UMBJMUMBJM

JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)

Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor kopi terbesar di dunia dengan kopi Robusta sebagai salah satu jenis yang diekspor. Dalam proses pengolahan biji kopi, limbah kulit kopi yang dihasilkan dalam jumlah besar memiliki manfaat dan potensi untuk menjadi peluang pengembangan produk. Dalam penelitian ini, ekstrak kulit buah kopi Robusta digunakan untuk membuat gel pelembap guna menentukan aktivitasnya sebagai antioksidan. Ekstrak kulit buah kopi Robusta memiliki aktivitas antioksidan yang lebih kuat dibandingkan Arabika dengan nilai IC50 sebesar 72,96 ppm. Rendemen ekstrak yang diperoleh adalah 5,88%. Formulasi gel pelembap anti-penuaan dibuat dalam 3 formula. Ketiga formula gel tersebut diuji sifat fisik dan aktivitas antioksidannya. Hasil uji formulasi menunjukkan nilai viskositas yang terlalu tinggi, namun memiliki sifat fisik organoleptis, pH, homogenitas, dan daya sebar yang memenuhi persyaratan. Berdasarkan hasil uji aktivitas antioksidan, ekstrak kulit kopi Robusta menunjukkan aktivitas kuat (IC50 73,25 ppm) sedangkan Gel Pelembap menunjukkan aktivitas antioksidan lemah (IC50 > 200 ppm).

Sediaan yang didapatkan dari formulasi penelitian ini memiliki sifat fisik organoleptis, pH, homogenitas dan daya sebar yang memenuhi syarat.Namun nilai viskositas sediaan melebihi batas atas persyaratan viskositas.Berdasar nilai IC50 yang didapatkan dari sediaan ini menunjukan bahwa ekstrak kulit kopi robusta yang digunakan dalam penelitian ini belum menunjukkan aktivitas antioksidan kuat.

Penelitian lanjutan dapat berfokus pada strategi formulasi yang lebih efektif untuk menjaga dan meningkatkan aktivitas antioksidan ekstrak kulit kopi robusta dalam sediaan gel pelembap. Mengingat ekstrak murni menunjukkan potensi antioksidan yang kuat, namun aktivitasnya sangat menurun dalam bentuk gel, menjadi krusial untuk menyelidiki penyebabnya dan bagaimana mencegah degradasi atau interaksi yang merugikan; mungkin dengan menguji sistem penghantaran aktif seperti mikroenkapsulasi ekstrak atau penggunaan bahan tambahan yang dapat melindungi senyawa aktif, kita bisa mendapatkan gel dengan efikasi optimal di kulit. Selain itu, penting untuk melakukan studi optimasi yang lebih mendalam terhadap sifat fisik gel, terutama viskositas dan daya sebar yang saat ini terlalu tinggi pada sediaan. Eksplorasi berbagai jenis dan konsentrasi agen pembentuk gel selain Karbopol, atau kombinasi gelling agent yang berbeda, dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan demi kenyamanan dan kemudahan aplikasi. Selanjutnya, mengingat kulit kopi robusta kaya akan berbagai senyawa bioaktif selain antioksidan, seperti kafein atau polifenol lainnya, penelitian bisa diarahkan untuk mengeksplorasi potensi aktivitas biologis lain dari ekstrak ini atau fraksinya, misalnya efek anti-inflamasi atau pencerah kulit. Metode ekstraksi yang berbeda atau uji sinergi dengan bahan alami lain dapat dilakukan untuk menghasilkan ekstrak dengan spektrum aktivitas yang lebih luas atau stabilitas yang lebih baik untuk aplikasi kosmetik yang beragam.

  1. DOI Name 10.33084 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.33084DOI Name 10 33084 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 33084
Read online
File size666.95 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test