STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO

Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan AnakAl-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak

Pembelajaran Fisik Motorik yang diberikan pada tingkat Taman kanak-kanak, dimana kita sebagai guru dituntut untuk mengembangkan fisik motorik anak dengan didukung media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, terutama fisik motoric halus anak agar anak terbiasa menggerakkan jari jemarinya dengan lincah Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengenalkan cara mewarnai dengan jari jemari pada anak dengan memadukan media Finger painting dapat mengembangkan kelincahan anak usia dini di TK ABA V. Dampak hasil penelitian adalah finger painting bermanfaat dalam mengembangkan fisik motoric halus anak, mengembangkan imajinasi dengan cara pemberian warna tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini melalui finger painting. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung dan pencatatan dokumentatif.

Dari analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan finger painting dalam pembelajaran efektif membantu mengembangkan motorik halus anak, karena kegiatan ini mampu meningkatkan rasa bangga anak terhadap karya yang dihasilkan sendiri dan secara positif memengaruhi perkembangan otot tangan.Penelitian di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal V menunjukkan bahwa finger painting berkontribusi pada peningkatan fisik motorik halus siswa kelompok A.Penilaian observasi menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus I (70% Belum Berkembang, 30% Mulai Berkembang) ke siklus II (40% Berkembang Sesuai Harapan, 60% Berkembang Sangat Baik), yang mengindikasikan bahwa penelitian ini telah mencapai tingkat ketuntasan yang diharapkan.

Melihat potensi besar finger painting dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini, penelitian lanjutan dapat mendalami beberapa aspek krusial. Salah satu arah studi yang menarik adalah untuk menguji efektivitas variasi media dan teknik dalam finger painting; misalnya, dapat diteliti apakah penggunaan bahan pewarna alami atau tekstur yang berbeda, atau kombinasi finger painting dengan teknik seni lainnya seperti stamping atau kolase, dapat memberikan stimulasi yang lebih kaya dan signifikan terhadap koordinasi mata-tangan, kekuatan otot jari, serta ekspresi kreatif anak dibandingkan metode konvensional. Selain itu, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari intervensi finger painting ini: apakah anak-anak yang secara rutin terlibat dalam kegiatan ini menunjukkan kesiapan menulis yang lebih baik, kemandirian dalam tugas sehari-hari, dan kemampuan pemecahan masalah yang lebih tinggi saat mereka memasuki jenjang pendidikan selanjutnya? Memahami keberlanjutan manfaat ini akan memberikan bukti yang lebih kuat tentang pentingnya kegiatan ini. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran lingkungan belajar dan dukungan orang tua; pertanyaan yang relevan adalah bagaimana lingkungan rumah yang mendukung, atau pelatihan singkat bagi orang tua tentang cara memfasilitasi kegiatan finger painting secara efektif, dapat mempengaruhi tidak hanya perkembangan motorik halus anak tetapi juga ikatan emosional dan kepercayaan diri mereka. Menggabungkan perspektif ini akan menghasilkan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk optimalisasi pengembangan anak.

  1. ANALISIS KEGIATAN BIMBINGAN BELAJAR PADA ANAK USIA DINI DALAM KREATIVITAS PEMBELAJARAN FINGER PAINTING... journal.uir.ac.id/index.php/generasiemas/article/view/2749ANALISIS KEGIATAN BIMBINGAN BELAJAR PADA ANAK USIA DINI DALAM KREATIVITAS PEMBELAJARAN FINGER PAINTING journal uir ac index php generasiemas article view 2749
  2. Pengaruh Metode Eksperimen Sains Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun | Jurnal Obsesi :... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/1735Pengaruh Metode Eksperimen Sains Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5 6 Tahun Jurnal Obsesi obsesi index php obsesi article view 1735
Read online
File size233.58 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test