MEJAILMIAHMEJAILMIAH
Adagium: Jurnal Ilmiah HukumAdagium: Jurnal Ilmiah HukumTulisan ini membahas sejauh mana peraturan dan hukum dapat melindungi anak‑anak penyandang disabilitas dari kekerasan, terutama dari orang yang berniat menyakiti mereka. Fokus utama adalah Undang‑Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang‑Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya Pasal 473 yang mengatur tentang ancaman hukuman bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak dan penyandang disabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan menganalisis sumber data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, seperti buku, jurnal akademik, serta sumber daring yang kredibel. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis kualitatif untuk memahami secara komprehensif mengenai perlindungan hukum bagi anak dan penyandang disabilitas. Pasal 473 mengatur bahwa pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak dan penyandang disabilitas akan diancam dengan hukuman penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama lima belas tahun, serta denda golongan IV hingga VII. Penegak hukum harus mengambil langkah tegas untuk menegakkan perlindungan hukum ini, menjamin keselamatan fisik dan psikologis mereka dari segala bentuk ancaman.
Indonesia telah mengeluarkan peraturan penting, termasuk Undang‑Undang Nomor 1 Tahun 2023, untuk melindungi anak penyandang disabilitas dari kekerasan seksual.Namun, masih terdapat kasus di mana pelaku tidak terdeteksi atau hukum tidak cukup tegas, terutama karena persepsi bahwa anak berkebutuhan khusus tidak akan melaporkan.Oleh karena itu, diperlukan hukuman yang lebih berat serta peningkatan peran polisi dan lembaga terkait untuk memastikan perlindungan yang efektif dan menciptakan masyarakat yang lebih aman.
Penelitian selanjutnya dapat diarahkan pada tiga aspek penting. Pertama, bagaimana efektivitas penerapan Pasal 473 KUHP dalam praktik penegakan hukum di berbagai daerah di Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi perbedaan prosedur dan tantangan lapangan? Kedua, apa saja hambatan yang dihadapi anak penyandang disabilitas dalam melaporkan kekerasan seksual, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan observasi untuk memahami faktor psikologis, sosial, dan struktural yang menghalangi pelaporan? Ketiga, sejauh mana program edukasi berbasis masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dan pencegahan kekerasan seksual di kalangan keluarga dan lingkungan sekitar anak penyandang disabilitas, serta mengukur perubahan perilaku setelah intervensi. Dengan menjawab ketiga pertanyaan tersebut, penelitian akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang cara memperkuat perlindungan hukum, meningkatkan akses pelaporan, dan memperluas upaya pencegahan di tingkat lokal.
| File size | 383.67 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Indikasi utama kegiatan atau layanan yang diberikan oleh sanggar bersifat umum yakni cenderung pada kegiatan terapis dasar. Kegiatan berbasis keterampilanIndikasi utama kegiatan atau layanan yang diberikan oleh sanggar bersifat umum yakni cenderung pada kegiatan terapis dasar. Kegiatan berbasis keterampilan
GERAKANEDUKASIGERAKANEDUKASI Nilai N-Gain sebesar 0,63 menunjukkan bahwa efektivitas intervensi berada pada kategori sedang, sedangkan nilai Cohens d sebesar 1,29 menunjukkan ukuranNilai N-Gain sebesar 0,63 menunjukkan bahwa efektivitas intervensi berada pada kategori sedang, sedangkan nilai Cohens d sebesar 1,29 menunjukkan ukuran
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 265Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 265
PUBLINEPUBLINE Diabetes Mellitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang meningkat di Indonesia. Pencegahan dini menjadi langkah strategisDiabetes Mellitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang meningkat di Indonesia. Pencegahan dini menjadi langkah strategis
UINSAIDUINSAID Namun, pengembangan fintech syariah masih menghadapi hambatan signifikan, antara lain rendahnya literasi digital dan syariah, fragmentasi regulasi, sertaNamun, pengembangan fintech syariah masih menghadapi hambatan signifikan, antara lain rendahnya literasi digital dan syariah, fragmentasi regulasi, serta
UNDIKSHAUNDIKSHA Kelayakan lembaga penelitian ini dilihat dari judul, abstrak, metodologi penelitian, hasil, dan pembahasan. Hasil Kajian disajikan dalam bentuk narasi,Kelayakan lembaga penelitian ini dilihat dari judul, abstrak, metodologi penelitian, hasil, dan pembahasan. Hasil Kajian disajikan dalam bentuk narasi,
UINSIUINSI Artikel ini mengeksplorasi pernikahan dini di Madura. Pernikahan dini menyebabkan masalah psikologis dan kerugian fisik dan materi yang tidak selaras denganArtikel ini mengeksplorasi pernikahan dini di Madura. Pernikahan dini menyebabkan masalah psikologis dan kerugian fisik dan materi yang tidak selaras dengan
IAIDAIAIDA Namun pada kenyataannya masih terdapat manusia yang mengalami kesulitan memperoleh kesempatan berlatih dan mengembangkan diri dengan keterampilan baruNamun pada kenyataannya masih terdapat manusia yang mengalami kesulitan memperoleh kesempatan berlatih dan mengembangkan diri dengan keterampilan baru
Useful /
BPSKALBARBPSKALBAR Secara deskriptif, total kasus baru HIV/AIDS menunjukkan kecenderungan menurun dari 453 kasus pada tahun 2022 menjadi 297 kasus pada tahun 2025.meskipunSecara deskriptif, total kasus baru HIV/AIDS menunjukkan kecenderungan menurun dari 453 kasus pada tahun 2022 menjadi 297 kasus pada tahun 2025.meskipun
UINSAUINSA Selanjutnya, rekonstruksi dilakukan untuk membentuk citra dan persepsi positif terhadap Zheng He serta merekonstruksi representasi budaya Tionghoa danSelanjutnya, rekonstruksi dilakukan untuk membentuk citra dan persepsi positif terhadap Zheng He serta merekonstruksi representasi budaya Tionghoa dan
UINSAUINSA Artikel ini membahas apakah perbedaan kepemimpinan partai tersebut menyebabkan variasi kebijakan luar negeri Australia terhadap Indonesia. Kebijakan luarArtikel ini membahas apakah perbedaan kepemimpinan partai tersebut menyebabkan variasi kebijakan luar negeri Australia terhadap Indonesia. Kebijakan luar
UAJMUAJM Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif, kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkanData yang terkumpul dianalisis secara deskriptif, kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan