UNIPMAUNIPMA
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan KonselingCounsellia: Jurnal Bimbingan dan KonselingRendahnya tingkat empati pada siswa SMP menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius, mengingat empati merupakan aspek penting dalam kecerdasan emosional yang mendukung perkembangan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan bimbingan kelompok dengan teknik role playing dalam meningkatkan empati siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan skor empati terendah dari 86 siswa kelas 7. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner empati Interpersonal Reactivity Index (IRI) dari Davis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan nilai Cronbachs Alpha sebesar 0,907. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai Z = -2,823 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,005 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Seluruh siswa mengalami peningkatan skor empati setelah mendapatkan treatment, dengan rata-rata peningkatan sebesar 10,6 poin. Temuan ini membuktikan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik role playing efektif meningkatkan empati siswa SMP dan berdampak pada pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang lebih interaktif untuk membantu meningkatkan kemampuan sosial dan kepedulian siswa terhadap orang lain.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik role playing terbukti efektif meningkatkan empati siswa kelas 7 SMP Muhammadiyah 2 Taman, ditunjukkan dengan peningkatan skor empati pada seluruh subjek.Meskipun demikian, studi ini memiliki keterbatasan signifikan pada jumlah subjek yang relatif sedikit, durasi intervensi yang singkat, dan cakupan di satu sekolah, sehingga hasil belum dapat digeneralisasikan secara luas.Oleh karena itu, penelitian mendatang disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih besar, menyertakan kelompok kontrol, memperpanjang durasi perlakuan, serta mengeksplorasi teknik layanan bimbingan dan konseling lainnya untuk pengembangan empati siswa.
Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi untuk lebih memahami efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik role playing. Sebagai contoh, sebuah studi komparatif dapat dilakukan dengan melibatkan populasi siswa dari berbagai latar belakang sekolah, seperti sekolah negeri umum atau sekolah berasrama penuh, serta membandingkan kelompok intervensi dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan, guna menilai seberapa kuat generalisasi temuan ini di luar konteks sekolah berbasis keislaman yang spesifik. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai apakah efektivitas teknik ini konsisten di berbagai lingkungan pendidikan dan usia. Selain itu, penting untuk meneliti keberlanjutan peningkatan empati dalam jangka panjang. Penelitian di masa depan bisa merancang studi longitudinal untuk memantau apakah peningkatan empati yang dicapai melalui bimbingan kelompok dengan role playing dapat bertahan dalam beberapa bulan atau bahkan tahun setelah intervensi berakhir, dan apakah ada kebutuhan untuk sesi penguatan berkala. Ini akan membantu dalam merancang program bimbingan yang lebih berkelanjutan. Terakhir, peneliti dapat menggali lebih dalam mekanisme spesifik yang paling berpengaruh dalam teknik role playing untuk menumbuhkan empati. Misalnya, studi dapat menginvestigasi peran variasi skenario role playing, durasi setiap sesi, atau metode debriefing dan refleksi yang berbeda dalam optimalisasi aspek-aspek empati (perspective taking, fantasy, empathic concern, dan personal distress) yang diusulkan oleh Davis. Memahami faktor-faktor ini akan memungkinkan pengembangan modul bimbingan yang lebih terstruktur dan disesuaikan untuk kebutuhan siswa dengan profil empati yang beragam.
- Integrasi Nilai Budaya Jawa Tepa Salira dalam Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Untuk Mengembangkan... journal.upy.ac.id/index.php/bk/article/view/5457Integrasi Nilai Budaya Jawa Tepa Salira dalam Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Untuk Mengembangkan journal upy ac index php bk article view 5457
- Pelaksanaan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Modeling Symbolic Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Bertanya... doi.org/10.31316/gcouns.v7i03.4661Pelaksanaan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Modeling Symbolic Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Bertanya doi 10 31316 gcouns v7i03 4661
- Tahapan Bimbingan Kelompok: Landasan Teoritis dan Praktis dalam Fasilitasi Pengembangan Individu dan... edukatif.org/index.php/edukatif/article/view/5967Tahapan Bimbingan Kelompok Landasan Teoritis dan Praktis dalam Fasilitasi Pengembangan Individu dan edukatif index php edukatif article view 5967
| File size | 515.64 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
NEOLECTURANEOLECTURA Pembelajaran berpusat kepada siswa mengharuskan siswa untuk mampu berpikir kritis. Namun, keterampilan berpikir kritis belum banyak dibiasakan di sekolah.Pembelajaran berpusat kepada siswa mengharuskan siswa untuk mampu berpikir kritis. Namun, keterampilan berpikir kritis belum banyak dibiasakan di sekolah.
NEOLECTURANEOLECTURA Peserta Didik menjadi lebih aktif selama proses pembelajaran. Dan pelajaran Matematika pun tidak lagi menjadi momok yang menakutkan jika pada saat menyampaikanPeserta Didik menjadi lebih aktif selama proses pembelajaran. Dan pelajaran Matematika pun tidak lagi menjadi momok yang menakutkan jika pada saat menyampaikan
UIMUIM Hasil pemilihan umum menentukan pemimpin yang kebijakannya berpengaruh besar pada Indonesia. Generasi Z akan memegang peran penting dalam pemilu karenaHasil pemilihan umum menentukan pemimpin yang kebijakannya berpengaruh besar pada Indonesia. Generasi Z akan memegang peran penting dalam pemilu karena
UIMUIM Supermarket mempunyai berbagai macam produk yang berbeda merek, bermacam cabang dan berbagai tipe pelanggan. Untuk membuat strategi penjualan perlu diketahuiSupermarket mempunyai berbagai macam produk yang berbeda merek, bermacam cabang dan berbagai tipe pelanggan. Untuk membuat strategi penjualan perlu diketahui
UNISNUUNISNU Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya patriaki masih menjadi faktor domestik dan publik. Namun demikian, keluarga urban dan berpendidikan tinggi menunjukkanHasil kajian menunjukkan bahwa budaya patriaki masih menjadi faktor domestik dan publik. Namun demikian, keluarga urban dan berpendidikan tinggi menunjukkan
UNRIUNRI Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan reformasi peradilan agar lebih sederhana, cepat, dan biaya ringan, serta respons terhadap tuntutan digitalisasiLatar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan reformasi peradilan agar lebih sederhana, cepat, dan biaya ringan, serta respons terhadap tuntutan digitalisasi
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian tindakan kelas. Tujuan diadakannya riset ini yakni untuk mengevaluasi cara-cara pada upaya menunjang peningkatanPenelitian ini menerapkan pendekatan penelitian tindakan kelas. Tujuan diadakannya riset ini yakni untuk mengevaluasi cara-cara pada upaya menunjang peningkatan
UNSIQUNSIQ Penerapan metode pembiasaan strata bahasa Jawa dapat dikatakan sebagai sarana melestarikan budaya Jawa karena peran dari pembiasaan metode strata bahasaPenerapan metode pembiasaan strata bahasa Jawa dapat dikatakan sebagai sarana melestarikan budaya Jawa karena peran dari pembiasaan metode strata bahasa
Useful /
NEOLECTURANEOLECTURA Penelitian ini menggunakan desain Posttest only control design. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII C sebagai kelas Eksperimen yang terdiri dari 23Penelitian ini menggunakan desain Posttest only control design. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII C sebagai kelas Eksperimen yang terdiri dari 23
NEOLECTURANEOLECTURA Hasil dari penelitian ini diantaranya adalah 1)Dari hasil perbandingan nilai rata-rata kedua kelas, kelas eksperimen mendapat kenaikan 29,4 dan kelas kelasHasil dari penelitian ini diantaranya adalah 1)Dari hasil perbandingan nilai rata-rata kedua kelas, kelas eksperimen mendapat kenaikan 29,4 dan kelas kelas
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Media ini juga dinilai praktis berdasarkan uji coba yang dilakukan pada siswa, di mana siswa menunjukkan minat belajar, serta lebih mudah memahami materiMedia ini juga dinilai praktis berdasarkan uji coba yang dilakukan pada siswa, di mana siswa menunjukkan minat belajar, serta lebih mudah memahami materi
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Data dikumpulkan melalui tes lisan dan alat yang digunakan yaitu instrumen keterampilan berbicara serta pengolahan data yang digunakan yaitu persentase.Data dikumpulkan melalui tes lisan dan alat yang digunakan yaitu instrumen keterampilan berbicara serta pengolahan data yang digunakan yaitu persentase.