CCRJOURNALCCRJOURNAL
Pelita PerkebunanPelita PerkebunanKakao memiliki peran strategis dalam ekonomi pertanian global, namun daerah produksi kakao tidak selalu menjadi pusat konsumsi kakao. Studi ini menganalisis hubungan antara spesialisasi produksi kakao dan dinamika konsumsi di Afrika, Amerika, dan Asia. Analisis Quotient Lokasi (LQ) digunakan untuk mengidentifikasi negara-negara di mana kakao berfungsi sebagai subsektor pertanian dasar, sedangkan model autoregressive integrated moving average (ARIMA) diterapkan untuk memprediksi tren konsumsi kakao di masa depan. Data dari Food and Agriculture Organization (FAO) menunjukkan bahwa Afrika tetap menjadi wilayah produksi kakao terbesar, diikuti oleh Amerika dan Asia, meskipun pola pertumbuhan produksi berbeda di setiap negara. Hasil LQ menunjukkan bahwa kakao adalah subsektor dasar di beberapa negara di setiap wilayah, dengan spesialisasi yang sangat kuat di beberapa negara Amerika dan Afrika. Di Asia, spesialisasi kakao lebih terbatas, dengan Indonesia dan Timor-Leste sebagai kasus yang menonjol. Meskipun Afrika mendominasi produksi, konsumsi kakao per kapita tetap terendah di antara tiga wilayah, mencerminkan struktur ekspor sektor kakao. Uji Kruskal-Wallis membenarkan perbedaan regional yang signifikan dalam pola konsumsi kakao. Prediksi ARIMA menunjukkan konsumsi yang relatif stabil di Amerika, pertumbuhan moderat di Afrika, dan potensi pertumbuhan yang lebih kuat di Asia. Dengan menggabungkan LQ dan ARIMA, studi ini membedakan antara wilayah yang spesialisasi dalam produksi kakao dan wilayah dengan permintaan konsumsi yang berkembang. Temuan ini memberikan wawasan bermanfaat untuk perencanaan perdagangan kakao, kebijakan pertanian, dan pengembangan rantai pasok yang berkelanjutan.
Produksi dan konsumsi kakao di Afrika, Amerika, dan Asia menunjukkan pola regional yang berbeda, yang menunjukkan bahwa kekuatan produksi tidak secara otomatis berarti konsumsi domestik yang tinggi.Afrika tetap menjadi wilayah produksi kakao terbesar, tetapi konsumsi per kapita relatif rendah karena produksi kakao bersifat ekspor dan dibatasi oleh daya beli.Amerika menunjukkan keterkaitan yang lebih kuat antara spesialisasi produksi kakao dan stabilitas konsumsi, sedangkan Asia memiliki spesialisasi produksi yang lebih rendah tetapi potensi pertumbuhan konsumsi yang lebih besar.Analisis LQ mengidentifikasi negara-negara di mana kakao berfungsi sebagai subsektor pertanian dasar, sementara model ARIMA memperkirakan jalur temporal konsumsi kakao.Kombinasi kedua metode ini membantu membedakan basis produksi kakao dari pasar konsumsi masa depan dan memberikan perspektif yang lebih jelas tentang dinamika pasokan dan permintaan global kakao.
1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap produktivitas kakao di daerah produksi utama, dengan fokus pada adaptasi teknologi pertanian untuk meningkatkan ketahanan. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi praktik pertanian berkelanjutan di petani kecil, termasuk penerapan sistem agroforestri dan peningkatan kualitas biji kakao melalui pelatihan. 3. Penelitian tentang peran teknologi digital dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi rantai pasok kakao, termasuk penggunaan blockchain untuk memastikan sertifikasi etis dan distribusi keuntungan yang adil kepada petani.
| File size | 368.24 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
CCRJOURNALCCRJOURNAL Penelitian dilakukan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dari Desember 2021 hingga Februari 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monokultur memilikiPenelitian dilakukan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dari Desember 2021 hingga Februari 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monokultur memiliki
CCRJOURNALCCRJOURNAL Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi klon kopi Robusta melalui karakterisasi morfologis yang dibantu oleh analisis citra digital. Lima klonPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi klon kopi Robusta melalui karakterisasi morfologis yang dibantu oleh analisis citra digital. Lima klon
UMSBUMSB Pemberian dosis pupuk Nutrifarm AG sebesar 15 ml/l memberikan pertumbuhan terbaik pada tanaman kakao. Dosis tersebut secara nyata meningkatkan tinggi tanaman,Pemberian dosis pupuk Nutrifarm AG sebesar 15 ml/l memberikan pertumbuhan terbaik pada tanaman kakao. Dosis tersebut secara nyata meningkatkan tinggi tanaman,
UNISIUNISI Desa Teluk Kelasa di Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, merupakan salah satu daerah sentra produksi kelapa di Provinsi Riau dengan potensiDesa Teluk Kelasa di Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, merupakan salah satu daerah sentra produksi kelapa di Provinsi Riau dengan potensi
UNIKSUNIKS Pemanfaatan musuh alami untuk pengendalian hayati melibatkan predator, hewan pemakan hama, serta parasit atau bakteri patogen terhadap hama. Contoh predatorPemanfaatan musuh alami untuk pengendalian hayati melibatkan predator, hewan pemakan hama, serta parasit atau bakteri patogen terhadap hama. Contoh predator
UNIKSUNIKS Berdasarkan data dari Organisasi Kakao Internasional (ICCO) pada tahun 2021 dan 2022, Indonesia menempati peringkat ketujuh sebagai produsen kakao terbesarBerdasarkan data dari Organisasi Kakao Internasional (ICCO) pada tahun 2021 dan 2022, Indonesia menempati peringkat ketujuh sebagai produsen kakao terbesar
UNIKSUNIKS Data khusus mengacu pada data primer yang dikumpulkan melalui pengambilan sampel lapangan. Dua sampel tanaman dipilih untuk proses pengambilan sampel.Data khusus mengacu pada data primer yang dikumpulkan melalui pengambilan sampel lapangan. Dua sampel tanaman dipilih untuk proses pengambilan sampel.
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Hasil menunjukkan Sensor kelembaban tanah akurat 95,22%, sd ±5,4. Sensor DHT22 suhu akurat 98,65%, sd ±0,14; kelembaban udara akurat 98,72%, sd ±0,38.Hasil menunjukkan Sensor kelembaban tanah akurat 95,22%, sd ±5,4. Sensor DHT22 suhu akurat 98,65%, sd ±0,14; kelembaban udara akurat 98,72%, sd ±0,38.
Useful /
CCRJOURNALCCRJOURNAL Studi ini memberikan bukti empiris untuk mendukung kebijakan yang meningkatkan penambahan nilai, menjaga kompetitivitas tingkat pertukaran, dan memperkuatStudi ini memberikan bukti empiris untuk mendukung kebijakan yang meningkatkan penambahan nilai, menjaga kompetitivitas tingkat pertukaran, dan memperkuat
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Hasil menunjukkan bahwa resistensi kontak pada fase S melebihi standar IEC 60694, sedangkan resistensi isolasi PMT memenuhi standar VDE. Namun, keselarasanHasil menunjukkan bahwa resistensi kontak pada fase S melebihi standar IEC 60694, sedangkan resistensi isolasi PMT memenuhi standar VDE. Namun, keselarasan
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Penelitian menggunakan rancangan percobaan faktorial dengan dua faktor yaitu kotoran sapi dan POC kulit pisang dengan dosis berbeda. Parameter pengamatanPenelitian menggunakan rancangan percobaan faktorial dengan dua faktor yaitu kotoran sapi dan POC kulit pisang dengan dosis berbeda. Parameter pengamatan
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode standardisasi sediaan obat tradisional dari daun pare, khususnya dengan menentukan kadar flavonoidPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode standardisasi sediaan obat tradisional dari daun pare, khususnya dengan menentukan kadar flavonoid