SEANINSTITUTESEANINSTITUTE
INFOKUMINFOKUMPenelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem Maximum Power Point Tracking (MPPT) berbasis IoT menggunakan algoritma Perturb and Observe (P&O) untuk panel surya polikristalin 100 Wp. Tujuan penelitian adalah menyediakan solusi terintegrasi dan hemat biaya untuk mengoptimalkan ekstraksi energi surya di iklim tropis Indonesia. Metode yang digunakan meliputi pemodelan matematis, simulasi sistem di MATLAB/Simulink, dan implementasi perangkat keras menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan sensor tegangan, arus, iradiasi, dan suhu, yang diintegrasikan dengan platform IoT ThingSpeak untuk pemantauan waktu nyata. Validasi sistem menunjukkan akurasi tinggi dengan Root Mean Square Error sebesar 0,83 W. Sistem perangkat keras mencapai efisiensi pelacakan MPPT rata-rata 95,36% dengan waktu respons 2,05 detik dan osilasi daya 3,17%, berkontribusi pada peningkatan hasil energi harian sebesar 24,8% dibandingkan sistem tanpa MPPT. Metrik kinerja IoT menunjukkan tingkat keberhasilan transmisi data 97,08%, latensi rata-rata 2,82 detik, dan waktu aktif sistem 99,12%. Sistem MPPT-IoT terintegrasi ini menawarkan solusi teknologi yang praktis dan terjangkau, menyediakan data dasar empiris untuk kondisi tropis, serta mendukung transisi energi nasional Indonesia dan target emisi nol bersih melalui pengambilan keputusan berbasis data yang lebih baik.
Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem MPPT berbasis IoT dengan algoritma Perturb and Observe pada panel surya 100 Wp, mencapai efisiensi pelacakan 95,36%, peningkatan energi harian 24,8%, serta tingkat keberhasilan transmisi data IoT 97,08%.Meskipun demikian, studi ini memiliki keterbatasan seperti penggunaan panel surya tunggal, algoritma langkah tetap, kurangnya pengujian kondisi partial shading yang kompleks, durasi pengujian yang relatif singkat, serta analisis ekonomi dan keamanan sistem IoT yang masih terbatas.Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan menyediakan solusi hemat biaya dan data empiris relevan untuk kondisi tropis Indonesia, berkontribusi pada upaya transisi energi sesuai target nasional.
Untuk memperkaya penelitian ini dan mengatasi keterbatasan yang ada, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut yang fokus pada beberapa aspek krusial. Pertama, perlu dieksplorasi penggunaan algoritma Maximum Power Point Tracking (MPPT) yang lebih canggih di luar variasi Perturb and Observe (P&O) atau hibrida P&O. Misalnya, penelitian dapat menguji implementasi algoritma berbasis kecerdasan buatan seperti logika fuzzy, jaringan saraf tiruan, atau optimasi berbasis metaheuristik (seperti Particle Swarm Optimization) yang dikenal memiliki kinerja unggul dalam menghadapi perubahan iradiasi yang sangat dinamis dan kondisi partial shading yang kompleks. Perbandingan mendalam terhadap kompleksitas komputasi, konsumsi daya, dan peningkatan efisiensi yang dihasilkan oleh algoritma-algoritma tersebut akan sangat berharga, khususnya dalam konteks iklim tropis Indonesia yang fluktuatif. Kedua, penting untuk melakukan investigasi komprehensif terhadap arsitektur keamanan siber pada sistem IoT yang terintegrasi ini. Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi berbagai protokol keamanan, teknik enkripsi data, metode otentikasi perangkat, serta mekanisme deteksi intrusi dan anomali yang dapat diimplementasikan pada mikrokontroler seperti ESP32 tanpa mengorbankan latensi dan efisiensi energi secara signifikan. Ini krusial untuk memastikan keandalan dan integritas data dalam jangka panjang, terutama saat sistem diterapkan di lokasi terpencil dengan infrastruktur keamanan yang terbatas. Ketiga, perlu dilakukan kajian tentang skalabilitas sistem MPPT-IoT ini untuk berbagai kapasitas panel surya, dari skala rumah tangga hingga aplikasi komersial kecil, serta interoperabilitasnya dengan sistem manajemen energi rumah pintar atau jaringan mikro. Memahami bagaimana sistem ini dapat beradaptasi dan berinteraksi dengan komponen energi lain akan membuka peluang besar untuk adopsi yang lebih luas dan terintegrasi dalam ekosistem energi nasional.
| File size | 626.91 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN KERINCIIAIN KERINCI Hal ini didasarkan pada pemahaman bahwa saham memenuhi syarat sebagai māl mutaqawwam karena memiliki nilai ekonomi, kepemilikan legal, dan potensi manfaatHal ini didasarkan pada pemahaman bahwa saham memenuhi syarat sebagai māl mutaqawwam karena memiliki nilai ekonomi, kepemilikan legal, dan potensi manfaat
IAIN KERINCIIAIN KERINCI Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana kinerja keuangan dipengaruhi oleh biaya lingkungan dan mekanisme tata kelola perusahaan, khususnyaTujuan penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana kinerja keuangan dipengaruhi oleh biaya lingkungan dan mekanisme tata kelola perusahaan, khususnya
IAIN KERINCIIAIN KERINCI Modal intelektual juga mempengaruhi profitabilitas secara signifikan di sektor perbankan Islam ASEAN. Di sisi lain, rasio kecukupan modal dan pengungkapanModal intelektual juga mempengaruhi profitabilitas secara signifikan di sektor perbankan Islam ASEAN. Di sisi lain, rasio kecukupan modal dan pengungkapan
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Setelah pengurangan beban melalui manuver sistem dan tindakan korektif pada titik sambungan, suhu hotspot berhasil diturunkan menjadi 23,6°C atau menurunSetelah pengurangan beban melalui manuver sistem dan tindakan korektif pada titik sambungan, suhu hotspot berhasil diturunkan menjadi 23,6°C atau menurun
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Studi kelayakan menyimpulkan bahwa sistem perlindungan dan rangkaian yang dirancang memenuhi aspek teknis, ekonomi, dan operasional, sehingga cocok untukStudi kelayakan menyimpulkan bahwa sistem perlindungan dan rangkaian yang dirancang memenuhi aspek teknis, ekonomi, dan operasional, sehingga cocok untuk
UNJAUNJA Berdasarkan analisis FBI, kualitas perairan Sungai Resun berada dalam kategori amat sangat baik hingga baik, dengan rentang nilai 3,34 - 4,57. Hal iniBerdasarkan analisis FBI, kualitas perairan Sungai Resun berada dalam kategori amat sangat baik hingga baik, dengan rentang nilai 3,34 - 4,57. Hal ini
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM 20. Hasilnya mengungkapkan peningkatan terus-menerus dalam output publikasi dan munculnya enam kluster tematik utama. Teknologi AI dan Smart Factory tetap20. Hasilnya mengungkapkan peningkatan terus-menerus dalam output publikasi dan munculnya enam kluster tematik utama. Teknologi AI dan Smart Factory tetap
UBUB Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan DevOps mendukung efisiensi dalam siklus pengembangan UI, sementara teknologi LoRa memberikan keandalan transmisiHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan DevOps mendukung efisiensi dalam siklus pengembangan UI, sementara teknologi LoRa memberikan keandalan transmisi
Useful /
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Ditemukan bahwa kebocoran vakum menghasilkan pola STFT yang sangat tinggi (sekitar 20%) disertai bias O₂ yang cenderung miskin, sementara kerusakan injektorDitemukan bahwa kebocoran vakum menghasilkan pola STFT yang sangat tinggi (sekitar 20%) disertai bias O₂ yang cenderung miskin, sementara kerusakan injektor
UBUB Penelitian ini membandingkan cloud storage dan On‑Premise storage dalam pipeline produksi animasi 3D. Hasil teknis menunjukkan On‑Premise unggul secaraPenelitian ini membandingkan cloud storage dan On‑Premise storage dalam pipeline produksi animasi 3D. Hasil teknis menunjukkan On‑Premise unggul secara
PPSUNIYAPPPSUNIYAP Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode sampling insidental, melibatkan 94 responden yang dipilih dari populasiMetode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode sampling insidental, melibatkan 94 responden yang dipilih dari populasi
PPSUNIYAPPPSUNIYAP Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang bekerja sebagai nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPendekatan kualitatif digunakan dengan metode wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang bekerja sebagai nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa