STAIN TDMSTAIN TDM
MAQASIDI: Jurnal Syariah dan HukumMAQASIDI: Jurnal Syariah dan HukumLembaga Sarak Opat berperan sebagai pilar utama dalam tata kelola sosial, adat, dan keagamaan masyarakat Gayo. Melalui kerja sama antara Reje, Imem, Petue, dan Rakyat Even Mufakat. Termasuk dalam menyelesaikan kasus kekerasan dalam rumah tangga, keberadaan Sarak Opat diakui dalam Qanun Kabupaten Bener Meriah Nomor 4 Tahun 2015 dan Qanun Provinsi Aceh Nomor 10 Tahun 2002. Kemudian negara juga telah mengatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang menempatkan kekerasan dalam rumah tangga sebagai tindak pidana dan menekankan perlindungan hukum bagi korban. Namun, kenyataannya di Kampung Kung, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, terdapat kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga di masyarakat. Maka penelitian ini merumuskan permasalahan mengenai peran dan mekanisme yang dilakukan oleh Lembaga Sarak Opat dalam menyelesaikan kasus kekerasan dalam rumah tangga, bagaimana penyelesaian kekerasan dalam rumah tangga sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004, dan bagaimana perbandingan antara kedua sistem hukum tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian empiris-yuridis, analisis data dilakukan dengan membandingkan mekanisme, wewenang, dan hasil penyelesaian kekerasan dalam rumah tangga dalam kedua sistem tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sarak Opat memprioritaskan musyawarah dan perdamaian untuk menjaga keharmonisan keluarga dan ketertiban sosial, tetapi memiliki wewenang yuridis terbatas dalam menangani kekerasan dalam rumah tangga yang berat. Sementara itu, hukum positif memberikan kepastian hukum dan perlindungan korban, tetapi tidak memperhatikan aspek sosial dan budaya masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyelesaian kekerasan dalam rumah tangga memerlukan sinergi antara hukum adat dan hukum positif agar tercapai keadilan, perlindungan korban, dan harmoni sosial.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Lembaga Sarak Opat memiliki peran penting dalam menyelesaikan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di masyarakat Gayo, terutama dalam kasus-kasus ringan.Mekanisme penyelesaian melalui Sarak Opat menekankan musyawarah, mediasi, dan perdamaian untuk menjaga keharmonisan keluarga dan ketertiban sosial di masyarakat.Namun, lembaga ini memiliki wewenang yuridis terbatas sehingga tidak dapat menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga yang serius yang membutuhkan perlindungan hukum formal.Di sisi lain, hukum positif berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 memberikan kepastian hukum dan perlindungan yang jelas bagi korban, termasuk sanksi pidana terhadap pelaku, tetapi kurang sensitif terhadap nilai-nilai sosial dan budaya lokal.Perbandingan antara kedua sistem menunjukkan bahwa Sarak Opat lebih efektif dalam menyelesaikan konflik ringan dengan pendekatan budaya dan kekeluargaan, sedangkan hukum positif lebih sesuai untuk kasus-kasus berat yang membutuhkan perlindungan hukum dan sanksi pidana.Solusi ideal untuk kekerasan dalam rumah tangga adalah melalui sinergi antara Sarak Opat dan hukum positif, sehingga keadilan dapat tercapai, perlindungan bagi korban, dan pada saat yang sama menjaga harmoni sosial di masyarakat Gayo.Sinergi ini memungkinkan kedua sistem hukum saling melengkapi, menggabungkan nilai-nilai adat dan keadilan hukum formal dalam upaya menyelesaikan konflik rumah tangga secara komprehensif.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengembangkan studi komparatif yang lebih mendalam tentang peran dan efektivitas Lembaga Sarak Opat dalam menyelesaikan kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga di berbagai wilayah Aceh, dengan mempertimbangkan variasi budaya dan sosial di setiap daerah.. . 2. Melakukan penelitian kualitatif yang fokus pada pengalaman dan perspektif korban kekerasan dalam rumah tangga dalam proses penyelesaian melalui Lembaga Sarak Opat, untuk memahami bagaimana pendekatan adat ini memberikan dampak pada korban dan bagaimana cara meningkatkan perlindungan korban dalam sistem ini.. . 3. Menganalisis dan merancang strategi sosialisasi hukum yang efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, serta mendorong penggunaan mekanisme hukum positif dalam kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga yang serius, dengan tetap mempertimbangkan nilai-nilai sosial dan budaya lokal.
| File size | 284.74 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIN TDMSTAIN TDM Perkawinan dalam hukum Islam dan hukum positif di Indonesia didasarkan pada prinsip kesediaan (ridha) dari calon pengantin wanita. Konflik timbul ketikaPerkawinan dalam hukum Islam dan hukum positif di Indonesia didasarkan pada prinsip kesediaan (ridha) dari calon pengantin wanita. Konflik timbul ketika
UIIDALWAUIIDALWA Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi pembelajaran bahasa Arab melalui integrasi Augmented Reality (AR) di program studi PAI. Motivasi penelitianPenelitian ini bertujuan menganalisis transformasi pembelajaran bahasa Arab melalui integrasi Augmented Reality (AR) di program studi PAI. Motivasi penelitian
UNDANAUNDANA Psikotes merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui gambaran seseorang mulai dari kemampuan kognitifnya, kondisi emosinya, kecenderungan-kecenderunganPsikotes merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui gambaran seseorang mulai dari kemampuan kognitifnya, kondisi emosinya, kecenderungan-kecenderungan
STAIN TDMSTAIN TDM Selain itu, pemahaman publik yang terbatas serta kurangnya keahlian beberapa notaris dalam hukum keluarga Islam menjadi tantangan tambahan dalam penerapanSelain itu, pemahaman publik yang terbatas serta kurangnya keahlian beberapa notaris dalam hukum keluarga Islam menjadi tantangan tambahan dalam penerapan
STAIN TDMSTAIN TDM Untuk meningkatkan keberhasilan pencegahan, diperlukan penguatan teknologi keamanan, peningkatan integritas petugas, dan pembangunan fasilitas rehabilitasiUntuk meningkatkan keberhasilan pencegahan, diperlukan penguatan teknologi keamanan, peningkatan integritas petugas, dan pembangunan fasilitas rehabilitasi
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Namun, penelitian ini memverifikasi bahwa struktur normatif dan kontrol perilaku yang dirasakan mempengaruhi niat untuk membagi warisan menurut hukum IslamNamun, penelitian ini memverifikasi bahwa struktur normatif dan kontrol perilaku yang dirasakan mempengaruhi niat untuk membagi warisan menurut hukum Islam
USIUSI Porsa juga berperan sebagai warisan budaya yang penting, melestarikan tradisi Simalungun yang telah berlangsung turun-temurun. Dengan tetap menggunakanPorsa juga berperan sebagai warisan budaya yang penting, melestarikan tradisi Simalungun yang telah berlangsung turun-temurun. Dengan tetap menggunakan
UNDIKSHAUNDIKSHA 4) mengkaji strategi penguatan moderasi beragama melalui tradisi male untuk umat (Islam dan Hindu) di Desa Loloan. 5) mengkaji nilai-nilai yang menjadi4) mengkaji strategi penguatan moderasi beragama melalui tradisi male untuk umat (Islam dan Hindu) di Desa Loloan. 5) mengkaji nilai-nilai yang menjadi
Useful /
STAIN TDMSTAIN TDM Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa masa jabatan enam tahun tetap berlaku di Aceh. Oleh karena itu, regulasi masa jabatan kepala desa di Aceh dianggapMahkamah Konstitusi menegaskan bahwa masa jabatan enam tahun tetap berlaku di Aceh. Oleh karena itu, regulasi masa jabatan kepala desa di Aceh dianggap
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kedua prinsip tersebut dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 6 Tahun 2020 tentang PariwisataPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kedua prinsip tersebut dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pariwisata
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas undang-undang dan infrastruktur antikorupsi dalam konteks darurat militer. Metode penelitian menggunakanTujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas undang-undang dan infrastruktur antikorupsi dalam konteks darurat militer. Metode penelitian menggunakan
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Hasilnya menunjukkan bahwa praktik poligami dengan alasan agama sebagai motif tidak sadar berpotensi melahirkan perilaku poligami yang tidak adil, kekerasan,Hasilnya menunjukkan bahwa praktik poligami dengan alasan agama sebagai motif tidak sadar berpotensi melahirkan perilaku poligami yang tidak adil, kekerasan,