PPSUNIYAPPPSUNIYAP
Journal of Economics Review (JOER)Journal of Economics Review (JOER)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran masyarakat nelayan dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga berdasarkan perspektif ekonomi Islam di Desa Kramat, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang bekerja sebagai nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para nelayan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti kejujuran, syukur, kerja sama (taawun), dan keadilan dalam distribusi pendapatan rumah tangga. Kesejahteraan dipahami secara non‑material, dengan mengedepankan keberkahan dan keharmonisan keluarga meskipun dalam kondisi penghasilan yang tidak menentu. Faktor pendukung meliputi nilai‑nilai keagamaan, solidaritas sosial, dan budaya hidup sederhana, sementara faktor penghambat antara lain adalah cuaca ekstrem, fluktuasi hasil laut, dan keterbatasan teknologi serta modal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan nilai‑nilai Islam dalam praktik ekonomi rumah tangga nelayan dapat menjadi solusi keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.
Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat nelayan di Desa Kramat memiliki peran besar dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga dengan mengedepankan nilai‑n nilai ekonomi Islam.Mereka bekerja dengan prinsip kejujuran, gotong‑royong, dan mengutamakan keberkahan dalam penghasilan.Meskipun penghasilan tidak menentu, namun kehidupan yang sederhana, rasa syukur, dan prinsip keadilan dalam rumah tangga membuat kesejahteraan tetap terjaga.Selain itu, aspek pengelolaan keuangan rumah tangga yang dilakukan secara transparan dan partisipatif juga menjadi kekuatan tersendiri.Para nelayan terbiasa membagi penghasilan secara adil dan terbuka bersama pasangan mereka.Praktik ini menunjukkan penerapan nilai syura dan keadilan dalam lingkup domestik yang mendukung kestabilan ekonomi keluarga.
Bagaimana peran teknologi digital (misalnya aplikasi pelacakan hasil tangkapan dan pemasaran online) dapat memperkuat penerapan prinsip ekonomi Islam dalam meningkatkan pendapatan nelayan? Bagaimana program pelatihan keuangan berbasis syariah yang melibatkan keluarga nelayan dapat meningkatkan transparansi dan partisipasi dalam pengelolaan pendapatan rumah tangga? Bagaimana kolaborasi antara lembaga keuangan syariah dan kelompok nelayan dapat memfasilitasi akses modal berjangka dan asuransi cuaca untuk mengurangi risiko penghasilan tidak menentu dan memaksimalkan keberlanjutan ekonomi komunitas pesisir?.
| File size | 345.01 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSURUNSUR capsici in vitro. This experiment demonstrates that the colony diameter of C. capsici was inhibited by chitosan at concentrations of 0. 75%, with highercapsici in vitro. This experiment demonstrates that the colony diameter of C. capsici was inhibited by chitosan at concentrations of 0. 75%, with higher
UNSURUNSUR capsici pada buah cabai pascapanen. Berdasarkan hasil penelitian, efektifitas khitosan terhadap C. capsici dapat menghambat intensitas serangan relatifcapsici pada buah cabai pascapanen. Berdasarkan hasil penelitian, efektifitas khitosan terhadap C. capsici dapat menghambat intensitas serangan relatif
UNSURUNSUR Dibandingkan dengan cara budidaya petani (tanaman dengan jarak tanam 20 x 30 cm2), budidaya dengan chiseling 30 cm dengan jarak alur 60 cm dan jarak tanamDibandingkan dengan cara budidaya petani (tanaman dengan jarak tanam 20 x 30 cm2), budidaya dengan chiseling 30 cm dengan jarak alur 60 cm dan jarak tanam
UNSURUNSUR tabaci masih rendah dan kejadian penyakit virus belum terlihat. tabaci umumnya terjadi pada umur tanaman 60‑70 hari, dan semakin tinggi populasi B. tabacitabaci masih rendah dan kejadian penyakit virus belum terlihat. tabaci umumnya terjadi pada umur tanaman 60‑70 hari, dan semakin tinggi populasi B. tabaci
UNSURUNSUR Posisi tengah dengan konsentrasi 5 gr/50 ml unggul dalam pertumbuhan jumlah cabang, sedangkan posisi bawah cenderung terbaik pada jumlah daun per tunas,Posisi tengah dengan konsentrasi 5 gr/50 ml unggul dalam pertumbuhan jumlah cabang, sedangkan posisi bawah cenderung terbaik pada jumlah daun per tunas,
UNSURUNSUR Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 7 perlakuan tingkat pemberian SP36 yaitu: 0 , 25 , 50 , 75 , 100 , 125 dan 150 kg/ha denganPenelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 7 perlakuan tingkat pemberian SP36 yaitu: 0 , 25 , 50 , 75 , 100 , 125 dan 150 kg/ha dengan
SEMINAR IDSEMINAR ID Hasil penelitian menunjukkan implementasi Coretax tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan, sedangkan sanksi perpajakan berpengaruh positif signifikan.Hasil penelitian menunjukkan implementasi Coretax tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan, sedangkan sanksi perpajakan berpengaruh positif signifikan.
AN NADWAHAN NADWAH Program dengan evaluasi mendalam pengembangan SDM mengadopsi model dual-track, yang secara harmonis menggabungkan pelatihan teknis operasional dengan pembinaanProgram dengan evaluasi mendalam pengembangan SDM mengadopsi model dual-track, yang secara harmonis menggabungkan pelatihan teknis operasional dengan pembinaan
Useful /
UNSURUNSUR Konsentrasi 300 ppm larutan Gibberelin memberikan hasil optimal dalam mematahkan masa dormansi, inisiasi kemunculan organ-organ penting, dan pertumbuhanKonsentrasi 300 ppm larutan Gibberelin memberikan hasil optimal dalam mematahkan masa dormansi, inisiasi kemunculan organ-organ penting, dan pertumbuhan
UNSURUNSUR Pengembangan usaha tani cabai rawit merah layak diusahakan karena ditunjukkan oleh nilai R/C ratio sebesar 1,99, NPV sebesar Rp. 284,00, dan IRR positifPengembangan usaha tani cabai rawit merah layak diusahakan karena ditunjukkan oleh nilai R/C ratio sebesar 1,99, NPV sebesar Rp. 284,00, dan IRR positif
UNSURUNSUR Metodologi menggunakan survei data sekunder dan model bioekonomi Gordon‑Schaefer. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi aktual penangkapan hampirMetodologi menggunakan survei data sekunder dan model bioekonomi Gordon‑Schaefer. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi aktual penangkapan hampir
UBUB Mayoritas individu mengalami dampak negatif dalam tingkat sedang, sementara kasus dengan dampak sangat rendah atau sangat tinggi lebih jarang. Usia 13‑30Mayoritas individu mengalami dampak negatif dalam tingkat sedang, sementara kasus dengan dampak sangat rendah atau sangat tinggi lebih jarang. Usia 13‑30