UBUB

The Journal of Experimental Life ScienceThe Journal of Experimental Life Science

Yogurt merupakan salah satu makanan fermentasi dari susu dengan penambahan Bakteri Asam Laktat (BAL). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakter biokimia dan profil protein yogurt kambing PE difermentasi BAL. Susu kambing dan sapi diperah pada pagi hari dan dibagi menjadi 5 golongan: susu segar (sapi dan kambing), susu fermentasi kultur tunggal dengan starter bakteri L. acidophilus, kultur ganda dengan starter bakteri L. acidophilus S. thermophilus, dan kultur campuran dengan starter komersial (yogurt mix). Protein susu dan yogurt diisolasi dan dimurnikan dengan 5x volume ekstrak buffer lisis (4mM PMSF, 1x PBS, 0,05% Tween 20) dan diekstraksi dengan sonikasi amplitudo 20%. Separasi pita protein dengan SDS-PAGE discontinous separating gel 15% dan analisis hasil elektroforesis dihitung berat molekulnya berdasarkan protein standar menggunakan Rf. Analisis densitas profil protein menggunakan software Quantity One dan SPSS 15.0. Hasil menunjukkan bahwa pada susu sapi dan kambing segar, kultur tunggal dan ganda, serta yogurt mix ditemukan Κ-casein, β-casein, dan α-S1 casein pada berat molekul antara 30-38 kDa. Sedangkan pada susu kambing segar dan yogurt mix pada berat molekul 36 kDa yaitu α-S2 casein. Secara umum komposisi protein antara susu sapi dan susu kambing adalah sama, tetapi masing-masing memiliki pita protein yang berbeda, sehingga diduga memiliki fungsi yang berbeda pula.

Profil protein yang terletak pada BM 30-38 KDa, yaitu.Κ-casein, β-casein, α-S1 casein, dan α-S2 casein.Sedangkan profil protein spesifik yang hanya ditemukan pada susu kambing segar dan yogurt mix teletak pada berat molekul 36 KDa, yaitu.Komposisi protein secara umum antar susu sapi dan susu kambing adalah sama, tetapi masing-masing memiliki pita protein yang berbeda.Sehingga diduga memiliki fungsi yang berbeda pula.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai komposisi dan fungsi protein spesifik yang ditemukan pada susu kambing segar dan yogurt mix, yaitu α-S2 casein. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara susu kambing dan susu sapi untuk memahami perbedaan komposisi protein dan fungsi masing-masing. Terakhir, penelitian dapat fokus pada potensi nutrisi dan manfaat kesehatan dari yogurt kambing difermentasi BAL, khususnya dalam hal peningkatan nilai gizi dan kandungan senyawa biopeptida aktif.

Read online
File size727.66 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test