnal univpgri palembang ac index php ikan article view 6990
Read online
File size633.74 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test