UNIKSUNIKS
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)Sifat fisik tanah akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sifat fisik tanah pada berbagai kelas lereng di perkebunan kelapa sawit PTPN III Kebun Aek Nabara Utara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian ini menggunakan metode survei dan deskriptif dengan menganalisis parameter sifat fisik tanah, yaitu: Kerapatan Tumpuk (g/cm³), Ruang Poros Total (%), Struktur Tanah, Kandungan Air Tanah (%), dan Tekstur Tanah (%). Alat yang digunakan adalah Sistem Posisi Global (GPS), cincin sampel, cangkul, bor tanah, penetrator, oven, permeameter, saringan kering, saringan basah, dan alat tekanan plat. Bahan yang digunakan adalah sampel tanah dan peta kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa sifat fisik tanah memiliki nilai Kerapatan Tumpuk 1,30–1,51 g/cm³, Ruang Poros Total 0,17–0,58%, kandungan air 0,20–0,27%, sedangkan tekstur dominan adalah tanah lempung, dan struktur dominan adalah blok sudut. Sifat fisik tanah memerlukan waktu lama untuk berubah karena sifat fisik tanah sulit berubah.
Sifat fisik tanah menunjukkan nilai Kerapatan Tumpuk 1,30–1,51 g/cm³, Ruang Poros Total 0,17–0,58%, kandungan air 0,20–0,27%, sedangkan tekstur dominan adalah tanah lempung, dan struktur dominan adalah blok sudut.Sifat fisik tanah memerlukan waktu lama untuk berubah karena sifat fisik tanah sulit berubah.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak praktik pengelolaan lahan yang berbeda terhadap sifat fisik tanah dalam jangka panjang. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi pengaruh kemiringan lereng yang berbeda terhadap erosi tanah dan retensi air. Sebagai alternatif, penelitian juga dapat membandingkan efektivitas pemberian bahan organik dan anorganik dalam meningkatkan struktur tanah di perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang interaksi antara faktor lingkungan dan manajemen lahan dalam mempertahankan kualitas tanah.
- Soil Moisture Characteristics on Several Soil Types | Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan. soil moisture... doi.org/10.29244/jitl.9.2.77-81Soil Moisture Characteristics on Several Soil Types Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan soil moisture doi 10 29244 jitl 9 2 77 81
- Study of Some Physical Properties of Soil in Immature Oil Palm Plant at Different Slopes | JURNAL AGRONOMI... doi.org/10.36378/juatika.v6i1.3397Study of Some Physical Properties of Soil in Immature Oil Palm Plant at Different Slopes JURNAL AGRONOMI doi 10 36378 juatika v6i1 3397
- Pengaruh Kelas Kemiringan Lereng dan Penggunaan Lahan terhadap Sifat Fisik Tanah di Kawasan Penyangga... doi.org/10.24198/soilrens.v14i1.9268Pengaruh Kelas Kemiringan Lereng dan Penggunaan Lahan terhadap Sifat Fisik Tanah di Kawasan Penyangga doi 10 24198 soilrens v14i1 9268
| File size | 355.64 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESALFATAHSTIKESALFATAH Peningkatan konsentrasi HPMC menghasilkan peningkatan nilai pH, daya lekat, dan viskositas emulgel. Sebaliknya, peningkatan konsentrasi HPMC menyebabkanPeningkatan konsentrasi HPMC menghasilkan peningkatan nilai pH, daya lekat, dan viskositas emulgel. Sebaliknya, peningkatan konsentrasi HPMC menyebabkan
STIKESALFATAHSTIKESALFATAH Penelitian ini menunjukkan adanya variasi dalam respons imun dan inflamasi pada pasien diabetes melitus, yang dapat menjadi indikator penting dalam penangananPenelitian ini menunjukkan adanya variasi dalam respons imun dan inflamasi pada pasien diabetes melitus, yang dapat menjadi indikator penting dalam penanganan
ITHBITHB Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi e-nose dan JST mampu mengidentifikasi madu dengan tingkat akurasi tinggi, sekaligus membuka peluang penerapan metodeTemuan ini menunjukkan bahwa kombinasi e-nose dan JST mampu mengidentifikasi madu dengan tingkat akurasi tinggi, sekaligus membuka peluang penerapan metode
UNIKSUNIKS Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data. Sampel 1 memiliki total biomassa 382,3 kg berat kering atau 1. 317,3 kg berat basah. Sampel 2 memilikiAnalisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data. Sampel 1 memiliki total biomassa 382,3 kg berat kering atau 1. 317,3 kg berat basah. Sampel 2 memiliki
UNIKSUNIKS Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Eksperimental Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, selama tiga bulan mulai Mei 2022Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Eksperimental Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, selama tiga bulan mulai Mei 2022
JPTAMJPTAM Lahan gambut Indonesia terpusat di tiga pulau besar yaitu Sumatra (35%), Kalimantan (32%), Papua (30%), dan pulau lainnya (3%) dengan total luas 21 jutaLahan gambut Indonesia terpusat di tiga pulau besar yaitu Sumatra (35%), Kalimantan (32%), Papua (30%), dan pulau lainnya (3%) dengan total luas 21 juta
UNPARUNPAR Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari dampak perubahan lahan terhadap sifat hidrofobisitas gambut berdasarkan spektra FTIR dan waktu penetrasiTujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari dampak perubahan lahan terhadap sifat hidrofobisitas gambut berdasarkan spektra FTIR dan waktu penetrasi
UMJ PremiumUMJ Premium Erupsi Gunung Merapi tahun 2010 merupakan letusan terbesar dengan membawa volume material mencapai 150 juta m3 yang tersebar di sungai-sungai yang berhuluErupsi Gunung Merapi tahun 2010 merupakan letusan terbesar dengan membawa volume material mencapai 150 juta m3 yang tersebar di sungai-sungai yang berhulu
Useful /
JPTAMJPTAM Tahnik ini juga bisa dengan menggunakan madu atau sejenisnya yang mengandung banyak nutrisi gizi dan vitamin. Anjuran tahnik ini berdasarkan hadis RasulullahTahnik ini juga bisa dengan menggunakan madu atau sejenisnya yang mengandung banyak nutrisi gizi dan vitamin. Anjuran tahnik ini berdasarkan hadis Rasulullah
JPTAMJPTAM Ketiga masalah sosial yang menggambarkan disorganisasi keluarga terdapat pada cerpen “Ulat-ulat menyerbu karya Agnes Yani Sardjono, dan “Namun BejoKetiga masalah sosial yang menggambarkan disorganisasi keluarga terdapat pada cerpen “Ulat-ulat menyerbu karya Agnes Yani Sardjono, dan “Namun Bejo
UNPARUNPAR Diameter kerusakan buah terendah sebesar 1,93 mm pada perlakuan metabolit sekunder T. longibrachiatum (MT2) dengan keparahan penyakit hanya 16,66 % dibandingkanDiameter kerusakan buah terendah sebesar 1,93 mm pada perlakuan metabolit sekunder T. longibrachiatum (MT2) dengan keparahan penyakit hanya 16,66 % dibandingkan
UNPARUNPAR Bobot segar rumput gajah pada umur defoliasi 60 hari (163,92 g m-2) nyata lebih tinggi dibandingkan dengan defoliasi 50 hari (102,45 g m-2) dan 40 hariBobot segar rumput gajah pada umur defoliasi 60 hari (163,92 g m-2) nyata lebih tinggi dibandingkan dengan defoliasi 50 hari (102,45 g m-2) dan 40 hari