UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Agricultural-Animal Science Innovation and Empowerment JournalAgricultural-Animal Science Innovation and Empowerment Journal

Pengabdiani ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan pupuk organik cair (kocor) di Kebun Lordes guna meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman melon (Cucumis melo L.). Pembuatan pupuk organik cair dilakukan melalui proses fermentasi menggunakan bahan-bahan seperti gula pasir, EM4, asam humat, dan urea sebagai sumber nutrisi, sehingga menghasilkan larutan pupuk yang kaya unsur hara dan siap diaplikasikan pada tanah. Aplikasi dilakukan dengan cara dikocorkan di sekitar perakaran tanaman secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair mampu memperbaiki kesuburan tanah, meningkatkan penyerapan unsur hara, serta mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman seperti luas daun dan panjang batang. Selain itu, kualitas buah melon meningkat, hasil panen lebih tinggi, serta dampak negatif penggunaan pupuk kimia terhadap lingkungan dapat dikurangi. Kombinasi antara pupuk organik cair dan sistem irigasi tetes juga terbukti efektif menjaga kelembapan tanah dan ketersediaan hara. Secara keseluruhan, inovasi ini menjadi alternatif ramah lingkungan dan ekonomis untuk mendukung budidaya melon berkelanjutan di lahan kering tropis.

Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan kontribusi signifikan dalam pemanfaatan pupuk organik cair (POC) dan meningkatkan kapasitas mitra secara mandiri.Mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan serta aplikasi POC, diikuti dengan adopsi teknologi yang berkelanjutan.Hal ini berdampak positif pada aspek budidaya, ditunjukkan oleh perbaikan pertumbuhan tanaman melon berdasarkan parameter agronomis.

Mengingat potensi besar pupuk organik cair (POC) untuk budidaya melon berkelanjutan, beberapa arah penelitian lanjutan perlu dipertimbangkan untuk mengoptimalkan penerapannya. Pertama, studi harus fokus pada standarisasi formulasi POC. Mengingat variasi bahan baku dan proses fermentasi seringkali menyebabkan ketidakstabilan kualitas dan kandungan nutrisi, penting untuk mengembangkan protokol produksi yang memastikan POC memiliki profil nutrisi makro dan mikro yang konsisten serta efektivitas yang teruji. Hal ini dapat mencakup penelitian komparatif antara berbagai sumber bahan baku lokal untuk menemukan komposisi optimal. Kedua, evaluasi dampak jangka panjang penerapan POC terhadap ekosistem tanah dan lingkungan sangat krusial. Perlu dilakukan studi longitudinal yang mengukur perubahan kesuburan tanah, dinamika populasi mikroba, dan kesehatan tanah secara menyeluruh setelah beberapa siklus tanam menggunakan POC, membandingkannya dengan praktik konvensional. Ketiga, penelitian harus lebih jauh mengintegrasikan POC dalam strategi pengelolaan hama dan penyakit terpadu. Mengingat tantangan hama di Kebun Lordes, penting untuk menguji secara spesifik bagaimana POC meningkatkan ketahanan tanaman melon terhadap organisme pengganggu. Selain itu, diperlukan eksperimen terperinci untuk menentukan konsentrasi asam amino optimal dalam formulasi POC yang dapat secara signifikan mendukung pertumbuhan vegetatif, produktivitas, dan kualitas buah melon, menjawab tujuan yang belum terbahas tuntas dalam studi ini. Dengan demikian, pemanfaatan POC dapat semakin terukur, efektif, dan berkelanjutan.

Read online
File size357.42 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test