STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO

Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan AnakAl-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak

Keluarga merupakan peran utama dalam kehidupan seorang anak. Keluarga memiliki pengaruh besar dalam tumbuh kembang anak, baik itu perkembangan fisik, emosional, dan sosial. Jika dalam keluarga mengalami keretakan, tentunya itu akan berpengaruh bagi psikis anak tersebut. Dampak yang akan sangat dirasakan oleh seorang anak setelah perceraian adalah perasaan kehilangan salah satu sosok orang tua yang biasanya bertemu setiap hari di dalam rumah. Dalam penelitian ini dijelaskan faktor – faktor yang menjadi pemicu terjadinya broken home serta dampaknya pada psikologis anak. Metode penelitian dalam penulisan ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis berbagai permasalahan dalam keluarga broken home.

Dari hasil penelitian yang dapat disimpulkan bahwa suatu keluarga seharusnya menjadi sandaran ter nyaman bagi seorang anak, serta rumah yang indah untuk anak sebab dengan keharmonisan yang ada didalam rumah tersebut seorang anak akan mempunyai tempat pulang dengan nyaman.Faktor terbesar terjadinya keretakan dalam keluarga atau broken home tersebut tidak lain yaitu pertengkaran, perdebatan yang biasanya disebabkan karena faktor ekonomi, orang ke tiga dan lain lainnya.Maka dari itu bersyukur adalah jalan satu satunya dalam menjalankan skenario kehidupan ini.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi coping yang efektif bagi anak-anak korban broken home dalam menghadapi tekanan psikologis. Hal ini penting untuk memahami bagaimana anak-anak ini beradaptasi dan mengatasi masalah yang mereka hadapi. Kedua, penelitian kuantitatif dengan skala besar dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor protektif yang dapat mengurangi dampak negatif broken home terhadap perkembangan anak. Faktor-faktor ini dapat berupa dukungan sosial dari keluarga besar, teman sebaya, atau guru. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan psikologis anak-anak korban broken home dalam jangka panjang, serta mengidentifikasi potensi risiko dan peluang yang mereka hadapi seiring bertambahnya usia. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman dan kebutuhan anak-anak korban broken home, kita dapat mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk membantu mereka mencapai kesejahteraan psikologis dan sosial.

  1. https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/psy. pemaknaan kebahagiaan remaja broken home psympathic jurnal... journal.uinsgd.ac.id/index.php/psy/article/view/1956journal uinsgd ac index php psy pemaknaan kebahagiaan remaja broken home psympathic jurnal journal uinsgd ac index php psy article view 1956
  2. Bot Verification. bot verification verifying robot doi.org/10.37411/jjce.v1i1.92Bot Verification bot verification verifying robot doi 10 37411 jjce v1i1 92
Read online
File size235.13 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test