CCRJOURNALCCRJOURNAL

Pelita PerkebunanPelita Perkebunan

Pencitraan digital dapat menjadi alat bantu yang berguna untuk mendukung identifikasi kopi Robusta dalam program pembiakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi klon kopi Robusta melalui karakterisasi morfologis yang dibantu oleh analisis citra digital. Lima klon kopi Robusta, yaitu BP 308, BP 409, BP 534, BP 936, dan BP 939, dievaluasi. Percobaan dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan satu faktor, yaitu klon, dengan tiga ulangan. Hasil menunjukkan bahwa faktor (klon kopi Robusta) memiliki efek yang signifikan pada semua karakter kuantitatif kecuali jumlah tangkai per cabang, panjang daun, dan lebar buah. Perbedaan signifikan juga ditunjukkan pada karakter citra digital, yaitu nilai merah dan hijau pada fase daun muda dan dewasa. Ada pemisahan yang jelas berdasarkan hasil analisis klaster. Kelompok pertama terdiri dari BP 939, sedangkan kelompok kedua terdiri dari BP 308, BP 409, BP 936, dan BP 534. Kelompok kedua memiliki dua subkelompok dengan jarak dissimilaritas sebesar 30%. Subkelompok 1 terdiri dari BP 308, sedangkan Sub-kelompok 2 terdiri dari BP 409, BP 936, dan BP 534.

Penggunaan pencitraan digital dapat melengkapi karakterisasi klon berdasarkan karakteristik kuantitatif dan kualitatif.Lima klon kopi Robusta berhasil dikelompokkan berdasarkan karakteristik yang berbeda.Kelompok pertama terdiri dari klon BP 939, yang dikelompokkan secara khusus berdasarkan karakteristik seperti panjang daun, jumlah tangkai per cabang, jumlah buah per tangkai, jumlah buah per cabang, bentuk buah, panjang buah, nilai hijau pada daun muda, dan nilai biru pada daun muda.Kelompok kedua terdiri dari klon BP 409, BP 534, BP 936, dan BP 308, yang dikelompokkan secara khusus berdasarkan karakteristik seperti lebar buah, ketebalan buah, warna daun muda, dan ketajaman gelombang tepi daun.

Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: (1) Mengembangkan metode analisis citra digital yang lebih canggih untuk mengidentifikasi klon kopi Robusta dengan lebih akurat dan efisien. (2) Menganalisis lebih lanjut hubungan antara karakteristik morfologis dan genetik klon kopi Robusta untuk memahami diversitas genetik dan potensi pembiakan. (3) Meneliti lebih lanjut pengaruh lingkungan dan faktor eksternal terhadap karakteristik morfologis klon kopi Robusta, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi hasil panen dan kualitas kopi.

Read online
File size472.64 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test