POLITAN IPYKPOLITAN IPYK

Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE)Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE)

Industri kopi mempunyai peran yang penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Salah satu permasalahan yang ada pada industri kopi robusta saat ini yaitu pada saluran pemasaran. Permasalahan pada saluran pemasaran berdampak pada harga yang diterima petani kopi Robusta di Kota Solok, Sumatera Barat. Terdapat perbedaan harga yang signifikan antara yang dibayarkan oleh konsumen dan yang diterima oleh petani. Penelitian ini menganalisis secara komparatif saluran pemasaran kopi Robusta di Kota Solok. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan pendekatan survei. Metode survei dilakukan dengan melakukan wawancara terstruktur kepada 35 orang petani, 5 pedagang pengumpul, serta 3 pedagang besar. Dari hasil penelitian didapatkan tiga saluran pemasaran kopi robusta di Kota Solok. Pada saluran pemasaran I, petani memperoleh harga sebesar Rp 25.722,22 per kg dengan farmer share sebesar 86,70% dan efisiensi pemasaran sebesar 4,30%. Pada saluran pemasaran II, petani memperoleh harga sebesar Rp 27.812,50 per kg dengan efisiensi pemasaran sebesar 3,92% dan farmer share sebesar 94,82%. Pada saluran pemasaran III, petani memperoleh harga sebesar Rp 25.722,22 per kg dengan farmer share sebesar 100% dan efisiensi pemasaran yaitu 1,77%. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran ketiga merupakan saluran yang paling efisien. Untuk meningkatkan produktivitas, disarankan agar petani mempertimbangkan peremajaan tanaman kopi dan memprioritaskan proses pasca panen agar dapat menghasilkan kopi berkualitas tinggi. Dengan meningkatkan produktivitas dan kualitas kopi, diharapkan petani mempunyai bargaining positions untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi.

Ada tiga saluran pemasaran kopi robusta di Kota Solok.Saluran pemasaran ketiga memiliki margin kecil, efisiensi pemasaran tinggi, dan farmer share terbesar, namun penjualannya terbatas.Saluran pemasaran kedua direkomendasikan karena mampu menangani volume kopi robusta yang besar dan memiliki efisiensi yang cukup baik.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi saluran pemasaran kopi robusta. Selain itu, studi mengenai pengaruh kualitas pasca panen terhadap harga jual kopi dapat memberikan wawasan baru bagi petani. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi efektivitas kerja sama antara petani dan koperasi dalam meningkatkan akses pasar dan bargaining position petani.

  1. STRATEGI PENINGKATAN PRODUKSI KOPI ROBUSTA (Coffea L.)DI DESA PENTINGSARI,KECAMATAN CANGKRINGAN, KABUPATEN... jurnal.unigal.ac.id/index.php/agroinfogaluh/article/view/3338STRATEGI PENINGKATAN PRODUKSI KOPI ROBUSTA Coffea L DI DESA PENTINGSARI KECAMATAN CANGKRINGAN KABUPATEN jurnal unigal ac index php agroinfogaluh article view 3338
  2. Comparative Assessment of Robusta Coffee Marketing Channels in Solok City, West Sumatra | Journal of... doi.org/10.32530/jace.v7i2.780Comparative Assessment of Robusta Coffee Marketing Channels in Solok City West Sumatra Journal of doi 10 32530 jace v7i2 780
  1. #pengaruh kualitas#pengaruh kualitas
  2. #kopi robusta coffea#kopi robusta coffea
Read online
File size281.08 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2UL
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test