IAIYASNIBUNGOIAIYASNIBUNGO
403 Forbidden403 ForbiddenPenelitian ini mengkaji paradoks antara nilai-nilai religius yang diajarkan dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan realitas fenomena bullying di institusi pendidikan Provinsi Jambi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, penelitian ini menganalisis efektivitas pendidikan agama Islam dalam mengatasi perilaku bullying di kalangan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 45 informan meliputi guru, siswa, dan stakeholder pendidikan, serta observasi di 15 institusi pendidikan se-Provinsi Jambi. Temuan penelitian mengungkapkan paradoks signifikan: meskipun pendidikan agama dilaksanakan secara intensif, insiden bullying tetap terjadi dengan frekuensi tinggi. Paradoks ini muncul karena beberapa faktor: (1) kesenjangan antara pengajaran normatif dan implementasi praktis, (2) inkonsistensi pendekatan pembentukan karakter, (3) integrasi nilai-nilai religius dengan perilaku sosial yang belum optimal, dan (4) sistem pengawasan implementasi pendidikan agama yang lemah. Penelitian menyimpulkan bahwa pendidikan agama Islam memerlukan reformasi fundamental dalam metodologi, pendekatan, dan sistem evaluasi untuk dapat secara efektif mengatasi fenomena bullying dan mewujudkan nilai-nilai religius yang autentik dalam perilaku keseharian siswa.
Berdasarkan analisis komprehensif terhadap paradoks nilai religius dalam konteks pendidikan agama Islam dan fenomena bullying di Provinsi Jambi, dapat disimpulkan bahwa.Pertama, paradoks antara nilai religius dan realitas perilaku siswa merupakan manifestasi dari kegagalan sistem pendidikan agama Islam dalam mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang dan berkelanjutan.Kedua, efektivitas pendidikan agama Islam dalam mengatasi bullying tergantung pada konsistensi metodologi pembelajaran, keteladanan pendidik, sistem evaluasi yang komprehensif, dan sinergi dengan lingkungan keluarga dan masyarakat.Ketiga, reformasi pendidikan agama Islam harus diarahkan pada pengembangan pendekatan holistik yang tidak hanya menekankan transfer pengetahuan, tetapi juga transformasi karakter melalui internalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan praktis siswa.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana penerapan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dapat menurunkan tingkat bullying, dengan membandingkan hasil di beberapa sekolah yang mengimplementasikan metode tersebut secara intensif. Selain itu, penting untuk meneliti pengaruh keteladanan guru yang konsisten terhadap perilaku siswa, dengan membandingkan sekolah yang memiliki program pengembangan spiritual guru versus sekolah yang tidak, guna mengetahui dampaknya terhadap fenomena bullying. Selanjutnya, studi longitudinal dapat difokuskan pada efektivitas program kemitraan antara keluarga dan sekolah yang mengintegrasikan nilai‑nilai religius dalam upaya pencegahan bullying, serta mengidentifikasi faktor‑faktor yang mempengaruhi keberlangsungan program tersebut. Penelitian komparatif antar provinsi dengan latar budaya sosial yang berbeda juga dapat memberikan wawasan tentang variasi implementasi nilai religius dalam pendidikan karakter. Akhirnya, pengembangan model teoritis baru yang menggabungkan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam konteks pendidikan agama dapat diuji secara empiris untuk menilai kontribusinya dalam meningkatkan karakter siswa. Semua pendekatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih holistik tentang strategi efektif untuk mengatasi bullying melalui pendidikan agama Islam.
| File size | 256.58 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWAHAUNWAHA Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis layanan dengan menggabungkan praktik langsung, pembelajaran partisipatif, dan refleksi untuk memperkuatMetode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis layanan dengan menggabungkan praktik langsung, pembelajaran partisipatif, dan refleksi untuk memperkuat
POLTESAPOLTESA Setelah melakukan pembelajaran secara online siswa memiliki kesempatan untuk bermain game online, yang tak jarang membuat siswa terlena bahkan tidak mengerjakanSetelah melakukan pembelajaran secara online siswa memiliki kesempatan untuk bermain game online, yang tak jarang membuat siswa terlena bahkan tidak mengerjakan
IAIN BONEIAIN BONE Sistem reward dilakukan melalui program Best of Student serta pemberian bintang kebaikan, yang memberikan dorongan besar bagi siswa untuk menjalani perilakuSistem reward dilakukan melalui program Best of Student serta pemberian bintang kebaikan, yang memberikan dorongan besar bagi siswa untuk menjalani perilaku
UPUP Peningkatan pengetahuan sebesar 17,96% menunjukkan bahwa pendekatan edukatif interaktif dengan media visual mampu membentuk sikap anti-rokok di kalanganPeningkatan pengetahuan sebesar 17,96% menunjukkan bahwa pendekatan edukatif interaktif dengan media visual mampu membentuk sikap anti-rokok di kalangan
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Keberhasilan penerapan kedua strategi ini sangat bergantung pada keseimbangan, relevansi, ketepatan waktu, serta sifat edukatif tanpa dipengaruhi emosi.Keberhasilan penerapan kedua strategi ini sangat bergantung pada keseimbangan, relevansi, ketepatan waktu, serta sifat edukatif tanpa dipengaruhi emosi.
PENERBITPENERBIT Hal ini menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai tersebut efektif dalam membentuk karakter siswa yang menghargai perbedaan dan mampu hidup berdampinganHal ini menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai tersebut efektif dalam membentuk karakter siswa yang menghargai perbedaan dan mampu hidup berdampingan
UNSIKAUNSIKA Upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar harus dimulai sejak usia dini. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakanUpaya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar harus dimulai sejak usia dini. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan
UNCMUNCM Dimana dalam penyebaran angket siswa didapat 2 siswa memiliki kriteria cukup baik dengan persentase 10%, 12 siswa memiliki kriteria baik dengan persentaseDimana dalam penyebaran angket siswa didapat 2 siswa memiliki kriteria cukup baik dengan persentase 10%, 12 siswa memiliki kriteria baik dengan persentase
Useful /
PERBANASPERBANAS Komitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). Kepuasan kerja memiliki pengaruh positifKomitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). Kepuasan kerja memiliki pengaruh positif
POLTEKBAUBAUPOLTEKBAUBAU Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS versi 26 untuk mengevaluasi pengaruh parsial dan simultan variabel pada keputusanAnalisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS versi 26 untuk mengevaluasi pengaruh parsial dan simultan variabel pada keputusan
POLTEKBAUBAUPOLTEKBAUBAU Variabel perikanan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap variabel dependen. Hasil uji koefisien determinasi sebesar 0,878 menunjukkan bahwaVariabel perikanan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap variabel dependen. Hasil uji koefisien determinasi sebesar 0,878 menunjukkan bahwa
POLTESAPOLTESA Fakta di lapangan juga menampilkan kelemahan system yang ada sekarang yaitu tidak efektif dan efisien karena pada proses peminjaman barang asset LaboratoriumFakta di lapangan juga menampilkan kelemahan system yang ada sekarang yaitu tidak efektif dan efisien karena pada proses peminjaman barang asset Laboratorium