URECOLURECOL
Urecol Journal. Part B: Economics and BusinessUrecol Journal. Part B: Economics and BusinessPermasalahan pengelolaan keuangan keluarga sering kali menjadi tantangan bagi ibu rumah tangga, terutama ketika dihadapkan pada tawaran pinjaman berbasis riba yang menjanjikan kemudahan namun berdampak negatif dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pemberdayaan ibu rumah tangga melalui edukasi mengenai bahaya riba sebagai langkah preventif dalam mengelola keuangan keluarga secara sehat dan sesuai nilai-nilai syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada komunitas ibu rumah tangga di Desa Kwagean. Hasil kajian menunjukan bahwa pemberian edukasi tentang riba mampu meningkatkan kesadaran finansial, menumbuhkan sikap kritis terhadap tawaran kredit konsumtif, serta mendorong ibu rumah tangga untuk mengelola keuangan secara bijak dan mandiri. Edukasi ini juga memperkuat peran ibu sebagai pengatur utama ekonomi keluarga dan agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, pemberdayaan berbasis nilai keagamaan menjadi salah satu solusi strategis dalam menciptakan ketahanan ekonomi keluarga.
Berdasarkan temuan dari observasi dan wawancara mendalam, diperoleh kesimpulan bahwa edukasi mengenai bahaya riba mampu meningkatkan literasi keuangan, memperkuat kesadaran kritis terhadap praktik pinjaman berbunga tinggi, dan mendorong perubahan perilaku finansial yang lebih sehat dan bertanggung jawab.Poin utama dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu rumah tangga yang sebelumnya kurang memahami konsekuensi riba, mulai menunjukkan transformasi signifikan dalam cara berpikir dan bertindak terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga setelah mendapatkan edukasi.Mereka tidak hanya menjadi lebih selektif dalam mengambil keputusan keuangan, tetapi juga berperan aktif sebagai agen edukasi dalam komunitas mereka, yang turut memperluas dampak pemberdayaan ke ranah sosial yang lebih luas.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas cakupan studi ke wilayah pedesaan lainnya dengan pendekatan kuantitatif atau mixed-method guna mengukur efektivitas program edukasi secara lebih terukur. Selain itu, kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah atau komunitas lokal dapat menjadi langkah strategis untuk menciptakan ekosistem literasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat masyarakat akar rumput. Dengan demikian, upaya pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis pendidikan agama dapat semakin diperkuat dan direplikasi di komunitas serupa.
| File size | 322.65 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLINEPUBLINE SDGs yang terdiri dari 17 tujuan ini menjadi panduan utama bagi negara-negara dalam merancang kebijakan pembangunan hingga tahun 2030. Dalam konteks ini,SDGs yang terdiri dari 17 tujuan ini menjadi panduan utama bagi negara-negara dalam merancang kebijakan pembangunan hingga tahun 2030. Dalam konteks ini,
STAINUMADIUNSTAINUMADIUN Prinsip-prinsip seperti larangan riba, gharar, dan maisir, serta penerapan mekanisme zakat, infak, dan sedekah, menjadi instrumen penting dalam membentukPrinsip-prinsip seperti larangan riba, gharar, dan maisir, serta penerapan mekanisme zakat, infak, dan sedekah, menjadi instrumen penting dalam membentuk
STAINUMADIUNSTAINUMADIUN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi bauran pemasaran syariah (7P) pada UMKM Keripik Pisang Lestari di Arjosari, Pacitan, serta merumuskanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi bauran pemasaran syariah (7P) pada UMKM Keripik Pisang Lestari di Arjosari, Pacitan, serta merumuskan
STAINUMADIUNSTAINUMADIUN Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang cenderung menitikberatkan pada aspek hukum dan regulasi, studi ini mengedepankan pandangan subyektif nasabahBerbeda dengan penelitian sebelumnya yang cenderung menitikberatkan pada aspek hukum dan regulasi, studi ini mengedepankan pandangan subyektif nasabah
UBBUBB Dengan desain penelitian kuantitatif, kuesioner terstruktur disebarkan kepada 93 responden yang dipilih secara acak sederhana. Analisis data menggunakanDengan desain penelitian kuantitatif, kuesioner terstruktur disebarkan kepada 93 responden yang dipilih secara acak sederhana. Analisis data menggunakan
PPSUNIYAPPPSUNIYAP Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang bekerja sebagai nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPendekatan kualitatif digunakan dengan metode wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang bekerja sebagai nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
UNITRIUNITRI Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa program SIPLO dalam usahatani padi (Oryza Sativa L) di Desa Jatisari Kecamatan Pakisaji KabupatenBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa program SIPLO dalam usahatani padi (Oryza Sativa L) di Desa Jatisari Kecamatan Pakisaji Kabupaten
AHMAREDUCAHMAREDUC Saran yang diberikan kepada kader dan TPG wilayah kerja setempat agar pendampingan berupa edukasi gizi harus sesering mungkin dilakukan sehingga sasaranSaran yang diberikan kepada kader dan TPG wilayah kerja setempat agar pendampingan berupa edukasi gizi harus sesering mungkin dilakukan sehingga sasaran
Useful /
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah (historis) dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur dan manuskrip relevan. Hasil penelitianMetode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah (historis) dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur dan manuskrip relevan. Hasil penelitian
AHMAREDUCAHMAREDUC Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang prevalensinya masih tinggi di Indonesia, yang mana indeks DMF-T menurut Global Goals for Oral HealthKaries gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang prevalensinya masih tinggi di Indonesia, yang mana indeks DMF-T menurut Global Goals for Oral Health
AHMAREDUCAHMAREDUC 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan masa sejak anak dalam kandungan hingga seorang anak berusia dua tahun. Periode ini terjadi pertumbuhan otak1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan masa sejak anak dalam kandungan hingga seorang anak berusia dua tahun. Periode ini terjadi pertumbuhan otak
AHMAREDUCAHMAREDUC 000 kemudian dana tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan sembako dan obat yang dikemas kemudian diserahkan kepada Kepala Puskesmas Tappalang untuk000 kemudian dana tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan sembako dan obat yang dikemas kemudian diserahkan kepada Kepala Puskesmas Tappalang untuk