UAJMUAJM

JManagERJManagER

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak minimarket modern terhadap usaha toko kelontong lainnya di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, serta menganalisis perubahan toko retailer kecil sejak keberadaan minimarket modern. Objek penelitian adalah 40 toko retailer di Kecamatan Tamalate yang berlokasi dekat minimarket. Data diperoleh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Makassar serta kuesioner yang diberikan kepada pemilik retailer kecil. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif, kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan minimarket mempengaruhi keberlangsungan toko retailer sebesar 36,90%, sementara 63,10% dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil uji hipotesis (t-test) memperlihatkan bahwa pertumbuhan minimarket memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap keberlangsungan toko retailer. Disarankan agar Pemerintah Kota Makassar membatasi pembukaan cabang baru minimarket untuk menjaga keberlanjutan retailer kecil.

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa retailer kecil mengalami perbedaan penjualan baik dari segi volume maupun nilai finansial akibat keberadaan minimarket modern.Hasil analisis regresi menunjukkan koefisien negatif, sehingga keberadaan minimarket memberikan dampak negatif dan signifikan terhadap keberlangsungan retailer kecil di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.Hal ini menegaskan perlunya kebijakan untuk melindungi kelangsungan usaha retailer kecil.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh jarak geografis antara minimarket dan retailer kecil terhadap perubahan penjualan retailer, dengan menggunakan analisis spasial dan data GIS untuk mengidentifikasi zona dampak yang paling signifikan. Selanjutnya, studi dapat meneliti kemampuan adopsi pemasaran digital oleh retailer kecil sebagai strategi mitigasi persaingan, dengan menguji apakah penggunaan platform online, media sosial, atau layanan e‑commerce dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan pendapatan dibandingkan retailer yang tidak mengadopsi teknologi tersebut. Terakhir, penelitian dapat menilai efektivitas kebijakan intervensi, seperti pembatasan zona penempatan minimarket atau pemberian subsidi bagi retailer kecil, melalui pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif yang menggabungkan analisis statistik dampak ekonomi dengan wawancara mendalam kepada pemangku kepentingan lokal untuk memahami implikasi sosial‑ekonomi yang lebih luas.

Read online
File size254.68 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test