UNISMUH PALUUNISMUH PALU
Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and PharmacyStunting, yang diakui sebagai isu kesehatan global yang signifikan, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah, muncul dari penurunan gizi kronis dan infeksi berulang, yang secara negatif memengaruhi perkembangan fisik anak, kemampuan kognitif, dan produktivitas ekonomi masa depan. Meskipun berbagai strategi kesehatan ibu dan anak telah diterapkan untuk mengatasi stunting, tingkat kejadiannya tetap tinggi, menunjukkan efektivitas yang berbeda di berbagai konteks karena hambatan dalam pelaksanaan kebijakan, masalah aksesibilitas, dan pengaruh sosial-budaya. Metode penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik dari publikasi yang diperoleh dari basis data Scopus terkait kebijakan kesehatan ibu dan anak dalam mengurangi prevalensi stunting menggunakan kata kunci maternal and child health policies dan stunting. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam publikasi yang membahas hubungan antara kebijakan kesehatan dan prevalensi stunting. Diskusi akademis tentang kebijakan dan stunting juga meningkat, terutama di bidang kedokteran dan keperawatan, yang mengungkapkan dampak kesehatan pada anak stunting. Analisis data dari berbagai studi menekankan pentingnya strategi berbasis bukti yang menggabungkan intervensi medis dengan transformasi struktural, sosial, dan ekonomi. Kesimpulan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, dan pertanian, dalam mengatasi stunting. Pemangku kebijakan harus mempertimbangkan pembentukan aliran dana khusus melalui kemitraan swasta-pemerintah untuk memastikan keberlanjutan program pencegahan stunting. Implementasi kerangka regulasi yang mengharuskan kolaborasi lintas sektor antara sektor kesehatan, pendidikan, dan pertanian dapat meningkatkan koherensi kebijakan dan optimasi sumber daya. Selain itu, menerapkan insentif berbasis kinerja untuk lembaga kesehatan lokal dapat mendorong pelaksanaan kebijakan yang lebih efektif dan penyediaan layanan.
Kesimpulan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, dan pertanian, dalam mengatasi stunting.Pemangku kebijakan harus mempertimbangkan pembentukan aliran dana khusus melalui kemitraan swasta-pemerintah untuk memastikan keberlanjutan program pencegahan stunting.Implementasi kerangka regulasi yang mengharuskan kolaborasi lintas sektor antara sektor kesehatan, pendidikan, dan pertanian dapat meningkatkan koherensi kebijakan dan optimasi sumber daya.Selain itu, menerapkan insentif berbasis kinerja untuk lembaga kesehatan lokal dapat mendorong pelaksanaan kebijakan yang lebih efektif dan penyediaan layanan.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi mendalam tentang pengaruh faktor sosial-budaya terhadap implementasi kebijakan kesehatan ibu dan anak dalam mengatasi stunting, terutama di daerah dengan heterogenitas budaya tinggi. Selain itu, evaluasi kebijakan lintas sektor yang terintegrasi antara kesehatan, pendidikan, dan pertanian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam penerapannya. Terakhir, penelitian tentang strategi partisipasi komunitas dalam desain dan pelaksanaan program pencegahan stunting dapat mengungkap cara meningkatkan kepatuhan dan efektivitas kebijakan berbasis bukti. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat mengembangkan rekomendasi yang lebih tepat untuk kebijakan kesehatan ibu dan anak yang inklusif dan berkelanjutan.
| File size | 494.95 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
ABDIMASABDIMAS Seminar Stunting ini dihadiri oleh ibu-ibu desa Pulau Jambu, dan disambut dengan antusias, karna banyak diantara mereka yang masih belum paham mengenaiSeminar Stunting ini dihadiri oleh ibu-ibu desa Pulau Jambu, dan disambut dengan antusias, karna banyak diantara mereka yang masih belum paham mengenai
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional pada 40 atlet sepak bola usia 11–12 tahun di SSB Kancil Mas Karawang yang dipilih dengan simpleMetode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional pada 40 atlet sepak bola usia 11–12 tahun di SSB Kancil Mas Karawang yang dipilih dengan simple
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 117 siswa yang dipilih menggunakan teknikMetode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 117 siswa yang dipilih menggunakan teknik
UNTUNT Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Pendidikan (p = 0,000), pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,002), pendapatan (p = 0,000) dan sosialHasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Pendidikan (p = 0,000), pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,002), pendapatan (p = 0,000) dan sosial
UPERTISUPERTIS Stunting secara defenisi terkait dengan pertumbuhan, tetapi memberikan dampak yang lebih luas pada perkembangan anak. Perkembangan sering terabaikan olehStunting secara defenisi terkait dengan pertumbuhan, tetapi memberikan dampak yang lebih luas pada perkembangan anak. Perkembangan sering terabaikan oleh
UNHAJUNHAJ The knowledge of pregnant womens families before (pre-test) and after (post-test) being given education on preventing anemia through family-based educationThe knowledge of pregnant womens families before (pre-test) and after (post-test) being given education on preventing anemia through family-based education
UMJ PremiumUMJ Premium Penyebab obesitas pada anak salah satunya yaitu kebiasaan mengkonsumsi makanan siap saji (fast food) dan makanan rendah gizi (junk food). Penelitian iniPenyebab obesitas pada anak salah satunya yaitu kebiasaan mengkonsumsi makanan siap saji (fast food) dan makanan rendah gizi (junk food). Penelitian ini
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata keterampilan motorik kasar anak yang signifikan antara pretest dan posttest padaHasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata keterampilan motorik kasar anak yang signifikan antara pretest dan posttest pada
Useful /
JURNALSAINSJURNALSAINS Hasil penelitian menunjukkan implementasi gaya kepemimpinan demokratis pertama idealized influence, pemimpin mampu memberikan sumbangan pikiran yang baikHasil penelitian menunjukkan implementasi gaya kepemimpinan demokratis pertama idealized influence, pemimpin mampu memberikan sumbangan pikiran yang baik
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana persepsi kesehatan mental di antara guru dan remaja berkontribusi pada ketahanan emosional dan menjadi dasar bagiPenelitian ini mengeksplorasi bagaimana persepsi kesehatan mental di antara guru dan remaja berkontribusi pada ketahanan emosional dan menjadi dasar bagi
IAESONLINEIAESONLINE Analisis perbandingan menunjukkan OFDMA memberikan kapasitas sel lebih tinggi, sementara SC-FDMA memperluas jangkauan sel. LTE merupakan solusi broadbandAnalisis perbandingan menunjukkan OFDMA memberikan kapasitas sel lebih tinggi, sementara SC-FDMA memperluas jangkauan sel. LTE merupakan solusi broadband
IAESONLINEIAESONLINE Penelitian ini membandingkan latensi dari kode konvolusi serially concatenated. Secara khusus, penelitian ini membandingkan kode RSC-RSC concatenated menggunakanPenelitian ini membandingkan latensi dari kode konvolusi serially concatenated. Secara khusus, penelitian ini membandingkan kode RSC-RSC concatenated menggunakan