UINSAIDUINSAID

Journal of Finance and Islamic BankingJournal of Finance and Islamic Banking

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis peran teknologi keuangan (fintech) yang sesuai dengan prinsip syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan, khususnya bagi populasi Muslim yang kurang terlayani pada era digital. Metode: Dengan menggunakan Systematic Literature Review (SLR) yang diarahkan oleh protokol PRISMA, penelitian ini menganalisis 20 artikel jurnal peer‑review yang dipublikasikan antara tahun 2018 hingga 2025. Hasil: Temuan disusun dalam empat domain tematik: (1) peningkatan akses keuangan bagi UMKM melalui platform fintech syariah, (2) peran penting literasi keuangan digital dan syariah dalam membangun kepercayaan, (3) fragmentasi regulasi dan keterbatasan ekosistem, serta (4) imperatif etis untuk menanamkan keadilan dalam inklusi keuangan Islam. Implikasi: Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat ditindaklanjuti bagi regulator, pengembang fintech, dan lembaga keuangan Islam untuk mendorong ekosistem keuangan digital yang berkelanjutan dan berlandaskan etika. Originalitas: Penelitian ini menyumbang pada literatur dengan menggabungkan teori inklusi keuangan Islam dengan praktik keuangan digital kontemporer.

Penelitian ini menunjukkan bahwa fintech syariah berperan strategis dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi kelompok UMKM yang kurang terlayani di negara mayoritas Muslim.Namun, pengembangan fintech syariah masih menghadapi hambatan signifikan, antara lain rendahnya literasi digital dan syariah, fragmentasi regulasi, serta kurangnya ekosistem kolaboratif yang menghubungkan regulator, pengembang teknologi, lembaga keuangan Islam, dan otoritas agama.Oleh karena itu, penguatan fintech syariah memerlukan dukungan institusional yang kuat, kejelasan regulasi, peningkatan literasi publik, serta penelitian empiris lanjutan untuk menilai dampak sosial‑ekonomi dan menguji kerangka inklusi berbasis keadilan yang diusulkan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara kuantitatif bagaimana program literasi digital yang terintegrasi dengan pendidikan syariah memengaruhi tingkat adopsi fintech syariah pada UMKM di daerah pedesaan, dengan menggunakan desain eksperimental atau quasi‑eksperimental untuk mengukur perubahan perilaku. Selain itu, studi komparatif tentang efektivitas kerangka regulasi sandbox yang menggabungkan aspek teknologi fintech dan pengawasan syariah dapat memberikan wawasan tentang mekanisme koordinasi antar lembaga regulator, pengembang, dan otoritas keagamaan dalam memperkuat ekosistem kolaboratif. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang melibatkan kelompok marginal selain UMKM, seperti perempuan, penyandang disabilitas, dan komunitas adat, dapat menilai dampak sosial‑ekonomi jangka panjang fintech syariah serta menguji validitas kerangka inklusi berbasis keadilan yang diusulkan dalam konteks keberagaman budaya dan ekonomi.

  1. Islamic financing and firm performance: evidence from Indonesia | Journal of Islamic Accounting and Finance... doi.org/10.21580/jiafr.2025.7.1.25148Islamic financing and firm performance evidence from Indonesia Journal of Islamic Accounting and Finance doi 10 21580 jiafr 2025 7 1 25148
  2. The Role of Sharia Fintech in Enhancing Financial Inclusion in the Digital Era | Journal of Finance and... doi.org/10.22515/jfib.v8i1.11798The Role of Sharia Fintech in Enhancing Financial Inclusion in the Digital Era Journal of Finance and doi 10 22515 jfib v8i1 11798
  3. Market for “Lemons”: Quality Uncertainty and the Market Mechanism* | The Quarterly Journal... doi.org/10.2307/1879431Market for AuLemonsAy Quality Uncertainty and the Market Mechanism The Quarterly Journal doi 10 2307 1879431
Read online
File size467.63 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test