E SIBERE SIBER

Siber International Journal of Advanced Law (SIJAL)Siber International Journal of Advanced Law (SIJAL)

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana sebuah akta dikatakan sesuai dengan persyaratan formal dan materiil serta apa konsekuensi dan status hukum dari akta yang tidak memenuhi persyaratan formal dan materiil. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer berupa Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris, bahan hukum sekunder berupa buku, artikel dan jurnal terkait. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini adalah bahwa akta notaris termasuk Akta Perjanjian Jual Beli harus memenuhi persyaratan dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Pasal 38, Pasal 39, dan Pasal 40 UUJN. Hasil pembahasan kedua adalah bahwa akta yang tidak memenuhi persyaratan Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Pasal 38,39 dan 40 UUJN memiliki kekuatan bukti yang sama dengan akta pribadi.

PPJB adalah perjanjian awal, sehingga biasanya perjanjian tersebut berisi janji dari pihak-pihak yang mengandung ketentuan di mana kondisi sebenarnya untuk jual beli telah terpenuhi.Yang dalam penulisan akta PPJB harus berdasarkan Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata sebagai persyaratan formal dan materiil dan memenuhi Unsur-unsur dalam Pasal 38, 39, dan 40 UUJN.Ketentuan yang diatur dalam Pasal 41, menjelaskan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38, Pasal 39, dan Pasal 40 berakibat akta hanya memiliki kekuatan bukti sebagai akta pribadi.Sejalan dengan Pasal 41, Moechthar mengatakan bahwa jika ketentuan ini dilanggar, akan berakibat akta hanya memiliki kekuatan bukti sebagai akta pribadi atau akta menjadi batal demi hukum.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian tentang implikasi hukum dari pelanggaran terhadap persyaratan formal dan materiil dalam pembuatan akta. Kedua, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang kekuatan bukti akta yang tidak memenuhi persyaratan tersebut dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi proses penyelesaian sengketa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak dari ketidakjelasan legalitas akta terhadap kepastian hukum dan bagaimana hal ini dapat diatasi.

  1. Vol. 3 No. 1 (2025): Siber International Journal of Advanced Law (July - September 2025) | Siber International... doi.org/10.38035/sijal.v3i1Vol 3 No 1 2025 Siber International Journal of Advanced Law July September 2025 Siber International doi 10 38035 sijal v3i1
Read online
File size272.37 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test