JOURNAL GABSJOURNAL GABS

Global Advances in Business StudiesGlobal Advances in Business Studies

Penelitian ini menyelidiki bagaimana masyarakat Sabah memahami dan merespons risiko siber saat menggunakan perbankan mobile. Penelitian ini menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan berfokus pada empat faktor utama: kesadaran dan perilaku pengguna (UAB), keamanan perangkat mobile (MDS), fitur keamanan aplikasi perbankan (BASF), dan ancaman siber (CT). Sebanyak 350 kuesioner didistribusikan dan 286 respons valid dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa UAB, MDS, dan BASF berperan signifikan dalam membentuk kesadaran risiko siber (CRA), sedangkan CT memiliki efek langsung yang kecil hingga tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatkan pendidikan pengguna dan mempromosikan praktik keamanan sangat penting, sama seperti pengamanan teknis. Secara khusus, meningkatkan literasi digital di antara pengguna yang kurang canggih teknologi, memastikan fitur keamanan mudah digunakan, dan memperkuat perlindungan perangkat dapat membantu mengurangi risiko siber. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi pendidikan yang berfokus pada pengguna dan standar keamanan yang lebih kuat diperlukan untuk meningkatkan keamanan layanan perbankan mobile secara keseluruhan.

Penelitian ini mengungkapkan faktor-faktor kritis yang mempengaruhi kesadaran risiko siber di antara pengguna perbankan mobile di Sabah.Hubungan positif yang signifikan antara kesadaran dan perilaku pengguna (UAB), keamanan perangkat mobile (MDS), dan kesadaran risiko siber (CRA) menekankan pentingnya mendidik pengguna dan mempromosikan praktik keamanan.Meskipun fitur keamanan aplikasi perbankan (BASP) memainkan peran, dampaknya kurang menonjol, menunjukkan kebutuhan untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman pengguna terhadap fitur-fitur ini.Efek yang tidak signifikan dari ancaman siber (CT) terhadap CRA menunjukkan kesenjangan dalam persepsi risiko yang memerlukan strategi komunikasi yang ditargetkan.Secara keseluruhan, temuan ini menekankan bahwa meskipun pengukuran keamanan teknis sangat penting, faktor manusia tetap menjadi kunci dalam mengurangi risiko siber.Dengan meningkatkan pendidikan pengguna dan mempromosikan praktik keamanan yang kuat, institusi keuangan dapat meningkatkan keamanan layanan perbankan mobile secara signifikan.

Untuk meningkatkan keamanan siber dalam perbankan mobile, penting untuk menerapkan program pendidikan komprehensif yang meningkatkan kesadaran tentang ancaman umum dan praktik terbaik. Program-program ini harus menyesuaikan diri dengan kelompok demografis yang beragam, terutama mereka dengan literasi digital yang lebih rendah di daerah pedesaan. Institusi keuangan juga harus meningkatkan antarmuka pengguna aplikasi perbankan agar fitur keamanan seperti autentikasi dua faktor lebih mudah diakses dan digunakan. Kampanye kesadaran yang ditargetkan menggunakan skenario kehidupan nyata dapat membantu pengguna memahami dan merespons risiko siber dengan lebih baik. Penguatan keamanan perangkat mobile dengan mendorong praktik seperti pembaruan rutin dan penggunaan perangkat lunak antivirus juga sangat penting. Pembuat kebijakan harus mendukung upaya ini dengan menerapkan standar keamanan yang ketat dan memberikan insentif untuk mengadopsi teknologi siber canggih. Melibatkan pemimpin komunitas dalam inisiatif pendidikan dapat memperluas jangkauan kesadaran siber, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi pengguna perbankan mobile.

Read online
File size337.61 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test