UNISBA BLITARUNISBA BLITAR

VIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu PertanianVIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian

Budidaya tanaman kedelai mempunyai beberapa hambatan, salah satunya adalah kemunduran benih akibat lamanya penyimpanan. Untuk mengatasi hal ini, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui lama simpan varietas kedelai terhadap mutu fisiologi benih, sehingga dapat diketahui pada lama simpan berapa benih masih tetap dapat digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu fisiologi benih kedelai varietas Dering dan Argomulyo terhadap lama simpan, serta untuk mendapatkan perlakuan terbaik mutu fisiologi benih kedelai varietas Dering dan Argomulyo terhadap lama simpan. Penelitian dilaksanakan di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar pada bulan Mei-Agustus 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) split plot, dengan perlakuan varietas Dering (VD) dan Argomulyo (VA), dengan penyimpanan 1, 2, dan 3 bulan. Setiap perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 18 unit perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam, dan jika terdapat dampak nyata, dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama simpan 1 bulan dengan varietas Argomulyo memiliki mutu fisiologi terbaik meliputi daya kecambah, indeks vigor, serta kecepatan tumbuh. Rata-rata penurunan mutu fisiologi terjadi pada lama penyimpanan 3 bulan dengan varietas Dering.

Perlakuan lama simpan 1 bulan dengan varietas Argomulyo menghasilkan mutu fisiologi terbaik pada benih kedelai, meliputi daya kecambah, indeks vigor, dan kecepatan tumbuh.Mutu fisiologi benih cenderung menurun seiring bertambahnya lama penyimpanan.Varietas Dering menunjukkan penurunan mutu fisiologi yang lebih signifikan pada penyimpanan 3 bulan.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme penurunan mutu fisiologi benih kedelai selama penyimpanan, khususnya terkait dengan perubahan metabolik dan biokimia benih. Studi mendalam tentang pengaruh kondisi lingkungan penyimpanan yang berbeda, seperti suhu dan kelembaban, terhadap mutu benih juga perlu dilakukan. Investigasi mengenai teknik penyimpanan yang inovatif, seperti penggunaan bahan pengemas yang lebih baik atau metode penyimpanan terkontrol, dapat membantu memperpanjang umur simpan dan mempertahankan mutu benih kedelai. Selain itu, perlu diteliti ketahanan varietas kedelai lokal lainnya terhadap penyimpanan. Penelitian tentang faktor genetik yang mempengaruhi daya simpan benih kedelai juga dapat membuka jalan bagi pengembangan varietas yang lebih tahan lama dan berkualitas tinggi. Hal ini dapat dilakukan melalui metode persilangan atau bahkan rekayasa genetika.

  1. #bauran pemasaran#bauran pemasaran
  2. #analisis usaha#analisis usaha
Read online
File size235.08 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1Ob
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test