UNILAUNILA
Jurnal Sylva LestariJurnal Sylva LestariLaju degradasi dan deforestasi yang tinggi saat ini menyebabkan berkurangnya simpanan karbon pada lahan hutan. Pekon Kelungu merupakan salah satu desa yang mengembangkan hutan rakyat dengan sistem agroforestri yang juga dapat berfungsi sebagai penyimpan karbon. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dominansi jenis tanaman pada vegetasi serta menduga besarnya cadangan karbon atas permukaan pada hutan rakyat di Pekon Kelungu. Dominansi tanaman diketahui dengan menghitung Indeks Nilai Penting (INP). Karbon tersimpan dihitung dengan metode alometrik untuk pohon hidup maupun mati, rumus volume untuk nekromasa kayu mati serta rumus Biomass Expansion Factor untuk serasah dan tumbuhan bawah. Tanaman dengan dominansi tertinggi dari fase pohon hingga fase semai yaitu durian, kakao dan cempaka. Total karbon atas permukaan yang tersimpan pada hutan rakyat di Pekon Kelungu yaitu sebesar 101,61 ton/ha. Karbon tersimpan pada komponen pohon yaitu sebesar 99,92 ton/ha, nekromasa yaitu sebesar 0,81 ton/ha, serasah yaitu sebesar 0,87 ton/ha dan tumbuhan bawah yaitu sebesar 0,02 ton/ha.
Berdasarkan analisis vegetasi yang telah dilakukan pada hutan rakyat di Pekon Kelungu ditemukan 22 jenis tanaman.Dominansi tanaman pada hutan rakyat di Pekon Kelungu yang tertinggi pada fase pohon yaitu durian, pada fase tiang dan pancang yaitu kakao dan pada fase semai yaitu cempaka.Total karbon atas permukaan yang tersimpan pada hutan rakyat di Pekon Kelungu sebesar 101,61 ton/ha yang terdiri dari karbon pohon sebesar 99,92 ton/ha, karbon nekromasa sebesar 0,81 ton/ha, karbon serasah sebesar 0,87 ton/ha dan karbon tumbuhan bawah sebesar 0,02 ton/ha.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh variasi spesies agroforestri terhadap kapasitas penyimpanan karbon, karena hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi tanaman dominan seperti kakao memengaruhi kuantitas karbon. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas sistem pengelolaan hutan rakyat oleh masyarakat dalam menjaga keberlanjutan simpanan karbon, mengingat tingkat degradasi hutan yang tinggi di daerah tersebut. Penelitian juga dapat menggali potensi peningkatan simpanan karbon melalui integrasi teknologi pengukuran modern dengan pendekatan partisipatif masyarakat lokal.
| File size | 148.74 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UIDUID Pembentukan daerah otonom baru dapat dilaksanakan jika memenuhi syarat administratif, teknis, dan fisik kewilayahan. Faktor pendorong pemekaran meliputiPembentukan daerah otonom baru dapat dilaksanakan jika memenuhi syarat administratif, teknis, dan fisik kewilayahan. Faktor pendorong pemekaran meliputi
UIDUID Penelitian hukum normatif menyimpulkan bahwa pelaku usaha wajib melaksanakan kegiatan usaha dengan itikad baik, memberikan informasi benar, jelas, danPenelitian hukum normatif menyimpulkan bahwa pelaku usaha wajib melaksanakan kegiatan usaha dengan itikad baik, memberikan informasi benar, jelas, dan
UIDUID Permasalahan yang dihadapi adalah penyertaan modal negara dari sisi pembiayaan keuangan negara selalu dikaitkan dengan penerbitan Peraturan PemerintahPermasalahan yang dihadapi adalah penyertaan modal negara dari sisi pembiayaan keuangan negara selalu dikaitkan dengan penerbitan Peraturan Pemerintah
UIDUID Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pelaksanaan Fungsi Pengawasan DPRD Terhadap Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) KabupatenTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pelaksanaan Fungsi Pengawasan DPRD Terhadap Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten
IPTRISAKTIIPTRISAKTI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi, motivasi, dan preferensi pengunjung Hutan Kota Ciganjur, Jakarta Selatan, sebagai salah satu ruangPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi, motivasi, dan preferensi pengunjung Hutan Kota Ciganjur, Jakarta Selatan, sebagai salah satu ruang
UNILAUNILA Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua kelompok (tanpa media dan dengan media pelepah pisang) dan empat perlakuan lama simpan (0, 2,Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua kelompok (tanpa media dan dengan media pelepah pisang) dan empat perlakuan lama simpan (0, 2,
UNILAUNILA Kondisi serta kualitas habitat sangat menentukan keanekaragaman amfibi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan keanekaragaman jenisKondisi serta kualitas habitat sangat menentukan keanekaragaman amfibi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan keanekaragaman jenis
UNILAUNILA Berdasarkan hasil penelitian, perilaku sosial yang terjadi: (1) Interaksi menjilati bulu (grooming) paling besar dilakukan oleh rusa totol betina N sebesarBerdasarkan hasil penelitian, perilaku sosial yang terjadi: (1) Interaksi menjilati bulu (grooming) paling besar dilakukan oleh rusa totol betina N sebesar
Useful /
ITBITB Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran partikel 200 mesh dan waktu kontak 120 menit memberikan efisiensi penurunan Pb tertinggi sebesar 92,3%. KarakterisasiHasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran partikel 200 mesh dan waktu kontak 120 menit memberikan efisiensi penurunan Pb tertinggi sebesar 92,3%. Karakterisasi
UNILAUNILA Tujuan penelitian ini adalah mempelajari tingkat partisipasi dan faktor–faktor yang berhubungan dengan partisipasi MMP pada perlindungan dan pengamananTujuan penelitian ini adalah mempelajari tingkat partisipasi dan faktor–faktor yang berhubungan dengan partisipasi MMP pada perlindungan dan pengamanan
UNILAUNILA Hasil menunjukkan kertas berbasis kulit pisang memiliki kekuatan tarik 25% lebih rendah dibanding kertas komersial namun cukup untuk menulis. Kertas iniHasil menunjukkan kertas berbasis kulit pisang memiliki kekuatan tarik 25% lebih rendah dibanding kertas komersial namun cukup untuk menulis. Kertas ini
MARANATHAMARANATHA Penelitian kualitatif dilakukan menggunakan Focus Group Discussion (FGD) pada mahasiswa dan tutor/preseptor. Informan dipilih secara purposive sampling.Penelitian kualitatif dilakukan menggunakan Focus Group Discussion (FGD) pada mahasiswa dan tutor/preseptor. Informan dipilih secara purposive sampling.