FISIKAFISIKA

Journal of the Physical Society of IndonesiaJournal of the Physical Society of Indonesia

Proses pertumbuhan dan perkembangan anggrek cymbidium memerlukan pH tanah sekitar 5,5-6,5. Jika tidak, akan menyebabkan penyerapan nutrisi rendah, yang berakibat daun menjadi kuning dan pertumbuhan lambat, sedangkan pH yang terlalu tinggi dapat menyebabkan akar tanaman mati. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan desain otomasi pH tanah berbasis IoT menggunakan sensor pH tanah SKJ-001 untuk menjaga stabilitas pH tanah dan mengurangi kegagalan pertumbuhan dan perkembangan anggrek akibat pH tanah yang tidak stabil. Desain otomasi pH tanah berbasis IoT memungkinkan pemantauan kondisi pH tanah secara jarak jauh melalui smartphone yang telah mengunduh aplikasi Blynk. Desain otomasi pH tanah terdiri dari sensor pH tanah SKJ-001 untuk mengukur pH tanah, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur tinggi larutan, dan pompa 5 VDC untuk mengedarkan larutan NaOH dan HCl untuk menstabilkan pH. Sistem otomasi pH tanah ini telah diuji pada sepuluh sampel tanah dengan akurasi rata-rata 98,606%, presisi rata-rata 99,192%, dan kesalahan rata-rata 0,581%. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa sistem otomasi pH tanah berbasis IoT efektif dan andal dalam menjaga stabilitas pH tanah, sehingga mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal anggrek cymbidium.

A soil pH automation system for orchid plants has been designed using the SKJ-001 soil pH sensor, the HC-SR04 ultrasonic sensor, a 5-volt pump, and a relay, utilizing the NodeMCU ESP32 microcontroller.The average accuracy value obtained is 98.606%, the average precision value is 99.176%, and the average error is 0.Based on the soil pH measurement data obtained using the SKJ-001 sensor, processed by programming through the Arduino IDE and Blynk, and compared to the VT-05 soil pH moisture meter, the instrument meets the eligibility standards with an error of less than 5%.The measurement data can be downloaded in CSV format through Blynk and processed using Excel.The operation of the soil pH automation system can be monitored through the Blynk application, which sends soil pH data, solution height, and pump activity notifications from the NodeMCU ESP32 microcontroller via the internet for real-time remote monitoring.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: . . 1. Mengembangkan sistem otomasi pH tanah yang lebih canggih dengan menambahkan fitur-fitur tambahan seperti pengendalian kelembaban tanah, suhu, dan cahaya. Hal ini dapat membantu menjaga kondisi optimal untuk pertumbuhan tanaman anggrek.. . 2. Menerapkan sistem otomasi pH tanah ini pada skala yang lebih besar, seperti di kebun anggrek komersial atau di area pertanian yang luas. Dengan demikian, sistem ini dapat membantu petani dalam mengelola pH tanah secara efisien dan efektif.. . 3. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan kinerja sistem otomasi pH tanah, seperti meningkatkan akurasi sensor pH tanah, meningkatkan kecepatan respons sistem, dan meningkatkan kemampuan sistem dalam menangani kondisi tanah yang bervariasi. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi lebih andal dan akurat dalam menjaga stabilitas pH tanah.

  1. Automation of Orchid Soil pH Using IoT-Based Soil pH Sensor (SKJ-001) | Journal of the Physical Society... journal.fisika.or.id/index.php/jpsi/article/view/47Automation of Orchid Soil pH Using IoT Based Soil pH Sensor SKJ 001 Journal of the Physical Society journal fisika index php jpsi article view 47
Read online
File size835.29 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test