ISI SURAKARTAISI SURAKARTA

Abdi SeniAbdi Seni

Sanggar Inklusi Anugerah Aulia merupakan ruang pelayanan terpadu tumbuh kembang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang membantu orang tua dalam mengetahui permasalahan pada anak secara tepat dan akurat, sehingga diperoleh penatalaksanaan yang sesuai dengan kebutuhan ABK dan keluarga. Permasalahan yang dihadapi adalah masih banyak warga ABK di sekitar sanggar yang belum berkenan bergabung. Indikasi utama kegiatan atau layanan yang diberikan oleh sanggar bersifat umum yakni cenderung pada kegiatan terapis dasar. Kegiatan berbasis keterampilan yang mampu meningkatkan kemampuan ABK, lebih khusus di bidang seni rupa sebagai sarana pengembangan diri masih sangat minim dilakukan. Workshop Finger Painting dengan pewarna aroma buah-buahan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan motivasi secara langsung pada penyandang disabilitas khususnya dalam upaya peningkatan kemampuan motorik halus anak berkebutuhan khusus. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan workshop ini menerapkan metode multi sensori dengan pendekatan bermain. Kegiatan workshop dirancang untuk memberikan dampak positif yang holistik: 1) pelaksana memperoleh ruang untuk melakukan pengabdian masyarakat atas ilmu yang telah ditemukan dan diolah di laboratorium kampus; 2) teman-teman ABK binaan Sanggar Inklusi Anugerah Aulia mendapatkan pengetahuan; pengalaman, art terapi, berkarya dan motivasi untuk terus berkreativitas; 3) pengurus sanggar memperoleh upgrading ilmu hingga bekal untuk memetakan kembali pelayanan berbasis art terapi atau keterampilan di bidang seni rupa; 4) karya yang dihasilkan oleh ABK dalam workshop ini mampu hadir sebagai pemicu lahirnya produk-produk kreatif dan estetik yang terhimpun dalam layanan Sanggar Inklusi Anugerah Aulia.

Kegiatan PKM ISI Surakarta di Sanggar Inklusi Anugerah Aulia tahun 2022 berhasil dilaksanakan dengan lancar dan memberikan dampak positif secara holistik, membuktikan bahwa media finger painting beraroma buah layak, aman, dan nyaman untuk ABK.Peserta workshop memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan motivasi sehingga menghasilkan karya yang kaya ekspresi, kreativitas, dan nilai estetika, yang mencerminkan peningkatan kemampuan motorik halus dan kepercayaan diri.Inovasi ini terbukti ekonomis dan dapat direplikasi sebagai program khusus seni rupa inklusif, menjadikannya ciri khas pelayanan sanggar serta peluang wirausaha yang berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas penggunaan pewarna aroma buah dalam finger painting dibandingkan dengan finger painting konvensional dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak berkebutuhan khusus, dengan desain eksperimental berjangka panjang. Selain itu, studi longitudinal dapat mengeksplorasi dampak terapi seni multisensori berbasis aroma terhadap perkembangan sosial‑emosional dan kemampuan komunikatif ABK selama beberapa tahun setelah intervensi. Selanjutnya, diperlukan penelitian pengembangan model skala besar yang memungkinkan replikasi program finger painting beraroma buah di berbagai sanggar inklusi di Indonesia, termasuk analisis kelayakan ekonomi, aspek produksi massal, dan strategi pemasaran produk sebagai usaha sosial berbasis wirausaha. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan landasan ilmiah yang kuat untuk memperluas penerapan art therapy inklusif dan meningkatkan kualitas layanan bagi anak berkebutuhan khusus.

Read online
File size813.84 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test