ISBIISBI

PanggungPanggung

Buku Fotografi adalah entitas ruang seni bagi fotografer untuk mempresentasikan karya. Sebagai entitas ruang seni, fotografer perlu memahami nilai atau konsep keindahan dari sebuah buku fotografi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan nilai pengalaman artistik dan estetik dari buku fotografi melalui metode studi kasus karya buku fotografi Flores Vitae oleh Nico Dharmajungen. Nico Dharmajungen adalah seorang maestro fotografi yang menggunakan galeri seni sebagai ruang seni utama dalam memamerkan karya seninya. Hal tersebut menjadi penting karena menunjukkan gejala pergeseran alternatif ruang seni dari galeri konvensional ke buku fotografi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriprif kualitatif naratif dengan teori utama dialektika, teori pengalaman artistik dan teori pengalaman estetik. Hasil penelitian adalah pemaparan yang komprehensif dari konsep nilai keindahan ruang alternatif buku fotografi. Nilai keindahan dari buku fotografi adalah menghadirkan pengalaman privat dengan memfasilitasi fokus perhatian yang penuh terhadap sebuah karya seni. Buku fotografi menghadirkan pengalaman ketubuhan yang aktif dari pembacanya sehingga membawa pembaca pada pengalaman estetik yang lebih tinggi yaitu pengalaman simbolis.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah munculnya sebuah sintesis atau penyajian yang utuh dari dialektika pengalaman artistik dan estetik dari Buku Fotografi Flores Vitae.Penelitian telah dilaksanakan melalui dialektika estetika yang hadir pada proses perjumpaan antara seniman, karya seni dan penikmat seni.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriprif kualitatif naratif dengan teori utama dialektika, ditunjang oleh teori pengalaman artistik dan teori pengalaman estetik.

Dalam penelitian lanjutan, bagaimana jika kita menyelidiki dampak sosial dari buku fotografi terhadap pembaca dan bagaimana ia membentuk perspektif mereka tentang seni? Selain itu, perlu kajian mengenai perbandingan antara karya fotografi lainnya di Indonesia dengan Flores Vitae untuk menilai keunikan budaya yang dimiliki setiap karya. Terakhir, eksplorasi tentang bagaimana buku fotografi bisa menjadi medium pendidikan seni, terutama dalam konteks anak muda di era digital saat ini, sehingga dapat mendorong pemahaman yang lebih luas tentang seni dan estetika.

  1. Identidade idealista e Mimesis dialética na estética negativa de Adorno | Filosofia Unisinos.... revistas.unisinos.br/index.php/filosofia/article/view/fsu.2013.141.01Identidade idealista e Mimesis dialytica na estytica negativa de Adorno Filosofia Unisinos revistas unisinos br index php filosofia article view fsu 2013 141 01
  2. Frontiers | Aesthetic Emotions and Aesthetic People: Openness Predicts Sensitivity to Novelty in the... doi.org/10.3389/fpsyg.2015.01877Frontiers Aesthetic Emotions and Aesthetic People Openness Predicts Sensitivity to Novelty in the doi 10 3389 fpsyg 2015 01877
  3. Identidade idealista e Mimesis dialética na estética negativa de Adorno | Filosofia Unisinos.... doi.org/10.4013/fsu.2013.141.01Identidade idealista e Mimesis dialytica na estytica negativa de Adorno Filosofia Unisinos doi 10 4013 fsu 2013 141 01
  4. DOI Name 10.12697 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 29z crossref desc 22z university... doi.org/10.12697DOI Name 10 12697 Values doi name values index type timestamp data hs serv 29z crossref desc 22z university doi 10 12697
  1. #sanghyang grodog#sanghyang grodog
  2. #arsitektur vernakular#arsitektur vernakular
Read online
File size621.74 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-1Od
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test