UNIVAUNIVA

AGRISENTRUMAGRISENTRUM

Ikan lele merupakan salah satu komoditas penting ikan air tawar dengan produksi yang meningkat dari tahun ke tahun. Agribisnis ikan lele kini tengah berkembang pesat, salah satunya di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Para petani ikan lele dumbo di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa tidak pernah melakukan analisis usaha sebagai sumber pengetahuan atas besarnya produksi, penerimaan dan pendapatan mereka atas usaha budidaya ikan lele yang dijalankan. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis usaha, sehingga peneliti dapat melihat apakah usaha budidaya ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa berpotensi menguntungkan atau merugi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh biaya pakan, biaya benih, biaya tenaga kerja, dan luas tambak terhadap pendapatan peternak ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) di daerah penelitian, mengetahui besarnya pendapatan peternak ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) di daerah penelitian, dan mengetahui apakah usaha peternak ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) layak diusahakan di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah metode penelitian dengan komponen Regresi Linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak faktor produksi biaya benih (X1), biaya pakan (X2), biaya tenaga kerja (X3), biaya penyusutan alat (X4) dan luas tambak (X5) yang digunakan oleh peternak ikan lele dumbo berpengaruh nyata terhadap pendapatan peternak. Secara parsial, usaha peternak ikan lele dumbo dengan faktor produksi biaya benih (X1), biaya pakan (X2), biaya penyusutan alat (X4) dan luas tambak (X5) berpengaruh nyata terhadap pendapatan peternak ikan lele dumbo, sedangkan biaya tenaga kerja (X3) tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan. Keuntungan peternak ikan lele dumbo di daerah penelitian sebesar Rp. 4.588.283 /produksi. Usaha peternak ikan lele dumbo layak untuk diusahakan di daerah penelitian dikarenakan nilai R/C Rasio yang diperoleh lebih besar dari satu (R/C Rasio > 1), yaitu 1.51 > 1.

Secara serempak, faktor produksi biaya benih, biaya pakan, biaya tenaga kerja, biaya penyusutan alat, dan luas tambak berpengaruh nyata terhadap pendapatan peternak.Keuntungan peternak ikan lele dumbo di daerah penelitian adalah sebesar Rp.Usaha peternak ikan lele dumbo layak untuk diusahakan di daerah penelitian karena nilai R/C Ratio lebih besar dari satu.

Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggunaan pakan alternatif untuk menekan biaya produksi, mengingat biaya pakan merupakan faktor yang signifikan mempengaruhi pendapatan peternak. Selain itu, penelitian mengenai optimalisasi luas tambak dan kepadatan tebar ikan lele perlu dilakukan untuk memaksimalkan produksi per unit lahan. Terakhir, studi mengenai penerapan teknologi budidaya yang lebih modern, seperti sistem bioflok atau recirculating aquaculture system (RAS), dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas ikan lele dumbo, serta mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan budidaya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif bagi peternak ikan lele dumbo dalam meningkatkan produktivitas dan keuntungan usaha mereka, serta mendukung keberlanjutan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Deli Serdang.

Read online
File size355.46 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test