CCRJOURNALCCRJOURNAL
Pelita PerkebunanPelita PerkebunanKopi adalah salah satu komoditas perkebunan utama Indonesia, berkontribusi signifikan terhadap pendapatan devisa dan kesejahteraan petani. Meskipun menjadi provinsi penghasil kopi penting, Jawa Tengah mengalami fluktuasi besar dalam volume ekspor kopi, menunjukkan bahwa kinerja ekspor dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dan produksi. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan volume ekspor kopi dari Jawa Tengah ke enam negara tujuan utama—Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Italia, India, dan Mesir—selama 2004-2023. Dataset panel bilateral seimbang dengan 120 observasi dianalisis menggunakan regresi data panel. Model Efek Tetap (FEM) dipilih berdasarkan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Variabel penjelas mencakup Free on Board (FOB), Harga Kopi Internasional (ICP), Tingkat Pertukaran Nyata (RER), Produk Domestik Bruto per kapita (GDPC) negara pemasok, dan hasil kopi. Hasil menunjukkan bahwa FOB dan RER memiliki dampak positif dan signifikan secara statistik pada volume ekspor kopi, sedangkan ICP, GDPC, dan hasil kopi tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai ekspor dan kompetitivitas tingkat pertukaran lebih penting dalam mendorong ekspor kopi regional daripada kapasitas produksi atau kondisi pasar eksternal. Studi ini memberikan bukti empiris untuk mendukung kebijakan yang meningkatkan penambahan nilai, menjaga kompetitivitas tingkat pertukaran, dan memperkuat kompetitivitas jangka panjang ekspor kopi dari Jawa Tengah.
Kinerja ekspor kopi Jawa Tengah lebih dipengaruhi oleh faktor pasar daripada kapasitas produksi.Nilai ekspor dan kompetitivitas tingkat pertukaran menjadi penentu utama volume ekspor kopi.Fluktuasi harga kopi internasional, pendapatan negara tujuan, dan hasil produksi tidak memiliki dampak signifikan secara statistik.Kebijakan yang efektif perlu fokus pada peningkatan kualitas produk, penambahan nilai, diversifikasi pasar, dan efisiensi perdagangan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak logistik dan sertifikasi keberlanjutan terhadap kompetitivitas ekspor kopi. Selain itu, analisis perlu diperluas ke provinsi penghasil kopi lain untuk memahami dinamika regional. Pengaruh perjanjian perdagangan regional juga perlu dieksplorasi sebagai faktor pendukung ekspor kopi Indonesia.
- Analisis Daya Saing Biji Kopi Indonesia di Pasar Internasional | Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis. analisis... infeb.org/index.php/infeb/article/view/907Analisis Daya Saing Biji Kopi Indonesia di Pasar Internasional Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis analisis infeb index php infeb article view 907
- Studi Determinan Ekspor Kopi Indonesia ke Amerika Serikat | Jurnal Ekuilnomi. studi determinan ekspor... doi.org/10.36985/dh8ea566Studi Determinan Ekspor Kopi Indonesia ke Amerika Serikat Jurnal Ekuilnomi studi determinan ekspor doi 10 36985 dh8ea566
- DOI Name 10.2991 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc atlantis press email... doi.org/10.2991DOI Name 10 2991 Values name values index type timestamp data serv crossref desc atlantis press email doi 10 2991
| File size | 288.81 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
CCRJOURNALCCRJOURNAL Kopi Arabika merupakan salah satu komoditas pertanian penting di Indonesia. Namun, produksi kopi Arabika terancam oleh hama, khususnya ulat buah kopi (UBC),Kopi Arabika merupakan salah satu komoditas pertanian penting di Indonesia. Namun, produksi kopi Arabika terancam oleh hama, khususnya ulat buah kopi (UBC),
UM MetroUM Metro Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai ekspor dan nilai tukar terhadap neraca perdagangan Indonesia selama periode 2015–2024, suatuPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai ekspor dan nilai tukar terhadap neraca perdagangan Indonesia selama periode 2015–2024, suatu
CCRJOURNALCCRJOURNAL Ada pemisahan yang jelas berdasarkan hasil analisis klaster. Kelompok pertama terdiri dari BP 939, sedangkan kelompok kedua terdiri dari BP 308, BP 409,Ada pemisahan yang jelas berdasarkan hasil analisis klaster. Kelompok pertama terdiri dari BP 939, sedangkan kelompok kedua terdiri dari BP 308, BP 409,
UMBJMUMBJM Sediaan yang didapatkan dari formulasi penelitian ini memiliki sifat fisik organoleptis, pH, homogenitas dan daya sebar yang memenuhi syarat. Namun nilaiSediaan yang didapatkan dari formulasi penelitian ini memiliki sifat fisik organoleptis, pH, homogenitas dan daya sebar yang memenuhi syarat. Namun nilai
UNIKSUNIKS Berdasarkan analisis kandungan hara pada kompos batang pisang, diperoleh hasil yaitu kadar air 38,4%, N (0,89%), P2O5 (0,40%), K2O (1,63%), Mg (0,38%),Berdasarkan analisis kandungan hara pada kompos batang pisang, diperoleh hasil yaitu kadar air 38,4%, N (0,89%), P2O5 (0,40%), K2O (1,63%), Mg (0,38%),
UNIKSUNIKS Metode RAK digunakan dengan faktor S (media tanam) dan R (pengatur pertumbuhan). Hasil menunjukkan bahwa komposisi media tanam dan konsentrasi pengaturMetode RAK digunakan dengan faktor S (media tanam) dan R (pengatur pertumbuhan). Hasil menunjukkan bahwa komposisi media tanam dan konsentrasi pengatur
UNIKSUNIKS 083,0 kg berat basah. Rata-rata, satu hektar perkebunan kelapa sawit menghasilkan 76,8 ton berat kering atau 245,8 ton berat basah biomassa. Berdasarkan083,0 kg berat basah. Rata-rata, satu hektar perkebunan kelapa sawit menghasilkan 76,8 ton berat kering atau 245,8 ton berat basah biomassa. Berdasarkan
UNIKSUNIKS Penelitian ini menggunakan metode survei dan deskriptif dengan menganalisis parameter sifat fisik tanah, yaitu: Kerapatan Tumpuk (g/cm³), Ruang PorosPenelitian ini menggunakan metode survei dan deskriptif dengan menganalisis parameter sifat fisik tanah, yaitu: Kerapatan Tumpuk (g/cm³), Ruang Poros
Useful /
CCRJOURNALCCRJOURNAL Meskipun Afrika mendominasi produksi, konsumsi kakao per kapita tetap terendah di antara tiga wilayah, mencerminkan struktur ekspor sektor kakao. Uji Kruskal-WallisMeskipun Afrika mendominasi produksi, konsumsi kakao per kapita tetap terendah di antara tiga wilayah, mencerminkan struktur ekspor sektor kakao. Uji Kruskal-Wallis
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan menyediakan solusi hemat biaya dan data empiris relevan untuk kondisi tropis Indonesia, berkontribusi padaSecara keseluruhan, sistem yang dikembangkan menyediakan solusi hemat biaya dan data empiris relevan untuk kondisi tropis Indonesia, berkontribusi pada
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Sistem PJU yang diusulkan diharapkan meningkatkan keselamatan lalu lintas, meminimalkan risiko kecelakaan malam hari dan aktivitas kriminal, serta mengurangiSistem PJU yang diusulkan diharapkan meningkatkan keselamatan lalu lintas, meminimalkan risiko kecelakaan malam hari dan aktivitas kriminal, serta mengurangi
UMBJMUMBJM Metronidazol dan vancomycin merupakan dua antibiotik yang paling umum digunakan untuk mengobati CDI dan menghasilkan hasil klinis yang berbeda. KajianMetronidazol dan vancomycin merupakan dua antibiotik yang paling umum digunakan untuk mengobati CDI dan menghasilkan hasil klinis yang berbeda. Kajian